POMPOM

Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug SafetyEruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety

Penelitian ini memberikan analisis komprehensif mengenai regulasi produk kosmetik di Indonesia pada periode 2021–2024, dengan menelaah tren penegakan hukum, pola ketidakpatuhan regulasi, serta peran pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang terus berkembang. Data diperoleh dari laporan tahunan inspeksi dan penindakan BPOM, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perubahan kepatuhan regulasi dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelanggaran berasal dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan kontribusi sebesar 1–2% dari total kasus, sementara industri besar menunjukkan tingkat pelanggaran sedikit lebih tinggi (2,7–6,9%). Peningkatan signifikan sebesar 165% dalam jumlah produk tanpa izin edar tercatat dari 2021 ke 2022, diikuti penurunan substansial pada 2023 (85%) dan 2024 (32%). Kepatuhan terhadap Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) menunjukkan peningkatan konsisten sejak 2022. Pelanggaran terkait penandaan, iklan, dan klaim produk juga menurun, meskipun lebih dari 1.500 kasus masih dilaporkan setiap tahunnya. Kampanye edukasi publik memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran konsumen dan meminimalkan paparan terhadap produk berisiko. Data penegakan juga menunjukkan penurunan jumlah sanksi formal dan peringatan, mencerminkan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pelanggaran regulasi utama pada sektor kosmetik Indonesia antara 2021–2024 meliputi distribusi tanpa izin, ketidakpatuhan terhadap pembatasan bahan, penyimpangan dari Good Manufacturing Practices (GMP), klaim menyesatkan, dan praktik pelabelan yang tidak tepat.Meskipun BPOM telah melakukan modernisasi regulasi dan penegakan yang lebih intensif dengan strategi berbasis risiko, masih terdapat celah kepatuhan signifikan, terutama pada saluran distribusi daring dan produk impor, yang dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran industri, tantangan implementasi GMP, serta celah regulasi pada kontrol bahan dan klaim iklan.Analisis ini menekankan pentingnya memperkuat sistem pemantauan digital, meningkatkan kolaborasi lintas‑negara melalui ASEAN Cosmetic Directive, serta meningkatkan edukasi publik untuk membangun budaya kepatuhan, yang dapat mendukung kebijakan nasional berbasis risiko dan harmonisasi regulasi regional.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas platform digital yang menyediakan bantuan teknis bagi UMKM dalam meningkatkan kepatuhan regulasi kosmetik, misalnya dengan menguji apakah konsultasi daring dapat menurunkan tingkat pelanggaran dibandingkan dengan bantuan konvensional. Selanjutnya, perlu dilakukan studi kuantitatif untuk mengukur dampak kampanye edukasi publik terhadap perubahan perilaku konsumen dan penurunan kasus pelanggaran, dengan membandingkan wilayah yang menerima intervensi edukasi intensif dengan wilayah kontrol. Akhirnya, penelitian baru dapat mengembangkan dan menguji sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan yang memantau transaksi e‑commerce untuk mengidentifikasi produk kosmetik ilegal secara real‑time, serta menilai keakuratan dan kecepatan sistem tersebut dalam membantu BPOM melakukan tindakan preventif.

  1. Evaluation of GMP Compliance on Cosmetics: Case Study on Cosmetic Industries in Indonesia | Widjanarko... doi.org/10.32535/jicp.v4i2.1235Evaluation of GMP Compliance on Cosmetics Case Study on Cosmetic Industries in Indonesia Widjanarko doi 10 32535 jicp v4i2 1235
  2. Review: Policy strategy of nano cosmetic testing in Indonesia. review policy strategy nano cosmetic testing... pharmacia.pensoft.net/article/118872Review Policy strategy of nano cosmetic testing in Indonesia review policy strategy nano cosmetic testing pharmacia pensoft article 118872
  3. Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021-2024 | Eruditio : Indonesia Journal... doi.org/10.54384/eruditio.v5i2.235Analysis of Trends in Cosmetics Supervision Cases in Indonesia in 2021 2024 Eruditio Indonesia Journal doi 10 54384 eruditio v5i2 235
Read online
File size672.38 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test