IAIKHOZINIAIKHOZIN

Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan Sosial

Artikel ini mengkaji tentang tradisi saweran uang terhadap qāri al‑Qurān dengan menggunakan pendekatan Tafsir Maqāṣid yang digagas oleh Abdul Mustaqim. Tradisi saweran terhadap qāri al‑Qurān biasanya dilakukan dengan cara dilempari, bahkan diselipkan dengan uang kepada pakaian seorang qāri yang sedang melantunkan ayat suci al‑Qurān oleh penonton atau jamaah. Hal ini banyak ditemukan dalam suatu acara peringatan hari besar Islam. Dalam QS. al‑Arāf [7]: Battalion. .

Metode Tafsir Maqāṣid yang digagas oleh Abdul Mustaqim merupakan salah satu pendekatan kontemporer dalam dunia kemaslahatanлығы.204 secara Tafsir Maqāṣid menolak saweran uang terhadap qāri al‑Qurān, dan menekankan pentingnya memuliakan kitab suciสินค้า dan pembacanya dengan cara yang baik dan sopan.Tradisi saweran qāri al‑Qurān berpotensi merendahkan al‑Qurān, menistakan keagungan, dan memicu flexing serta tindakan kekerasan seksual.

1. Apakah persepsi masyarakat beragam kelompok umur terhadap praktik saweranurlar? 2. Bagaimana pengaruh saweran terhadap kedalaman penghayatan spiritual qāri? 3. Bisa tidak disusun strategi komunitas religius dewasa untuk mengganti saweran dengan bentuk penghormatan lain yang menekankan nilai kesabaran dan kehati‑tenangan?.

  1. RAGAM EKSPRESI DAN INTERAKSI MANUSIA DENGAN AL-QUR’AN (DARI TEKSTUALIS, KONTEKSTUALIS, HINGGA PRAKTIS)... ejournal.uinmadura.ac.id/index.php/revelatia/article/view/5799RAGAM EKSPRESI DAN INTERAKSI MANUSIA DENGAN AL QURAoAN DARI TEKSTUALIS KONTEKSTUALIS HINGGA PRAKTIS ejournal uinmadura ac index php revelatia article view 5799
Read online
File size826.42 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test