UMPOUMPO
Muaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanMuaddib : Studi Kependidikan dan KeislamanPerilaku delinkuensi remaja dimulai dengan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang mengalami berbagai perubahan biologis, kognitif, dan sosial. Usia remaja yang rentan meliputi remaja awal (12-15 tahun), remaja pertengahan (16-18 tahun), dan remaja akhir (19-21 tahun). Perkembangan psikososial remaja bergantung pada konteks keluarga, teman sebaya, dan sekolah yang membentuk identitas, kemandirian, persahabatan, seksualitas, dan pencapaian. Delinkuensi remaja merupakan perilaku buruk yang merupakan gejala penyakit sosial yang disebabkan oleh pengabaian sosial, sehingga remaja mengembangkan bentuk perilaku menyimpang. Delinkuensi remaja merujuk pada berbagai pelanggaran status sosial hingga tindakan kriminal. Analisis teoritis delinkuensi remaja di sekolah/madrasah meliputi teori perilaku remaja, teori perubahan remaja, teori delinkuensi remaja yang membahas bentuk dan faktor perilaku delinkuensi remaja, meta-analisis perilaku delinkuensi remaja, dan ikatan sosial sebagai faktor delinkuensi remaja.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan fisik, emosional, kognitif, dan psikososial yang dialami remaja merupakan faktor penting dalam memahami perilaku delinkuensi.Analisis teoritis menunjukkan bahwa perilaku delinkuensi remaja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, teman sebaya, dan faktor internal individu.Ikatan sosial yang kuat, seperti keterikatan dengan keluarga dan sekolah, dapat menjadi faktor pencegah perilaku delinkuensi pada remaja.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh lingkungan keluarga dan pola asuh terhadap perkembangan perilaku delinkuensi pada remaja, dengan fokus pada bagaimana komunikasi yang efektif dan dukungan emosional dapat menjadi faktor protektif. Kedua, studi komparatif antara remaja di sekolah dan madrasah dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan konteks sosial dan keagamaan yang mungkin berkontribusi pada tingkat delinkuensi yang berbeda. Ketiga, penelitian longitudinal yang melacak perkembangan perilaku remaja dari masa awal hingga akhir dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor risiko dan protektif yang berperan dalam mencegah delinkuensi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengembangan program pencegahan delinkuensi yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan remaja di Indonesia, serta memperkuat peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membimbing remaja menuju perilaku yang positif dan konstruktif.
- Three Approaches to Qualitative Content Analysis - Hsiu-Fang Hsieh, Sarah E. Shannon, 2005. three approaches... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1049732305276687Three Approaches to Qualitative Content Analysis Hsiu Fang Hsieh Sarah E Shannon 2005 three approaches journals sagepub doi 10 1177 1049732305276687
- META-ANALYSIS ON ADOLESCENT BEHAVIOR DELINQUENCY | Humanities & Social Sciences Reviews. meta analysis... mgesjournals.com/hssr/article/view/hssr.2019.7235META ANALYSIS ON ADOLESCENT BEHAVIOR DELINQUENCY Humanities Social Sciences Reviews meta analysis mgesjournals hssr article view hssr 2019 7235
| File size | 148.63 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Modul ini efektif meningkatkan empati sejarah siswa, dibuktikan dengan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol pada posttest. Dengan demikian,Modul ini efektif meningkatkan empati sejarah siswa, dibuktikan dengan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol pada posttest. Dengan demikian,
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak tersebut, dengan fokus pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Makassar di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu,Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak tersebut, dengan fokus pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Makassar di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu,
UNRAMUNRAM Selebgram endorsement secara signifikan mempengaruhi perilaku konsumtif remaja sehingga meningkatkan minat membeli produk Emina, terutama melalui faktorSelebgram endorsement secara signifikan mempengaruhi perilaku konsumtif remaja sehingga meningkatkan minat membeli produk Emina, terutama melalui faktor
UNRAMUNRAM Jenis penelitian ini adalah asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan BisnisJenis penelitian ini adalah asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
UNRAMUNRAM Variable terikat dalam penelitian ini adalah Keberhasilan Pemasaran Usaha Mikro, Sentral Kerajinan Industri Kain Tenun Pringgasela sedangkan variable bebasVariable terikat dalam penelitian ini adalah Keberhasilan Pemasaran Usaha Mikro, Sentral Kerajinan Industri Kain Tenun Pringgasela sedangkan variable bebas
UNRAMUNRAM Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kota Mataram yang mengetahui brand Somethinc, dengan sampel sebanyak 100 responden dan teknik pengambilan sampelPopulasi penelitian ini adalah masyarakat Kota Mataram yang mengetahui brand Somethinc, dengan sampel sebanyak 100 responden dan teknik pengambilan sampel
UNRAMUNRAM Metode pengumpulan data yang dugunakan adalah sampel survey menggunakan angket dan online survey melalui kuesioner. Teknis analisis yang digunakan adalahMetode pengumpulan data yang dugunakan adalah sampel survey menggunakan angket dan online survey melalui kuesioner. Teknis analisis yang digunakan adalah
STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa algoritma yang menghasilkan nilai Davies Bouldin terkecil dianggap sebagai algoritma yang lebih baik, maka dapatDari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa algoritma yang menghasilkan nilai Davies Bouldin terkecil dianggap sebagai algoritma yang lebih baik, maka dapat
Useful /
JOURNAL JPSJOURNAL JPS Reagen Schiff dan KMnO4 hanya memberikan respon yang jelas pada konsentrasi formalin yang lebih tinggi, masing-masing sekitar 25 ppm dan 50 ppm, sehinggaReagen Schiff dan KMnO4 hanya memberikan respon yang jelas pada konsentrasi formalin yang lebih tinggi, masing-masing sekitar 25 ppm dan 50 ppm, sehingga
JOURNAL JPSJOURNAL JPS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan diuretik sebagai terapi asites pada pasien sirosis hati. Penelitian ini merupakan penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan diuretik sebagai terapi asites pada pasien sirosis hati. Penelitian ini merupakan penelitian
UNSULBARUNSULBAR Karakteristik ini menunjukkan potensi peningkatan produktivitas ternak melalui pemanfaatan teknologi inseminasi buatan, meskipun perlu adanya upaya peningkatanKarakteristik ini menunjukkan potensi peningkatan produktivitas ternak melalui pemanfaatan teknologi inseminasi buatan, meskipun perlu adanya upaya peningkatan
UNSULBARUNSULBAR Jumlah pakan belum memenuhi kebutuhan oleh karena kerbau hanya digembalakan. Ternak tidak diberi pakan berupa konsentrat, serta frekuensi dan cara pemberianJumlah pakan belum memenuhi kebutuhan oleh karena kerbau hanya digembalakan. Ternak tidak diberi pakan berupa konsentrat, serta frekuensi dan cara pemberian