IAIKHOZINIAIKHOZIN
Jurnal Studi Islam dan SosialJurnal Studi Islam dan SosialPendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, disiplin serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Penelitian ini bertujuanonner mengetahui implementasi pembelajaran aqidah akhlak dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas VIII MTs Darul Muna, serta faktor effort sekolah. Metode kualitatif deskriptif dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa implementasi dilaksanakan dengan baik, namun faktor penghambat berupa kurangnya pemahaman materi, terbatasnya PTM, dan fasilitas sekolah memengaruhi motivasi dan disiplin. Upaya sekolah antara lain penyediaan LKS, beasiswa bagi berprestasi, contoh guru, serta adanya guru piket dan sanksi. Kesimpulan menyatakan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan sekolah dalam meningkatkan motivasi dan kedisiplinan.
Implementasi pembelajaran aqidah akhlak di MTs Darul Muna berhasil dilaksanakan dengan baik namun masih terdapat hambatan terkait pemahaman materi, terbatasnya PTM, dan fasilitas yang memadai.Faktor pendukung motivasi belajar meliputi motivasi internal, metode yang menyenangkan, dan dukungan orang tua.Untuk kedisiplinan, teladan guru dan sanksi berperan penting, sementara hambatan meliputi kurangnya motivasi internal dan pengaruh lingkungan pertemanan.Upaya sekolah dengan menyediakan LKS, beasiswa, serta guru piket turut memperkuat motivasi dan disiplin.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak penggunaan teknologi pembelajaran daring dalam meningkatkan pemahaman materi aqidah akhlak dan meminimalisir hambatan PTM. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi pengaruh program mentor juri guru di luar jam sekolah untuk meningkatkan motivasi dan disiplin jangka panjang. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat mengukur efektivitas kombinasi beasiswa dan sokongan orang tua terhadap perubahan perilaku disiplin peserta didik dalam periode enam bulan.
| File size | 198.41 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Masalah yang dianalisis meliputi faktor penyebab pernikahan dini serta dampaknyaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Masalah yang dianalisis meliputi faktor penyebab pernikahan dini serta dampaknya
IAIKHOZINIAIKHOZIN Dengan mengurai bebrapa hal diantaranya; pandangan al‑quran terhadap fenomena flexing; prinsip‑prinsip dalam bersedekah; batasan‑batasan dalam menampakkanDengan mengurai bebrapa hal diantaranya; pandangan al‑quran terhadap fenomena flexing; prinsip‑prinsip dalam bersedekah; batasan‑batasan dalam menampakkan
IAIKHOZINIAIKHOZIN Perjodohan merupakan praktik yang memiliki pre‑sejarah dalam Islam dan sering dipraktikkan masyarakat untuk menikahkan anak kepada orang yang dianggapPerjodohan merupakan praktik yang memiliki pre‑sejarah dalam Islam dan sering dipraktikkan masyarakat untuk menikahkan anak kepada orang yang dianggap
IAIKHOZINIAIKHOZIN Tentunya dalam usaha mereka untuk meramu hukum Islam tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena di dalamnya terdapat pertentangan dan perbedaan pendapat.Tentunya dalam usaha mereka untuk meramu hukum Islam tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena di dalamnya terdapat pertentangan dan perbedaan pendapat.
IAIKHOZINIAIKHOZIN Analisis data dilakukan dengan mengubah skor mentah kedalam skor Z (z-skor) dilanjutkan ke arah skor T kemudian di konversikan ke dalam kuadran Glickman.Analisis data dilakukan dengan mengubah skor mentah kedalam skor Z (z-skor) dilanjutkan ke arah skor T kemudian di konversikan ke dalam kuadran Glickman.
IAIKHOZINIAIKHOZIN PERMA berorientasi pada kesejahteraan sebagai tujuan akhir berbasis empirisme, sedangkan dalam tafsir Hamka, kesejahteraan merupakan hasil dari penghambaanPERMA berorientasi pada kesejahteraan sebagai tujuan akhir berbasis empirisme, sedangkan dalam tafsir Hamka, kesejahteraan merupakan hasil dari penghambaan
IAIKHOZINIAIKHOZIN Penelitian ini bertujuan merekonstruksi hubungan struktural antara wahyu sebagai mekanisme komunikasi, kalam Ilahi sebagai substansi kebenaran dan risalahPenelitian ini bertujuan merekonstruksi hubungan struktural antara wahyu sebagai mekanisme komunikasi, kalam Ilahi sebagai substansi kebenaran dan risalah
IAIKHOZINIAIKHOZIN Penelitian ini menunjukkan bahwa adaptasi Pondok Pesantren Assunniyyah terhadap dinamika global tidak berlangsung melalui sekularisasi, melainkan melaluiPenelitian ini menunjukkan bahwa adaptasi Pondok Pesantren Assunniyyah terhadap dinamika global tidak berlangsung melalui sekularisasi, melainkan melalui
Useful /
IAIKHOZINIAIKHOZIN Masa remaja merupakan masa yang banyak menarik perhatian karena sifat-sifat khasnya dan peranannya yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakatMasa remaja merupakan masa yang banyak menarik perhatian karena sifat-sifat khasnya dan peranannya yang menentukan dalam kehidupan individu dalam masyarakat
IAIKHOZINIAIKHOZIN Sebagai contoh, studi keislaman di Indonesia semakin mengeksplorasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan dengan menggunakan metode ilmu sosial. AgarSebagai contoh, studi keislaman di Indonesia semakin mengeksplorasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan dengan menggunakan metode ilmu sosial. Agar
IAIKHOZINIAIKHOZIN Ontologi menerangkan hakikat dari segala yang ada. Dalam kajian ontologi manusia bukan hanya memahami secara manusia aktual saja namun dari segi esensi/hakikatOntologi menerangkan hakikat dari segala yang ada. Dalam kajian ontologi manusia bukan hanya memahami secara manusia aktual saja namun dari segi esensi/hakikat
IAIKHOZINIAIKHOZIN Secara teoretis, eksklusivisme keagamaan di Indonesia bukan sekadar perbedaan tafsir, melainkan alat kontrol bagi kelompok dominan untuk menetapkan standarSecara teoretis, eksklusivisme keagamaan di Indonesia bukan sekadar perbedaan tafsir, melainkan alat kontrol bagi kelompok dominan untuk menetapkan standar