STAISDHARMASTAISDHARMA

Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam profesionalisme guru dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa di MTs. Al-Mahrusiyyah Lirboyo Kediri. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru tercermin dalam empat aspek utama: kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempat kompetensi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Guru-guru di MTs. Al-Mahrusiyyah menerapkan strategi pembelajaran yang variatif, mengutamakan pendekatan humanistik, serta menciptakan lingkungan belajar yang partisipatif dan bermakna. Temuan lapangan memperlihatkan bahwa keterampilan guru dalam membangun komunikasi empatik dan memberi penguatan positif menjadi faktor penting dalam menjaga antusiasme siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme guru berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan semangat belajar siswa, terutama di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.

Al-Mahrusiyyah berperan sentral dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengelolaan pembelajaran yang efektif, komunikasi empatik, dan penanaman nilai spiritual.Strategi yang diterapkan meliputi pendekatan kontekstual, humanistik, kolaboratif, dan penguatan positif, yang sesuai dengan karakteristik santri yang memiliki aktivitas padat.Dampaknya tercermin pada peningkatan minat, partisipasi, disiplin, serta prestasi akademik dan karakter siswa, menegaskan pentingnya dimensi spiritualitas dan keteladanan dalam profesionalisme guru.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh profesionalisme guru terhadap motivasi belajar siswa secara kuantitatif dengan mengaplikasikan pendekatan mixed‑methods pada beberapa madrasah tsanawiyah di wilayah yang berbeda, sehingga dapat memperluas generalisasi temuan. Selanjutnya, kajian dapat difokuskan pada bagaimana integrasi nilai religius spesifik—misalnya nilai keikhlasan dan tanggung jawab—memediasi hubungan antara profesionalisme guru dan motivasi intrinsik siswa, dengan menggunakan instrumen psikometrik yang terstandarisasi. Selain itu, diperlukan pengembangan modul pelatihan profesional bagi guru yang menekankan strategi pembelajaran kontekstual, humanistik, dan kolaboratif, kemudian dievaluasi efektivitasnya terhadap peningkatan partisipasi kelas dan prestasi akademik melalui desain eksperimen terkontrol. Penelitian longitudinal selama dua tahun juga dapat meneliti perubahan motivasi belajar siswa seiring waktu setelah penerapan program profesionalisme guru, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor penahan atau pendukung jangka panjang. Selanjutnya, studi komparatif antara madrasah berbasis pesantren dan sekolah umum dapat memberikan wawasan mengenai peran konteks budaya dalam efektivitas strategi profesionalisme guru. Akhirnya, eksplorasi penggunaan teknologi digital sebagai alat pendukung strategi humanistik dan kontekstual dapat memperkaya praktik pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan. Semua penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan bukti empiris yang kuat serta rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan berbasis pesantren.

Read online
File size283.71 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test