STAISDHARMASTAISDHARMA

Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Keadilan dalam akses pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Di berbagai daerah, terutama wilayah terpencil atau tertinggal, masih ditemukan ketimpangan akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan administrasi pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keadilan dalam akses pelayanan di daerah melalui pendekatan filsafat ilmu yang mencakup aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi, serta ditinjau dari perspektif ilmu hadis. Dalam perspektif ilmu hadis, banyak riwayat yang menekankan pentingnya pemimpin berlaku adil terhadap rakyatnya, termasuk dalam distribusi pelayanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa realisasi keadilan dalam pelayanan publik membutuhkan integrasi antara pendekatan ilmiah, etika kenegaraan, dan nilai-nilai profetik yang tercermin dalam ajaran Islam.

Keadilan dalam akses pelayanan di daerah merupakan aspek penting dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkeadaban.Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami hakikat keadilan dalam akses pelayanan, metode yang digunakan untuk mengukurnya, serta nilai-nilai yang mendasari penerapannya.Dari sudut pandang ilmu hadis, keadilan dalam pelayanan publik mendapat penguatan normatif yang kuat.Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW banyak menekankan tanggung jawab pemimpin terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya dalam hal keadilan dan pemerataan.Konsep keadilan dalam hadis mengarah pada tindakan nyata yang berpihak pada kelompok lemah dan terpinggirkan.Integrasi antara filsafat ilmu dan ilmu hadis memberikan landasan yang kokoh bagi perwujudan keadilan dalam akses pelayanan publik di daerah.Pendekatan ini menjadi penting untuk membentuk sistem pemerintahan yang adil secara moral dan spiritual.

Untuk mewujudkan keadilan dalam akses pelayanan di daerah, pemerintah perlu meningkatkan kebijakan afirmatif untuk daerah tertinggal dengan alokasi anggaran yang proporsional, pembangunan infrastruktur yang memadai, dan penyediaan tenaga layanan publik berkualitas di daerah terpencil. Optimalisasi teknologi digital dalam pelayanan publik agar masyarakat di daerah yang sulit dijangkau tetap dapat memperoleh layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan melalui platform daring, telemedicine, dan administrasi berbasis elektronik. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pelayanan publik, sehingga kebijakan yang diterapkan lebih sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan dan dapat meningkatkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan organisasi masyarakat sipil dalam menyediakan layanan publik, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya. Pendekatan berbasis kemitraan ini dapat mempercepat pemerataan akses dan meningkatkan efektivitas layanan.

Read online
File size327.64 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test