DIALEKSDIALEKS

Jurnal Pembelajaran Bahasa dan SastraJurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk diskursus dalam rekaman suara Linda pada berita tragedi pembunuhan dan kematian Vina Cirebon, faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan diskursus, bentuk bahasa forensik yang digunakan, serta relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2025 dengan objek penelitian berupa rekaman suara Linda yang diperoleh melalui media sosial YouTube. Populasi penelitian adalah seluruh tuturan yang terdapat dalam rekaman suara Linda, sedangkan sampel penelitian berupa tuturan yang mengandung unsur diskursus forensik. Analisis dataolor menggunakan pendekatan analisis diskursus forensik menurut Coulthard dan Johnson yang difokuskan pada pilihan kata, struktur ujaran, pola kebahasaan, serta konteks sosial dan emosional penutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskursus dalam rekaman suara Linda terdiri atas diskursus naratif, penyangkalan, pembelaan diri, dan ekspresi emosional.

Penelitian ini menunjukkan bahwa rekaman suara Linda mengandung beberapa bentuk diskursus forensik—penyangkalan, narasi kejadian, pembelaan diri, dan ekspresi emosional—yang menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya menyampaikan informasi tetapi juga keadaan psikologis, hubungan sosial, dan posisi personeel dalam peristiwa.Penggunaan diskursus dipengaruhi oleh faktor emosional, situasi bicara, pengalaman penutur, dan hubungan sosial, yang memengaruhi pilihan informasi, struktur pembicaraan, dan penyampaian pengalaman terkait kejadian.Bentuk bahasa forensik yang teridentifikasi meliputi pengulangan kata dan frasa, pengucapan vokal yang direnggangkan, unsur pra­linguistik, dan gangguan kefluen.

Berdasarkan temuan penelitian ini, penelitian lanjutan dapat memperluas lingkup data dengan mencatat rekaman suara dariνώ berbagai situasi serupa untuk memperoleh representativitas yang lebih luas terhadap bentuk diskursus forensik. Selanjutnya, integrasi observasi langsung terhadap penutur dapat memberikan wawasan tambahan tentang perilaku nonverbal yang tidak terlihat dalam rekaman, sehingga memperkaya analisis prosodik. Penelitian di masa mendatang juga dapat mengeksplorasi model prediktif yang memetakan ekspresi emosional berdasarkan pola pengulangan dan kelanjutan vokal, guna mengembangkan alat otomatis yang dapat mendeteksi tekanan emosional dalam percakapan hukum. Selain itu, studi tentang dampak penggunaan rekaman suara sebagai materi pembelajaran terhadap pemahaman mendengarkan dan menulis siswa dapat mengukur efektivitas pendekatan kontekstual dalam kurikulum bahasa Indonesia. Akhirnya, peneliti dapat mengkaji perbandingan antara bahasa Indonesia dan bahasa lain dalam konstelasi diskursus forensik untuk memperluas pemahaman lintas budaya tentang bahasa dalam konteks kriminologi.

Read online
File size416.5 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test