ANRIANRI

Jurnal KearsipanJurnal Kearsipan

Pengelolaan arsip akademik di perguruan tinggi Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keragaman kebijakan retensi hingga transisi menuju sistem digital yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebijakan retensi arsip serta strategi pengelolaan yang diterapkan oleh institusi akademik dalam menghadapi tantangan tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif komparatif melalui wawancara dengan pimpinan unit yang membidangi kearsipan di sembilan perguruan tinggi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi nasional telah mengatur retensi arsip, implementasinya masih bervariasi antar institusi. Faktor utama yang memengaruhi efektivitas pengelolaan arsip meliputi kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, serta dukungan kebijakan institusional. Studi ini merekomendasikan perlunya standardisasi kebijakan retensi, peningkatan kapasitas pengelola arsip, serta adopsi teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan arsip akademik. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan strategi pengelolaan arsip akademik yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam konteks transformasi digital di perguruan tinggi.

Sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia telah menetapkan kebijakan retensi arsip untuk skripsi, tesis, dan disertasi sebagai arsip permanen karena nilai ilmiah dan sejarahnya, namun pelaksanaannya masih tidak konsisten karena keterbatasan ruang penyimpanan, kurangnya tenaga ahli, dan infrastruktur yang belum memadai.Kendala‑kendala tersebut menghambat aksesibilitas dan keberlanjutan pengelolaan arsip akademik.Oleh karena itu diperlukan standardisasi kebijakan retensi, pengembangan repositori digital terintegrasi, serta peningkatan koordinasi antara perpustakaan, arsip universitas, dan fakultas untuk memastikan kelestarian dan kemudahan akses warisan akademik di era transformasi digital.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas model repositori digital terintegrasi yang menghubungkan perpustakaan, arsip universitas, dan fakultas dalam meningkatkan akses dan pelestarian arsip akademik di berbagai universitas; selanjutnya, dapat diteliti bagaimana penerapan teknologi kecerdasan buatan untuk otomatisasi ekstraksi metadata dan penataan dokumen elektronik (ETD) mempengaruhi kualitas pencarian serta kecepatan penyajian informasi bagi pengguna; terakhir, penting untuk mengkaji keberlanjutan model arsip hybrid (fisik‑digital) dengan mempertimbangkan variasi kapasitas ruang, anggaran, dan sumber daya manusia di institusi pendidikan tinggi, guna merumuskan strategi pengelolaan yang adaptif terhadap kondisi sumber daya yang beragam.

  1. Sentralisasi E-Arsip Keluarga melalui Analogi Proses Memori | Jurnal Kearsipan. sentralisasi arsip keluarga... doi.org/10.46836/jk.v20i2.1Sentralisasi E Arsip Keluarga melalui Analogi Proses Memori Jurnal Kearsipan sentralisasi arsip keluarga doi 10 46836 jk v20i2 1
Read online
File size447.69 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test