SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER
Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan MuamalahJurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan MuamalahPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi pegawai terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan di Dinas Sosial Kota Padang. Melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara dan observasi langsung, penelitian ini mengidentifikasi variasi dalam persepsi pegawai terhadap gaya kepemimpinan di dinas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pegawai terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan di Dinas Sosial Kota Padang adalah gaya kepemimpinan yang demokratis, di mana pegawai diberi kesempatan untuk memberikan masukan dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. Faktor-faktor seperti pengalaman kerja, komunikasi, dan budaya organisasi juga mempengaruhi persepsi pegawai terhadap gaya kepemimpinan. Penelitian merekomendasikan perbaikan dalam komunikasi dan partisipasi pegawai serta pelatihan kepemimpinan bagi pemimpin di Dinas Sosial Kota Padang untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan.
Penelitian menunjukkan bahwa persepsi pegawai terhadap gaya kepemimpinan di Dinas Sosial Kota Padang beragam, dengan gaya kepemimpinan yang diterapkan bersifat demokratis dan memberikan kesempatan partisipasi dalam pengambilan keputusan.Persepsi tersebut dipengaruhi secara signifikan oleh faktor pengalaman kerja, komunikasi, dan budaya organisasi, serta tingkat kedekatan antara pemimpin dan bawahan.Variasi persepsi ini berdampak pada hubungan pimpinan‑bawahan serta kinerja organisasi secara keseluruhan, sehingga diperlukan upaya memperkuat komunikasi dan partisipasi untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak program pelatihan kepemimpinan demokratis terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai di Dinas Sosial Kota Padang, dengan mengukur perubahan persepsi dan produktivitas setelah intervensi. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran teknologi komunikasi digital dalam meningkatkan partisipasi pegawai, misalnya melalui platform daring yang memfasilitasi umpan balik dan kolaborasi, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghalang adopsi teknologi tersebut. Terakhir, perbandingan komparatif antara gaya kepemimpinan demokratis dan gaya kepemimpinan lainnya (misalnya otoriter atau transformasional) di berbagai dinas sosial di Sumatera Barat dapat memberikan wawasan tentang efektivitas relatif masing‑masing gaya dalam konteks pelayanan publik, sehingga membantu merumuskan kebijakan kepemimpinan yang lebih tepat sasaran.
| File size | 114.97 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek penggunaan LMS kampus, 54,5% mahasiswa setuju menggunakan LMS dalam kegiatan pembelajaran, 40. 9% sangatHasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek penggunaan LMS kampus, 54,5% mahasiswa setuju menggunakan LMS dalam kegiatan pembelajaran, 40. 9% sangat
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER Faktor utama yang mempengaruhi antara lain; tekanan ekonomi (kelelahan fisik siswa ikut bekerja) dan faktor geografis (akses jalan yang rusak). ProgramFaktor utama yang mempengaruhi antara lain; tekanan ekonomi (kelelahan fisik siswa ikut bekerja) dan faktor geografis (akses jalan yang rusak). Program
SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER (3) Implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah berbasis deep learning telah dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang melibatkan(3) Implementasi pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah berbasis deep learning telah dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang melibatkan
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Penelitian ini menemukan bahwa dukungan orang tua dan teman sebaya memiliki efek positif signifikan terhadap minat siswi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikulerPenelitian ini menemukan bahwa dukungan orang tua dan teman sebaya memiliki efek positif signifikan terhadap minat siswi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler
IJBLEIJBLE Secara deskriptif, gaya kepemimpinan yang diterapkan di divisi ini masih dianggap tidak tepat, motivasi kerja rendah, dan kinerja pegawai juga tergolongSecara deskriptif, gaya kepemimpinan yang diterapkan di divisi ini masih dianggap tidak tepat, motivasi kerja rendah, dan kinerja pegawai juga tergolong
IJBLEIJBLE Penelitian ini telah menunjukkan bahwa Sistem Informasi Bisnis, akurasi data, integrasi sistem, dan kompetensi pengguna memiliki dampak positif dan signifikanPenelitian ini telah menunjukkan bahwa Sistem Informasi Bisnis, akurasi data, integrasi sistem, dan kompetensi pengguna memiliki dampak positif dan signifikan
CARAKACARAKA Data divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasiData divalidasi menggunakan triangulasi sumber dan dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi
E SIBERE SIBER Dengan mengetahui hasil ini, diharapkan akan memberikan wawasan bagi manajer SDM dan OD yang akan menerapkan program perubahan dan memperoleh komitmenDengan mengetahui hasil ini, diharapkan akan memberikan wawasan bagi manajer SDM dan OD yang akan menerapkan program perubahan dan memperoleh komitmen
Useful /
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Isu utama meliputi kelemahan kapasitas daerah, keterbatasan teknologi SAR, dan rendahnya kesiapsiagaan masyarakat. Integrasi enam tahap manajemen bencanaIsu utama meliputi kelemahan kapasitas daerah, keterbatasan teknologi SAR, dan rendahnya kesiapsiagaan masyarakat. Integrasi enam tahap manajemen bencana
RADEN WIJAYARADEN WIJAYA Peningkatan pelayanan dan prasarana objek wisata Pantai Ciptaland.melestarikan dan meningkatkan keistimewaan dan fasilitas daya tarik wisata.melindungiPeningkatan pelayanan dan prasarana objek wisata Pantai Ciptaland.melestarikan dan meningkatkan keistimewaan dan fasilitas daya tarik wisata.melindungi
RADEN WIJAYARADEN WIJAYA Pengembangan desa wisata berperan penting dalam pembangunan pariwisata Indonesia, terutama seiring dengan pelaksanaan program Kementerian Pariwisata danPengembangan desa wisata berperan penting dalam pembangunan pariwisata Indonesia, terutama seiring dengan pelaksanaan program Kementerian Pariwisata dan
RADEN WIJAYARADEN WIJAYA Abhekalan bertujuan untuk menjaga garis keturunan, menjaga silaturahmi keluarga dan menjaga harta. Proses tradisi Abhekalan ini diawali dengan tahap Ngen-ngangenAbhekalan bertujuan untuk menjaga garis keturunan, menjaga silaturahmi keluarga dan menjaga harta. Proses tradisi Abhekalan ini diawali dengan tahap Ngen-ngangen