UNIGALUNIGAL

Jurnal Keperawatan GaluhJurnal Keperawatan Galuh

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang meningkatkan risiko berat badan lahir rendah, prematuritas, serta morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi. Di Kabupaten Ciamis, prevalensi KEK pada ibu hamil menunjukkan tren peningkatan. Desa Sukamulya dipilih sebagai lokasi penelitian karena masih ditemukannya kasus KEK pada ibu hamil meskipun berada di wilayah dengan akses pelayanan kesehatan dasar yang tersedia, sehingga memerlukan kajian spesifik berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik ibu hamil dengan KEK di Desa Sukamulya, Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan desain survei dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil dengan KEK di Desa Sukamulya sebanyak 25 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar responden berpendidikan sekolah dasar (36%), berada pada usia 20–35 tahun (44%), berstatus primigravida (64%), dan tidak bekerja (56%). Ibu hamil dengan KEK di Desa Sukamulya umumnya berada pada usia reproduksi sehat, namun didominasi oleh pendidikan rendah, primigravida, dan tidak bekerja. Temuan ini memiliki implikasi praktis sebagai dasar bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam memperkuat edukasi gizi, meningkatkan kualitas pelayanan antenatal sejak dini, serta mengoptimalkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Sukamulya sebagian besar berada dalam rentang usia reproduksi sehat, namun didominasi oleh tingkat pendidikan rendah, status primigravida, dan tidak bekerja.Temuan ini menunjukkan bahwa KEK tidak hanya terkait dengan faktor risiko usia, tetapi juga dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan, kondisi sosial-ekonomi, dan pengalaman kehamilan.Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu memperkuat pelayanan antenatal berbasis risiko melalui skrining gizi rutin dan konseling yang disesuaikan, sementara kebijakan kesehatan maternal harus memprioritaskan intervensi terarah untuk kelompok rentan demi mencegah KEK dan meningkatkan luaran kesehatan ibu dan bayi.

Penelitian ini telah berhasil mengidentifikasi karakteristik utama ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Sukamulya, seperti pendidikan rendah, status primigravida, dan tidak bekerja. Namun, studi deskriptif ini memiliki keterbatasan dalam menjelaskan hubungan kausal dan belum mendalami faktor kontekstual seperti ketahanan pangan rumah tangga, praktik diet budaya, atau dukungan keluarga. Oleh karena itu, saran penelitian lanjutan difokuskan pada tiga area penting untuk pemahaman yang lebih komprehensif dan pengembangan intervensi yang efektif. Pertama, perlu dilakukan studi analitis atau longitudinal untuk menyelidiki secara mendalam mekanisme kausal yang menghubungkan karakteristik sosiodemografi ini dengan kejadian KEK, misalnya, bagaimana keterbatasan pengetahuan akibat pendidikan rendah memengaruhi pilihan diet dan akses terhadap informasi gizi yang akurat. Kedua, disarankan studi kualitatif atau metode campuran untuk mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual yang lebih luas, seperti norma budaya lokal terkait asupan makanan ibu hamil atau dinamika pembagian sumber daya makanan dalam keluarga, yang mungkin berkontribusi pada kerentanan gizi. Ketiga, untuk menguji efektivitas intervensi, studi evaluasi dampak diperlukan untuk menilai seberapa baik program edukasi gizi berbasis komunitas atau optimalisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang ditargetkan mampu meningkatkan status gizi dan mengurangi prevalensi KEK pada kelompok rentan yang telah teridentifikasi. Ini akan memberikan bukti kuat untuk menyusun strategi gizi maternal yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di masa depan.

  1. Determinants of chronic energy deficiency (CED) incidence in pregnant women: A cross-sectional study... doi.org/10.52225/narra.v4i1.742Determinants of chronic energy deficiency CED incidence in pregnant women A cross sectional study doi 10 52225 narra v4i1 742
  2. Karakteristik Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) Sebagai Dasar Penguatan Intervensi Gizi... doi.org/10.25157/jkg.v8i1.23071Karakteristik Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis KEK Sebagai Dasar Penguatan Intervensi Gizi doi 10 25157 jkg v8i1 23071
  3. Stop stunting: improving child feeding, women's nutrition and household sanitation in South Asia... doi.org/10.1111/mcn.12283Stop stunting improving child feeding womens nutrition and household sanitation in South Asia doi 10 1111 mcn 12283
Read online
File size576.91 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test