UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Absis: Mathematics Education JournalAbsis: Mathematics Education Journal

Perkembangan kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, telah mulai memengaruhi pembelajaran matematika di kelas. Teknologi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pendukung pembelajaran, tetapi juga memengaruhi cara guru mengajar serta cara siswa memahami konsep matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran matematika, manfaat dan tantangannya, serta potensi ketergantungan teknologi berdasarkan perspektif guru matematika. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik analisis data PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi artikel. Artikel dikumpulkan dari ScienceDirect, Google Scholar, Semantic Scholar, Publish or Perish, dan ResearchGate. Dari proses seleksi, 27 artikel dianalisis secara tematik sesuai fokus penelitian. Temuan menunjukkan bahwa guru matematika memandang ChatGPT efektif dalam mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif sesuai kebutuhan siswa, serta mendukung pembelajaran personalisasi melalui penjelasan dan kecepatan belajar yang disesuaikan. Namun, penggunaannya juga menimbulkan tantangan terkait akurasi informasi, kesiapan guru, dan pengawasan penggunaan AI, serta berpotensi meningkatkan ketergantungan teknologi dan mengurangi keterlibatan siswa dalam berpikir matematis selama proses belajar.

Penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran matematika dapat mendukung proses belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif serta memfasilitasi pembelajaran personalisasi bila diterapkan secara tepat.Namun, guru masih menghadapi kendala terkait kesiapan teknologi, literasi AI, serta akurasi informasi yang dihasilkan oleh ChatGPT, sehingga diperlukan bimbingan dan strategi instruksional yang memadai.Jika tidak dikelola dengan baik, kemudahan akses jawaban instan dapat menimbulkan ketergantungan teknologi yang mengurangi kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa dalam matematika.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana integrasi ChatGPT dengan strategi pembelajaran berbasis proyek memengaruhi perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika, khususnya apakah pendekatan tersebut dapat mengurangi ketergantungan pada jawaban instan. Selanjutnya, studi eksperimental yang melibatkan guru dengan tingkat literasi AI beragam dapat menguji efek pelatihan intensif pada kesiapan guru dalam mengelola penggunaan ChatGPT, serta dampaknya terhadap kualitas umpan balik yang diberikan kepada siswa. Akhirnya, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi siswa mengenai etika penggunaan AI dalam konteks pembelajaran matematika, untuk merumuskan pedoman etis yang dapat diadopsi oleh institusi pendidikan dalam mengoptimalkan manfaat ChatGPT sambil menjaga integritas akademik. Selain itu, penelitian longitudinal yang melacak perubahan perilaku belajar siswa selama beberapa semester dapat memberikan wawasan tentang dampak jangka panjang ketergantungan teknologi. Terakhir, studi komparatif antar negara dapat mengidentifikasi faktor budaya yang memengaruhi penerimaan dan efektivitas ChatGPT dalam pendidikan matematika, sehingga membantu penyusunan kebijakan yang kontekstual.

  1. Exploring Mathematics Teachers’ Perceptions of ChatGPT for Personalized Learning and Technology... journal.univetbantara.ac.id/index.php/absis/article/view/8148Exploring Mathematics TeachersAo Perceptions of ChatGPT for Personalized Learning and Technology journal univetbantara ac index php absis article view 8148
  2. Unveiling the potential: A systematic review of ChatGPT in transforming mathematics teaching and learning... doi.org/10.29333/ejmste/15739Unveiling the potential A systematic review of ChatGPT in transforming mathematics teaching and learning doi 10 29333 ejmste 15739
Read online
File size475.41 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test