STAISDHARMASTAISDHARMA

Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Program pengabdian masyarakat, Pemberantasan Hama Tikus di Ladang Pertanian Warga, dirancang dan dilaksanakan sebagai potensi dan fokus strategis untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Menyadari lanskap pertanian yang signifikan di wilayah tersebut dan dampak merugikan hama tikus terhadap hasil panen serta mata pencaharian petani, inisiatif KKN ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan solusi berkelanjutan. Program ini melibatkan analisis situasi yang komprehensif, lokakarya pendidikan tentang biologi tikus dan pengendalian hama terpadu, pelatihan praktis dalam membuat dan menggunakan perangkap ramah lingkungan, serta pembentukan kelompok tani untuk tindakan kolaboratif. Selain itu, program ini mendorong kemitraan dengan instansi pertanian setempat dan mengeksplorasi metode pengendalian hama yang ramah lingkungan. Hasil yang diharapkan meliputi peningkatan pengetahuan petani, adopsi teknik pengelolaan hama yang efektif, penurunan populasi tikus, peningkatan produktivitas tanaman, dan peningkatan ketahanan masyarakat terhadap tantangan pertanian.

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagedangan dengan fokus pemberantasan hama tikus memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani melalui pendekatan komprehensif, partisipatif, dan kolaboratif.Keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi wilayah lain dengan permasalahan serupa, mengingat sinergi antara akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dapat mengatasi tantangan hama secara efektif.Oleh karena itu, pelaksanaan KKN harus dipersiapkan matang, dilaksanakan sungguh‑sungguh, dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan pencapaian tujuan yang berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas tanaman lokal seperti sereh atau temulawak sebagai bahan repelan alami tikus pada lahan pertanian di Desa Pagedangan. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan perangkap tradisional berbahan bambu dengan teknologi ultrasonik dapat menilai keunggulan masing‑masing dalam mengurangi populasi hama tikus secara berkelanjutan. Penelitian juga diperlukan untuk mengidentifikasi peran predator alami, seperti burung hantu dan ular, dalam mengendalikan populasi tikus serta mengembangkan strategi pelestarian habitat predator tersebut. Selanjutnya, dapat dilakukan evaluasi jangka panjang dampak program KKN terhadap pendapatan petani dan ketahanan pangan, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi. Akhirnya, pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok tani dalam desain dan pemantauan teknologi pengendalian hama harus diuji untuk meningkatkan keberlanjutan dan kemandirian masyarakat. Dengan mengintegrasikan temuan‑temuan tersebut, model KKN dapat dioptimalkan untuk diterapkan di wilayah agraris lain dengan tantangan hama serupa.

  1. 0. pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd n0 30m endstream startxref... doi.org/10.4236/oalib.11014720 pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd n0 30m endstream startxref doi 10 4236 oalib 1101472
Read online
File size233.16 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test