STAISDHARMASTAISDHARMA

Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan penyuluhan dan demonstrasi mengenai pembuatan bubur daun kelor berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu-ibu di Desa Wawobeau, tentang pentingnya gizi dalam mencegah stunting pada anak. Melalui pendidikan yang diberikan, peserta memahami manfaat gizi daun kelor dan cara mengolahnya menjadi makanan bergizi. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan kesadaran tinggi akan pentingnya gizi yang tepat bagi anak. Kegiatan ini diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan sumber daya lokal, seperti daun kelor, untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan anak, serta mengurangi risiko stunting di daerah tersebut. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kader posyandu dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran tentang gizi dan kesehatan anak. Meskipun berhasil, kegiatan ini menghadapi tantangan dalam pelaksanaan dan persiapan teknis, termasuk kesulitan beberapa responden dalam mengidentifikasi pengetahuan dasar terkait materi yang disajikan. Hal ini menunjukkan kebutuhan evaluasi lebih lanjut tentang cara penyampaian informasi untuk memastikan pemahaman yang lebih baik oleh semua peserta. Selain itu, kehadiran yang rendah sebagian disebabkan oleh konflik jadwal dan komitmen lain, sehingga beberapa anggota masyarakat yang diundang tidak dapat hadir. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menyajikan materi secara berkala dan dalam format yang mudah dipahami, serta mengundang jumlah peserta yang lebih besar.

Sesi penyuluhan dan demonstrasi mengenai pembuatan bubur daun kelor berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat, terutama ibu-ibu di Desa Wawobeau, tentang pentingnya gizi dalam mencegah stunting pada anak.Melalui pendidikan yang diberikan, peserta memperoleh pemahaman lebih baik tentang manfaat gizi daun kelor dan potensinya sebagai sumber makanan bergizi.Antusiasme tinggi selama kegiatan menunjukkan kesadaran akan pentingnya memenuhi kebutuhan gizi anak.Inisiatif ini diharapkan mendorong masyarakat memanfaatkan sumber daya lokal, seperti daun kelor, untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan anak, serta mengurangi risiko stunting di daerah tersebut.Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kader posyandu dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran tentang gizi dan kesehatan anak.Meskipun berhasil, kegiatan ini menghadapi tantangan dalam pelaksanaan dan persiapan teknis.Beberapa peserta mengalami kesulitan dalam memahami pengetahuan dasar tentang materi yang disajikan, sehingga diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk meningkatkan penyampaian informasi.Kehadiran yang rendah disebabkan oleh konflik jadwal dan komitmen lain, sehingga beberapa anggota masyarakat tidak dapat hadir.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menyajikan materi secara berkala dan mudah dipahami, serta melibatkan lebih banyak peserta.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendidikan berbasis masyarakat yang lebih interaktif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting dan manfaat daun kelor. 2. Mengintegrasikan teknologi digital dalam program penyuluhan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan meningkatkan efektivitas penyampaian informasi. 3. Melakukan penelitian longitudinal untuk mengukur dampak nyata konsumsi bubur daun kelor terhadap pertumbuhan anak dan pencegahan stunting. Dengan menggabungkan pendekatan ini, intervensi berbasis makanan lokal dapat menjadi lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan status gizi masyarakat. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pendidikan yang inovatif, penggunaan teknologi digital, dan pengukuran dampak jangka panjang, sehingga upaya pencegahan stunting dapat lebih efektif dan berdampak luas.

  1. View of Reducing Stigma Toward Mothers in Stunting Incidence by Increasing Fathers’ Participation... doi.org/10.25133/JPSSV332025.0009View of Reducing Stigma Toward Mothers in Stunting Incidence by Increasing FathersAo Participation doi 10 25133 JPSSV332025 0009
  2. UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MENINGKATKAN KONSUMSI DAUN KELOR | Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat... ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methabdi/article/view/1230UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MENINGKATKAN KONSUMSI DAUN KELOR Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat ejurnal methodist ac index php methabdi article view 1230
  3. Pemberdayaan Wirausaha Wanita di Permukiman Kumuh Urban: Pendekatan Penelitian Aksi | Jurnal Abdimas... jurnal.abdimas.id/index.php/peradaban/article/view/12Pemberdayaan Wirausaha Wanita di Permukiman Kumuh Urban Pendekatan Penelitian Aksi Jurnal Abdimas jurnal abdimas index php peradaban article view 12
Read online
File size402.56 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test