UMKLAUMKLA

TRIAGE Jurnal Ilmu KeperawatanTRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan

Masyarakat usia produktif merupakan masyarakat yang masuk dalam rentang usia 15–64 tahun yang memiliki banyak aktivitas dan target yang harus tercapai, ditambah dengan adanya tuntutan kerja yang membutuhkan energi yang lebih secara instan dengan mengkonsumsi minuman berenergi tanpa mengetahui dampak minuman berenergi bagi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui di Dusun Putuk Kulon, Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Desain penelitian deskriptif, populasi 304 responden, sampel 30 responden, menggunakan teknik purposive sampling, instrumen penelitian lembar kuesioner, penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Maret – 16 April 2023. Variabel penelitian yaitu . Data dianalisa menggunakan rumus persentase dan hasil diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden, setengah dari responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 15 responden (50%), hampir setengah dari responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 8 responden (27%), dan sebagian kecil dari responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 7 responden (23%). Hal ini dipengaruhi beberapa faktor yaitu usia, dan status pernikahan sehingga responden diharapkan dapat memiliki dan menambah wawasan tentang pengetahuan dampak mengkonsumsi minuman berenergi pada ginjal. Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan konseling kesehatan secara teratur bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, setengah dari responden memiliki pengetahuan cukup tentang dampak mengkonsumsi minuman berenergi pada organ ginjal.Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai tingkat pengetahuan masyarakat usia produktif terkait konsumsi minuman berenergi dan dampaknya terhadap kesehatan ginjal.Hasil ini dapat menjadi dasar bagi intervensi kesehatan yang lebih terarah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko konsumsi minuman berenergi.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi pengetahuan masyarakat tentang dampak minuman berenergi, seperti tingkat pendidikan, akses informasi, dan pengaruh budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko konsumsi minuman berenergi dan pentingnya menjaga kesehatan ginjal. Program ini dapat melibatkan berbagai media dan pendekatan, seperti penyuluhan langsung, media sosial, dan kampanye kesehatan di sekolah dan tempat kerja. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi hubungan antara pengetahuan masyarakat tentang dampak minuman berenergi dengan perilaku konsumsi mereka, serta dampak jangka panjang konsumsi minuman berenergi terhadap fungsi ginjal dan kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menggunakan desain studi longitudinal untuk melacak perubahan pengetahuan dan perilaku konsumsi dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk mencegah kerusakan ginjal.

Read online
File size374.61 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test