APMDAPMD

GOVERNABILITAS (Jurnal Ilmu Pemerintahan Semesta)GOVERNABILITAS (Jurnal Ilmu Pemerintahan Semesta)

Tulisan ini akan menjelaskan beberapa dilema dan maladministrasi pariwisata di destinasi pariwisata Kulukubuk. Kulukubuk adalah nama air terjun yang terletak di hutan Madobag, pulau Siberut, Kecamatan Mentawai. Sebelum pemerintahan negara ditangani, kubuk Kulu telah menjadi tujuan wisata yang terkenal. Kulu kubuk memiliki air terjun eksotis untuk bersantai dan menyembuhkan yang dikelilingi oleh pohon hutan hujan. Bagi orang Mentawai, kubuk Kulu memiliki mitos yang kuat terkait lingkaran kehidupan mereka, mereka percaya air kubuk Kulu membawa tubuh mereka dan juga kebaikan mereka akan diberkati oleh Taika. Pada saat itu, Kulu kubuk sepenuhnya diperintah oleh masyarakat lokal dan memberikan kembali manfaat kepada mereka. Tapi, sejak 2019, pemerintah negara bagian sepenuhnya mengatur Kubuk Kulu, dan departemen Pariwisata Mentawai menyempurnakan semua kemudahan akses ke Kubuk Kulu dengan konstruksi yang lebih baik. Setelah dibangun, pemerintah negara bagian tidak membawa masyarakat lokal terlibat untuk pemerintahan. Hingga empat tahun berlalu, fasilitas Kulu kubuk ditinggalkan, rusak dan tidak berguna. Itu menggambarkan ketidakmampuan di dalam, itulah alasan kami mengapa paper ini menulis.

Governability di Kulukubuk menghadapi dilema yang menyebabkan semua sistem, fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah menjadi terbengkalai dan tidak dapat digunakan lagi.Sehingga, diharapkan Kulukubuk akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta peningkatan PAD, semuanya belum terwujud hingga saat ini.Analisis governability menemukan kekurangan dalam klaster GS sebagai aktor dominan, menunjukkan kapasitas manajemen yang rendah, sebagai hasilnya, dilema dalam sistem pariwisata tidak dapat diperbaiki, dan bahkan terjadi kelalaian yang telah berlangsung lama, yang berdampak pada sistem manajemen destinasi pariwisata Kulukubuk sendiri, sebagai operator pasar wisata yang berfungsi, menjadi lumpuh karena setelah peresmian lokasi, manajemen operator pariwisata Kulukubuk tidak diikuti.Selain itu, konflik semakin memanas dengan sengketa lahan oleh keluarga yang merasa memiliki tanah di mana air terjun terletak.Dampak selanjutnya, yaitu adanya konflik dan sengketa internal, menyebabkan relaksasi interrelation Governance, karena pasar wisata yang dijanjikan setelah peresmian, semakin sulit dicapai oleh stakeholder lain yang berperan sebagai agen pendukung.Selain itu, juga ada hambatan fasilitas transportasi ke lokasi yang masih belum tersedia dan saat penelitian ini dilakukan belum diaspal.Pada kenyataannya, kurangnya transportasi yang memadai untuk pengembangan Trans Mentawai dari Pelabuhan ke Kecamatan Madobag tidak terlalu mengganggu, karena bahkan sebelum ada jalan yang baik, Air Terjun Kulukubuk sudah ramai dikunjungi wisatawan.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengkaji ulang peran pemerintah daerah dalam pengelolaan destinasi wisata Kulukubuk, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kapasitas manajemen, transparansi, dan resolusi konflik dengan pemilik tanah. 2. Menganalisis dampak dari konflik internal dan sengketa lahan terhadap pengelolaan pasar wisata Kulukubuk, serta mencari solusi untuk meningkatkan kerjasama dan komunikasi antara berbagai pemangku kepentingan. 3. Meneliti strategi pengembangan transportasi dan infrastruktur yang dapat meningkatkan aksesibilitas dan pengalaman wisatawan di Kulukubuk, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat lebih menyeluruh dalam memahami dan mengatasi tantangan governability di Kulukubuk, serta meningkatkan pengelolaan destinasi wisata secara berkelanjutan dan inklusif.

  1. Dilemma and Malgovernability in the Politics of Management of the Kulukubuk Waterfall Tourism Market... jurnal.apmd.ac.id/index.php/governabilitas/article/view/394Dilemma and Malgovernability in the Politics of Management of the Kulukubuk Waterfall Tourism Market jurnal apmd ac index php governabilitas article view 394
  2.  . 0 doi.org/10.3390/su13073862A 0 doi 10 3390 su13073862
Read online
File size700.27 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test