MINHAJPUSTAKAMINHAJPUSTAKA
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social SciencesMasterpiece: Journal of Islamic Studies and Social SciencesPendidikan karakter menjadi perhatian utama dalam menghadapi tantangan krisis moral dan sosial di era modern. Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki komitmen kuat dalam membangun pendidikan berbasis karakter yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filosofi pendidikan karakter menurut KH. Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah, serta relevansinya terhadap tantangan pendidikan kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah sumber-sumber jurnal ilmiah, serta primer dan sekunder berupa buku, dokumen sejarah terkait pemikiran KH. Ahmad Dahlan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KH. Ahmad Dahlan mengembangkan konsep pendidikan yang holistik dan integratif, yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga spiritual, moral, dan sosial. Beliau menekankan pentingnya integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum, keteladanan guru, penanaman nilai-nilai akhlakul karimah, serta penerapan langsung nilai karakter dalam kehidupan peserta didik. Konsep ini diwujudkan melalui kurikulum terintegrasi, kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan nilai dalam lingkungan sekolah, serta pemanfaatan teknologi digital dalam penguatan pendidikan karakter. Pemikiran KH. Ahmad Dahlan juga sangat relevan dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan masa kini, seperti krisis identitas, degradasi moral, radikalisme, ketimpangan gender, serta kebutuhan akan kecakapan abad 21. Pendidikan karakter menurut KH. Ahmad Dahlan mengarah pada pembentukan insan yang religius, cerdas, mandiri, dan peduli sosial. Dengan pendekatan yang progresif dan kontekstual, pemikirannya menjadi fondasi penting dalam pengembangan sistem pendidikan Islam yang adaptif, solutif, dan berorientasi masa depan.
Ahmad Dahlan menunjukkan visi dan progresivitas yang dapat mengantisipasi berbagai problematika pendidikan karakter masa kini, dengan mengintegrasikan aspek spiritual, intelektual, emosional, dan sosial.Implementasi pemikiran tersebut dalam konteks pendidikan modern memerlukan kreativitas serta inovasi yang menggabungkan teknologi digital dengan nilai‑nilai tradisional dan metode pembelajaran inovatif berlandaskan spiritual.Dengan demikian, esensi dan semangat pemikiran KH.Ahmad Dahlan tetap relevan untuk menjawab tantangan era digital dan global, serta menjadi dasar pengembangan pendidikan karakter yang adaptif dan berorientasi masa depan.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara empiris efektivitas integrasi teknologi digital dalam program pendidikan karakter di sekolah‑sekolah Muhammadiyah dengan menggunakan desain eksperimen longitudinal, sehingga dapat mengukur secara tepat perubahan moral, sosial, dan kognitif siswa selama periode beberapa tahun. Selanjutnya, studi komparatif yang meneliti dampak kurikulum berbasis gender inklusif terhadap pembentukan karakter pada siswa laki‑laki dan perempuan di berbagai wilayah Indonesia diperlukan untuk mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang mendukung kesetaraan dan pengembangan nilai‑nilai akhlakul karimah secara merata. Selain itu, penelitian longitudinal mengenai kontribusi kegiatan pelayanan masyarakat yang berlandaskan pada nilai‑nilai akhlakul karimah dapat menggali hubungan antara partisipasi siswa dalam proyek‑proyek sosial dan peningkatan kecerdasan spiritual serta sosial, yang menjadi kompetensi penting bagi generasi abad ke‑21. Penelitian juga dapat mengkaji peran guru sebagai teladan moral dalam konteks pembelajaran berbasis nilai, dengan menguji bagaimana strategi pelatihan guru yang menekankan keteladanan mempengaruhi persepsi dan perilaku karakteristik siswa di lingkungan sekolah. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, kajian‑kajian tersebut diharapkan menghasilkan bukti empiris yang kuat untuk memperkuat implementasi filosofi KH. Ahmad Dahlan serta memberikan rekomendasi praktis bagi pengembangan pendidikan karakter yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi masa depan.
- MENELUSURI REKAM JEJAK AMAL DAN PERJUANGAN KH. AHMAD DAHLAN | JURNAL DINAMIKA UMT. menelusuri rekam jejak... jurnal.umt.ac.id/index.php/dinamika/en/article/view/485MENELUSURI REKAM JEJAK AMAL DAN PERJUANGAN KH AHMAD DAHLAN JURNAL DINAMIKA UMT menelusuri rekam jejak jurnal umt ac index php dinamika en article view 485
- PEMBAHARUAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF AHMAD DAHLAN | Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan. pembaharuan... doi.org/10.32332/riayah.v5i02.2822PEMBAHARUAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF AHMAD DAHLAN Riayah Jurnal Sosial dan Keagamaan pembaharuan doi 10 32332 riayah v5i02 2822
| File size | 481.79 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Dengan menggunakan model ADDIE, penelitian ini mengidentifikasi area kunci di mana siswa membutuhkan dukungan, terutama dalam berbicara dan keterampilanDengan menggunakan model ADDIE, penelitian ini mengidentifikasi area kunci di mana siswa membutuhkan dukungan, terutama dalam berbicara dan keterampilan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Skor rata-rata meningkat dari 38,40 pada tahap pra-siklus menjadi 63,57 pada Siklus I dan mencapai 81,43 pada Siklus II. Selain itu, siswa menjadi lebihSkor rata-rata meningkat dari 38,40 pada tahap pra-siklus menjadi 63,57 pada Siklus I dan mencapai 81,43 pada Siklus II. Selain itu, siswa menjadi lebih
UMKUMK Oleh karena itu, model PBL dapat digunakan untuk memecahkan masalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasanOleh karena itu, model PBL dapat digunakan untuk memecahkan masalah rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan
POLMEDPOLMED Pemahaman siswa tingkat Sekolah Menengah Atas, khususnya dari Madrasah Aliyah (MA), terhadap pendidikan tinggi vokasi seringkali masih terbatas dan cenderungPemahaman siswa tingkat Sekolah Menengah Atas, khususnya dari Madrasah Aliyah (MA), terhadap pendidikan tinggi vokasi seringkali masih terbatas dan cenderung
UGJUGJ Strategi metakognitif menjadi strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemandirian siswa dalam belajar. Guru dapat melaksanaka aktivitas-aktivitasStrategi metakognitif menjadi strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemandirian siswa dalam belajar. Guru dapat melaksanaka aktivitas-aktivitas
UNPARUNPAR Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan numerasi siswa setelah penerapan media konkret. Berdasarkan hasil penelitianHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan numerasi siswa setelah penerapan media konkret. Berdasarkan hasil penelitian
UMUM Hasilnya menunjukkan bahwa rata‑rata skor pre‑test pada kedua kelompok hampir serupa, namun post‑test kelas eksperimen signifikan lebih tinggi (83,50)Hasilnya menunjukkan bahwa rata‑rata skor pre‑test pada kedua kelompok hampir serupa, namun post‑test kelas eksperimen signifikan lebih tinggi (83,50)
IAILMIAILM Tetapi itu tidak cukup untuk menanamkan moral pada siswa. Penguatan diperlukan terutama dalam aspek sikap dan tentu saja harus dipraktikkan dalam kehidupanTetapi itu tidak cukup untuk menanamkan moral pada siswa. Penguatan diperlukan terutama dalam aspek sikap dan tentu saja harus dipraktikkan dalam kehidupan
Useful /
Tel-UTel-U Desain studi kasus kualitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dari materi resmi kampanye, liputan media, ketiga iklan tersebut, dan komentarDesain studi kasus kualitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dari materi resmi kampanye, liputan media, ketiga iklan tersebut, dan komentar
POLMEDPOLMED Observasi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran atau kendala yang dihadapi oleh peternak. Dari hasil observasi kemudian dilakukan rekayasa perancanganObservasi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran atau kendala yang dihadapi oleh peternak. Dari hasil observasi kemudian dilakukan rekayasa perancangan
USUUSU Pelatihan kesiapsiagan bencana juga dapat diterapkan di sekolah-sekolah Indonesia, bukan hanya teori tetapi praktik langsung seperti yang sudah ada diPelatihan kesiapsiagan bencana juga dapat diterapkan di sekolah-sekolah Indonesia, bukan hanya teori tetapi praktik langsung seperti yang sudah ada di
UNPARUNPAR Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan matematika siswa SD kelas 3 dalam mengerjakan soal pembagian di SDN 101775 Desa Sampali. Hal tersebutPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan matematika siswa SD kelas 3 dalam mengerjakan soal pembagian di SDN 101775 Desa Sampali. Hal tersebut