POLMEDPOLMED

Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatJurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemahaman siswa tingkat Sekolah Menengah Atas, khususnya dari Madrasah Aliyah (MA), terhadap pendidikan tinggi vokasi seringkali masih terbatas dan cenderung memandangnya sebagai pilihan sekunder setelah jalur akademik. Padahal, pendidikan vokasi merupakan jalur strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) terampil yang siap kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, mengubah persepsi, dan menumbuhkan minat siswa kelas XII MA Terpadu Ali Bin Abi Tholib terhadap pendidikan tinggi vokasi. Kegiatan dilaksanakan secara luring (tatap muka) pada 1 Juni 2025 yang diikuti oleh 30 siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi panel, pemutaran video testimoni, dan pembagian booklet informatif. Evaluasi dampak kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pre-test dan post-test serta kuesioner evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Terjadi peningkatan pengetahuan kognitif siswa secara signifikan (p < 0.001), di mana skor rata-rata pemahaman meningkat dari 45,17 pada pre-test menjadi 82,23 pada post-test. Selain itu, terjadi pergeseran persepsi yang positif, di mana persentase siswa yang memandang vokasi sebagai jalur yang prospektif dan membanggakan meningkat dari 35% menjadi 75% setelah kegiatan. Tingkat kepuasan peserta juga sangat tinggi, dengan 96% menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat yang besar. Disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi ini efektif dalam membuka wawasan, mereduksi stereotip negatif, dan meningkatkan daya tarik pendidikan vokasi sebagai pilihan karir yang cerdas bagi siswa MA.

Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap pelaksanaan, hasil, dan pembahasan kegiatan pengabdian masyarakat dapat ditarik beberapa simpulan utama.Kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil dilaksanakan dengan sangat baik, mencapai tingkat partisipasi siswa MA Terpadu Ali sebesar 89.Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai agenda yang direncanakan dengan antusiasme dan keterlibatan aktif dari peserta, yang mengindikasikan tingginya relevansi dan kebutuhan siswa akan informasi mengenai pendidikan tinggi vokasi.Terjadi peningkatan pemahaman yang sangat signifikan secara statistik (p < 0.001) pada siswa peserta mengenai konsep dasar pendidikan vokasi, perbedaan dengan jalur akademik, ragam program studi dan institusi penyelenggara, serta prospek karir dan jalur masuk.Perubahan Positif dalam Sikap dan Persepsi, program ini efektif dalam mengubah sikap dan persepsi siswa MA Terpadu Ali terhadap pendidikan tinggi vokasi menjadi lebih positif, apresiatif, dan terbuka.Stereotip negatif yang mungkin ada sebelumnya berhasil dikurangi, dan siswa mulai memandang vokasi sebagai jalur pendidikan yang berkualitas, prestisius, dan menjanjikan masa depan karir yang cerah.Secara keseluruhan, program pengabdian masyarakat ini telah memberikan kontribusi yang nyata dan bermakna dalam membekali siswa MA Terpadu Ali dengan literasi pendidikan vokasi yang komprehensif, memberdayakan mereka untuk membuat keputusan pendidikan dan karir yang lebih terinformasi, serta mendukung upaya pemerintah dalam memajukan pendidikan vokasi sebagai pilar penting pembangunan SDM Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa MA terhadap pendidikan vokasi, termasuk peran orang tua, lingkungan sosial, dan persepsi masyarakat terhadap pendidikan vokasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi-strategi bimbingan karir yang efektif untuk siswa MA, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik unik mereka. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan sosialisasi pendidikan vokasi ini, termasuk dampak pada keputusan studi lanjut dan karir siswa MA.

Read online
File size1014 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test