SIBERPUBLISHERSIBERPUBLISHER

Jurnal Pendidikan Siber NusantaraJurnal Pendidikan Siber Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk meng Mahasiswa STMIK. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner analisis kebutuhan sebagai teknik pengumpulan data. Subjek penelitian terdiri atas 22 mahasiswa STMIK Makassar, dengan instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi 22 pernyataan dan diukur menggunakan skala Likert lima kategori, yaitu sangat tidak setuju, tidak setuju, kurang setuju, setuju, dan sangat setuju. Data dianalisis menggunakan teknik persentase berdasarkan aspek penggunaan LMS kampus, kebutuhan video interaktif, motivasi belajar, dan persepsi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek penggunaan LMS kampus, 54,5% mahasiswa setuju menggunakan LMS dalam kegiatan pembelajaran, 40.9% sangat setuju, dan 4.5% kurang setuju. Pada aspek kebutuhan video interaktif, 72.7% mahasiswa setuju bahwa pembelajaran akan lebih menarik jika disertai video interaktif, 18,2% sangat setuju, dan 9,1% kurang setuju. Pada aspek motivasi belajar, 81,8% mahasiswa setuju bahwa penggunaan video interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar, 13,6% sangat setuju, dan 4,5 % kurang setuju. Pada aspek persepsi hasil belajar, 77,3% mahasiswa sangat setuju bahwa video interaktif berpotensi meningkatkan hasil belajar, 13,6% sangat setuju, dan 9,1% kurang setuju. Berdasarkan hasil ini, pengembangan media LMS melalui video interaktif dianggap relevan sebagai solusi pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa STMIK Makassar memiliki kebutuhan yang kuat terhadap pengembangan media LMS melalui video interaktif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar.Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa telah memiliki pengalaman dan kesiapan awal dalam menggunakan LMS, mereka masih membutuhkan media pembelajaran yang lebih menarik, mudah diakses, serta mampu membantu pemahaman materi secara lebih konkret dan visual.Kebutuhan tersebut terlihat dari respons positif mahasiswa terhadap penggunaan LMS, kebutuhan terhadap video interaktif, peningkatan motivasi belajar, serta persepsi terhadap potensi peningkatan hasil belajar.Media pembelajaran yang memadukan unsur gambar, suara, teks, dan interaksi dinilai lebih sesuai dengan karakteristik belajar mahasiswa karena dapat membantu memperjelas materi, meningkatkan perhatian, serta memperdalam pemahaman konsep.Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa dosen perlu mempertimbangkan penggunaan LMS tidak hanya sebagai tempat penyimpanan materi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran digital yang lebih interaktif, fleksibel, dan menarik.Pengembangan video interaktif dalam LMS dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa, mengurangi kejenuhan belajar, serta mendorong mahasiswa belajar secara lebih mandiri.Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar awal bagi pengembangan media pembelajaran digital yang lebih sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di lingkungan STMIK Makassar.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih mendalam tentang bagaimana video interaktif dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti interaktivitas, visualisasi, dan kemudahan akses. 2. Mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran yang menggabungkan video interaktif dengan strategi pembelajaran lainnya, seperti gamifikasi atau kuis, untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. 3. Melakukan penelitian komparatif antara penggunaan video interaktif dengan metode pembelajaran konvensional, untuk mengukur perbedaan dampak pada motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam memahami dan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui media LMS berbasis video interaktif.

  1. Analisis Kebutuhan Pengembangan Media LMS Melalui Video Interaktif dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil... doi.org/10.38035/jpsn.v4i2.630Analisis Kebutuhan Pengembangan Media LMS Melalui Video Interaktif dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil doi 10 38035 jpsn v4i2 630
Read online
File size379.72 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test