ULBIULBI

MERPATIMERPATI

Era digital menuntut kompetensi digital yang tinggi di sektor logistik. Untuk menjembatani kesenjangan ini, program pengabdian masyarakat Software Engineering: Introduction to Front-End diadakan secara daring bagi 165 siswa Program Studi Logistik SMKN 1 Luragung. Program ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan dasar front-end (HTML, CSS, dan JavaScript) yang esensial untuk Industri 4.0 dan memperluas peluang karir mereka.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan topik Pelatihan Software Engineering.Introduction to Front-End untuk Peningkatan Kompetensi Digital Siswa Program Studi Logistik SMKN 1 Luragung telah berhasil dilaksanakan secara daring dan mencapai tujuannya.Pelatihan ini diikuti oleh 165 peserta dari Program Studi Logistik SMKN 1 Luragung.Capaian utama dari kegiatan ini adalah keberhasilan dalam penyampaian materi dasar Software Engineering dan Front-End yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini, khususnya dalam konteks bidang logistik.Indikator keberhasilan yang paling nyata terlihat dari peningkatan nilai tes akhir secara signifikan dibandingkan dengan nilai tes awal.Hal ini menunjukkan bahwa metode pemaparan materi yang interaktif, sesi tanya jawab yang efektif, serta partisipasi aktif peserta secara daring, mampu mentransfer pengetahuan dasar front-end development dengan baik.Kenaikan nilai ini mengindikasikan bahwa siswa Program Studi Logistik SMKN 1 Luragung memiliki peningkatan pemahaman awal tentang konsep-konsep front-end, yang merupakan fondasi penting bagi peningkatan kompetensi digital mereka.Dengan demikian, kegiatan ini telah memberikan kontribusi nyata dalam membekali siswa dengan literasi teknologi yang krusial untuk menghadapi tantangan dan peluang di era digital, khususnya di sektor logistik yang semakin terintegrasi dengan teknologi.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap kompetensi digital siswa dan minat mereka dalam bidang teknologi informasi. Kedua, meneliti efektivitas metode pembelajaran daring dalam meningkatkan pemahaman konsep-konsep dasar front-end development, khususnya dalam konteks logistik. Ketiga, melakukan studi komparatif antara pelatihan front-end development dengan pelatihan teknologi informasi lainnya untuk menentukan manfaat dan dampak masing-masing terhadap peningkatan kompetensi digital siswa logistik. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang efektif untuk mempersiapkan siswa logistik menghadapi tantangan industri digital di masa depan.

Read online
File size793.3 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test