THAMRINTHAMRIN
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis KesehatanAnakes : Jurnal Ilmiah Analis KesehatanIndonesia merupakan negara beriklim tropis dengan kondisi kelembaban yang cukup tinggi sehingga mampu menciptakan suasana yang baik bagi pertumbuhan jamur. Maka dari itu penyakit infeksi jamur yang ditemukan di Indonesia cukup beragam salah satunya tinea kapitis yakni infeksi yang disebabkan oleh jamur dermatofita pada kulit kepala dan folikel rambut dengan agen penyebab yang paling umum berasal dari Tricophyton dan Microsporum. Tinea kapitis lebih sering menyerang pada anak-anak usia pra pubertas, hal ini diduga karena kelenjar sebase pada usia pra pubertas belum sempurna. Penegakan diagnosis laboratorium tinea kapitis dapat dilakukan melalui beberapa metode, antara lain pemeriksaan mikroskopik dengan KOH sebagai tes skrining awal, kultur jamur yang merupakan gold standard, trikoskopi, dan penggunaan lampu Wood. Penelitian ini merupakan kajian dengan menggunakan data sekunder dengan melakukan studi literatur melalui jurnal-jurnal penelitian terdahulu. Berdasarkan telaah hasil penelitian dari lima jurnal terkait, 3 di antaranya menunjukkan bahwa spesies jamur Microsporum canis paling sering menyebabkan infeksi tinea kapitis pada anak-anak. Tinea kapitis lebih sering dijumpai pada anak-anak usia pra pubertas dan jenis kelamin laki-laki lebih rentan terinfeksi tinea kapitis daripada perempuan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Microsporum canis merupakan jamur yang paling dominan menginfeksi tinea kapitis pada anak-anak usia pra pubertas terutama laki-laki. Metode pemeriksaan tinea kapitis yang paling umum digunakan adalah pemeriksaan mikroskopik dengan KOH dan kultur jamur. Untuk anak-anak usia pra pubertas disarankan untuk selalu menjaga kebersihan diri terutama pada bagian kulit kepala dan rambut.
Jamur penyebab tinea kapitis pada anak-anak meliputi berbagai spesies Microsporum dan Trichophyton, termasuk M.tonsurans, serta beberapa jamur tidak umum seperti E.Berdasarkan lima jurnal yang ditinjau, Microsporum canis merupakan spesies yang paling dominan menginfeksi tinea kapitis pada anak-anak pra‑pubertas.Metode pemeriksaan yang paling sering dipakai adalah pemeriksaan mikroskopik dengan KOH dan kultur jamur, sementara lampu Wood, trikoskopi, dan teknik lain juga digunakan secara luas.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi epidemiologi molekuler tinea kapitis pada anak Indonesia dengan mengaplikasikan teknik PCR dan sek sequencing untuk mengidentifikasi secara tepat spesies jamur serta potensi resistensi terhadap agen antijamur, sehingga memberikan gambaran yang lebih akurat dibandingkan studi literatur sekunder. Selain itu, diperlukan studi intervensi kebersihan di lingkungan sekolah yang menilai dampak program edukasi dan praktik higienis—seperti penggunaan sisir pribadi, frekuensi keramas, dan pengelolaan hewan peliharaan—terhadap penurunan insiden tinea kapitis, khususnya menguji apakah perbedaan gender memengaruhi efektivitas intervensi tersebut. Selanjutnya, sebuah kohort longitudinal yang melibatkan anak-anak pra‑pubertas beserta keluarga dapat meneliti hubungan antara kontak dengan hewan peliharaan (kucing, anjing) dan lingkungan rumah lembap dengan risiko infeksi Microsporum canis, sambil mengontrol faktor sosio‑ekonomi dan kebiasaan hidup, untuk menentukan faktor risiko utama yang dapat dijadikan target pencegahan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat melengkapi data yang masih terbatas dan memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih tepat.
| File size | 184.48 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
LIFESCIFILIFESCIFI Untuk mengatasi tantangan sumber daya terbatas dan kurangnya literasi finansial, studi ini merekomendasikan kerangka MRF yang fleksibel dengan adopsi teknologiUntuk mengatasi tantangan sumber daya terbatas dan kurangnya literasi finansial, studi ini merekomendasikan kerangka MRF yang fleksibel dengan adopsi teknologi
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Latar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga kesiapsiagaan bencana menjadi kompetensi penting bagi tenagaLatar Belakang: Indonesia merupakan negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi sehingga kesiapsiagaan bencana menjadi kompetensi penting bagi tenaga
UMWUMW Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh asupan makronutrien dan mikronutrien terhadap kondisi underweight pada balita. Metode yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh asupan makronutrien dan mikronutrien terhadap kondisi underweight pada balita. Metode yang digunakan adalah
LIFESCIFILIFESCIFI Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan TOD yang terintegrasi dengan prinsip ESG memberikan manfaat signifikan, termasuk mitigasi perubahan iklim, penciptaanPenelitian ini menunjukkan bahwa penerapan TOD yang terintegrasi dengan prinsip ESG memberikan manfaat signifikan, termasuk mitigasi perubahan iklim, penciptaan
LIFESCIFILIFESCIFI Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen dan faktor motivasi dalam pembelian kendaraan listrik di Indonesia dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi,Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi konsumen dan faktor motivasi dalam pembelian kendaraan listrik di Indonesia dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi,
UEUUEU Kesesuaian tenaga pengolah makanan dengan pekerjaannya akan menghasilkan kinerja tenaga pengolah makanan yang produktif. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahuiKesesuaian tenaga pengolah makanan dengan pekerjaannya akan menghasilkan kinerja tenaga pengolah makanan yang produktif. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui
ESDMESDM Pemetaaan kerentanan longsor (LSM) menghasilkan peta zonasi tingkat kerentanan longsor, yang merepresentasikan probabilitas longsor di masa depan. HalPemetaaan kerentanan longsor (LSM) menghasilkan peta zonasi tingkat kerentanan longsor, yang merepresentasikan probabilitas longsor di masa depan. Hal
UNIKOMUNIKOM Oleh karena itu, diperlukan intervensi sensitisasi yang lebih intensif serta pengembangan sistem surveilans dan manajemen informasi yang terintegrasi untukOleh karena itu, diperlukan intervensi sensitisasi yang lebih intensif serta pengembangan sistem surveilans dan manajemen informasi yang terintegrasi untuk
Useful /
UEUUEU Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 161 siswa, dengan sampel sebanyak 115Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 161 siswa, dengan sampel sebanyak 115
UNIKOMUNIKOM Berdasarkan hasil, penelitian tentang Analisis E-Groceries menurun setiap tahun, terbukti dengan 25 artikel pada tahun 2018, meningkat menjadi 32 artikelBerdasarkan hasil, penelitian tentang Analisis E-Groceries menurun setiap tahun, terbukti dengan 25 artikel pada tahun 2018, meningkat menjadi 32 artikel
UNIKOMUNIKOM Pada tahun 2017 tercatat 232 artikel, turun menjadi 210 artikel pada 2018, 199 artikel pada 2019, 136 artikel pada 2020, sedikit naik menjadi 137 artikelPada tahun 2017 tercatat 232 artikel, turun menjadi 210 artikel pada 2018, 199 artikel pada 2019, 136 artikel pada 2020, sedikit naik menjadi 137 artikel
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Teori Heckscher-Ohlin merupakan dasar penting dalam studi perdagangan internasional, menyoroti peran faktor produksi dalam mengatur aliran perdaganganTeori Heckscher-Ohlin merupakan dasar penting dalam studi perdagangan internasional, menyoroti peran faktor produksi dalam mengatur aliran perdagangan