UNSIKAUNSIKA
Jurnal Ilmiah Hukum DE'JURE: Kajian Ilmiah HukumJurnal Ilmiah Hukum DE'JURE: Kajian Ilmiah HukumWilayah kepulauan yang terdiri dari beberapa kepulauan pesisir dan dua negara kepulauan di wilayah Asia Tenggara dalam memperjuangkan konsep Archipelagic State Principle yaitu Indonesia dan Filipina. Dalam penerapan Archipelagic State Principle perlu untuk mempertimbangkan keadaan khusus dari negara tersebut yang tidak hanya berfokus pada faktor geografis, tetapi juga yang karakteristik alam dan khususnya latar belakang sejarah. Metode penulisan dalam penelitian ini dengan tipe penelitian normatif dan pendekatan statute approach dan historis approach dengan menelaah dasar ontologis dari travaux preparatoire Archipelagic principle. Hasil dalam penulisan ini bahwa Archipelagic State Principle yang diperjuangkan oleh negara kepulauan tersebut pada hakikatnya merupakan penerapan prinsip garis pangkal lurus pada negara kepulauan, meskipun prinsip ini berdasarkan hukum internasional hanya berlaku pada negara kepulauan dan negara pantai.
Sebagian besar negara peserta konferensi memperlihatkan tidak adanya kesepakatan sama sekali tentang ukuran lebar laut territorial.Konferensi Den Haag tahun 1930 tentang Laut Territorial satu hal jelas yaitu bahwa mengakhiri pendapat bahwa 3 (tiga) mil merupakan ukuran lebar laut territorial yang diterima secara umum.Perkembangan hukum laut internasional sesudah tahun 1930 menunjukkan bahwa rancangan pasal-pasal atau naskah konvensi dihasilkan oleh Konferensi Kodiifikasi Den Haag Tahun 1930 itu ternyata mempunyai pengaruh yang jauh lebih besar walaupun ketentuan-ketentuan itu bukan merupakan konvensi resmi.Pengaruh Konferensi Kodifikasi Den Haag tentang Laut Territorial atas perkembangan hukum laut internasional kemudian tidak hanya terbatas pada persoalan-persoalan yang telah menemukan bentuknya yang jelas dalam rancangan pasal-pasal yang selesai dikerjakan melainkan juga tentang sagi-segi tehnis yang dirumuskan dalam pasal-pasal.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang bagaimana penerapan Archipelagic State Principle dalam konteks negara kepulauan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Filipina. Kedua, penelitian tentang bagaimana negara-negara kepulauan tersebut dapat mempertahankan dan melindungi keutuhan negara secara politis, ekonomi, dan hankamas melalui penerapan Archipelagic State Principle. Ketiga, penelitian tentang bagaimana negara-negara kepulauan dapat mengembangkan rezim hukum bagi negara kepulauan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka.
| File size | 368.28 KB |
| Pages | 24 |
| DMCA | Report |
Related /
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Konstitusi berperan sebagai pilar stabilitas politik dan hukum dengan menyediakan kerangka kerja untuk pemerintahan dan hukum, menetapkan batasan dan tanggungKonstitusi berperan sebagai pilar stabilitas politik dan hukum dengan menyediakan kerangka kerja untuk pemerintahan dan hukum, menetapkan batasan dan tanggung
ARIPAFIARIPAFI Proses islamisasi berlangsung bertahap, bermula dari pelabuhan-pelabuhan penting seperti Samudera Pasai, Malaka, dan Gresik, dengan dukungan para eliteProses islamisasi berlangsung bertahap, bermula dari pelabuhan-pelabuhan penting seperti Samudera Pasai, Malaka, dan Gresik, dengan dukungan para elite
UNPARUNPAR Penelitian ini meninjau kembali teori BoT dalam konteks Asia Tenggara melalui analisis komparatif empiris yang terstruktur dari sepuluh negara antara tahunPenelitian ini meninjau kembali teori BoT dalam konteks Asia Tenggara melalui analisis komparatif empiris yang terstruktur dari sepuluh negara antara tahun
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Dari Tes Proximat Baruasa, kandungan gonad teripang 10% dengan 10g tepung daun moringa, diperoleh bahwa kandungan gizi baruasa per 100g, Karbohidrat 45,53,Dari Tes Proximat Baruasa, kandungan gonad teripang 10% dengan 10g tepung daun moringa, diperoleh bahwa kandungan gizi baruasa per 100g, Karbohidrat 45,53,
UMMUMM Implementasi maqâshid al‑sharia ditinjau dalam kerangka tujuan utama Sharia: melindungi agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Penelitian ini menemukanImplementasi maqâshid al‑sharia ditinjau dalam kerangka tujuan utama Sharia: melindungi agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Penelitian ini menemukan
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang kondisi kualitas air sungai di kota-kota utama Asia Tenggara serta mengidentifikasi faktor‑faktorPenelitian ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang kondisi kualitas air sungai di kota-kota utama Asia Tenggara serta mengidentifikasi faktor‑faktor
BINUSBINUS Mengacu pada literatur yang dikumpulkan dari basis data Scopus melalui kata kunci bisnis keluarga, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura, penelitianMengacu pada literatur yang dikumpulkan dari basis data Scopus melalui kata kunci bisnis keluarga, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura, penelitian
UNEJUNEJ The most common right recognized in human rights decisions that have ruled against anti-homosexual criminal laws has been the right of personal privacy.The most common right recognized in human rights decisions that have ruled against anti-homosexual criminal laws has been the right of personal privacy.
Useful /
UNSIKAUNSIKA Dari segi keilmuan, rasionalitas dogmatika hukum dijelaskan oleh teori hukum dan rasionalitas teori hukum dijelaskan oleh filsafat hukum, sehingga kedudukanDari segi keilmuan, rasionalitas dogmatika hukum dijelaskan oleh teori hukum dan rasionalitas teori hukum dijelaskan oleh filsafat hukum, sehingga kedudukan
KKPKKP homarus dan 42 P. ornatus yang dikumpulkan di 6 dan 5 pelabuhan penangkap ikan di Indonesia, masing‑masing, disekuensing. Urutan homolog dari Samudrahomarus dan 42 P. ornatus yang dikumpulkan di 6 dan 5 pelabuhan penangkap ikan di Indonesia, masing‑masing, disekuensing. Urutan homolog dari Samudra
MARANATHAMARANATHA Kelompok I kontrol normal (pakan standar), kelompok II, III, dan IV diberi ekstrak etanol daun Afrika dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB,Kelompok I kontrol normal (pakan standar), kelompok II, III, dan IV diberi ekstrak etanol daun Afrika dosis 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB, dan 400 mg/kgBB,
MARANATHAMARANATHA Adenokarsinoma prostat adalah kanker kedua tersering dan penyebab kematian ke enam terbanyak terkait kanker pada pria di seluruh dunia. Hubungan risikoAdenokarsinoma prostat adalah kanker kedua tersering dan penyebab kematian ke enam terbanyak terkait kanker pada pria di seluruh dunia. Hubungan risiko