PKKBPKKB
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanGenitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanPelayanan kesehatan prakonsepsi merupakan upaya penting dalam meningkatkan kesiapan kesehatan calon ibu dan mencegah anemia, kekurangan energi kronik, serta stunting. Namun, implementasinya di tingkat masyarakat masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi kesehatan, terbatasnya kapasitas kader, belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital, serta belum terintegrasinya potensi ekonomi kreatif dan kearifan lokal sebagai media promosi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pelayanan kesehatan prakonsepsi melalui penguatan kader, pemanfaatan pangan lokal, inovasi ekonomi kreatif berbasis batik, dan pengembangan media digital di Kalurahan Wukirsari. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan kader, edukasi gizi, skrining wanita usia subur, pendampingan kelompok batik, pengembangan Website BUHASI, serta monitoring dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas kader dalam pelayanan prakonsepsi, terbentuknya Gerakan Sadar Gizi Prakonsepsi, tersedianya Website BUHASI sebagai media edukasi dan pencatatan kesehatan, tersusunnya standar operasional prosedur Kelompok Batik Berkah Lestari, penerapan ergonomi dan keselamatan kerja, pengembangan motif batik bertema prakonsepsi, serta peningkatan kemampuan pemasaran digital kelompok usaha. Integrasi penguatan kader, teknologi digital, pemanfaatan pangan lokal, dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan pelayanan kesehatan prakonsepsi berbasis komunitas.
Program pemberdayaan prakonsepsi di Kalurahan Wukirsari berhasil mengintegrasikan kesehatan prakonsepsi, penguatan kapasitas kelompok, inovasi ekonomi kreatif berbasis batik, serta pemanfaatan pangan lokal dan teknologi digital, sehingga meningkatkan kapasitas masyarakat dan keberlanjutan program.Keberhasilan terlihat dari peningkatan pengetahuan tentang ergonomi dan keselamatan kerja, penyusunan SOP batik, serta peningkatan kemampuan pemasaran digital.Diperlukan komitmen berkelanjutan dari pemerintah, puskesmas, perguruan tinggi, dan masyarakat serta replikasi model ini di wilayah lain dengan sumber daya lokal serupa.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara kuantitatif dampak jangka panjang intervensi pemberdayaan prakonsepsi terhadap status gizi dan angka kejadian anemia pada wanita usia subur di wilayah dengan karakteristik sosial‑ekonomi berbeda, sehingga dapat menggeneralisasi efektivitas model tersebut. Selain itu, studi komparatif antara penggunaan motif batik bertema prakonsepsi dengan media digital konvensional dapat mengidentifikasi strategi komunikasi kesehatan yang paling efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan partisipasi masyarakat. Terakhir, penelitian aksi‑partisipatif yang melibatkan pengembangan platform digital berbasis komunitas untuk pencatatan dan monitoring layanan prakonsepsi dapat menilai keterpaduan teknologi dengan praktik lapangan serta mengungkap tantangan implementasi serta solusi yang berkelanjutan. Penelitian juga dapat memetakan faktor-faktor sosial dan budaya yang mempengaruhi adopsi teknologi digital oleh kader kesehatan, sehingga dapat merancang pelatihan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, evaluasi biaya‑manfaat dari integrasi ekonomi kreatif dalam program prakonsepsi akan memberikan informasi penting bagi pembuat kebijakan dalam alokasi sumber daya. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, peneliti dapat memperkuat bukti ilmiah mengenai integrasi ekonomi kreatif, kearifan lokal, dan teknologi digital dalam program kesehatan masyarakat.
| File size | 544.92 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PKKBPKKB Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui demonstrasi pembuatan nugget tempe sebagaiKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui demonstrasi pembuatan nugget tempe sebagai
PKKBPKKB Metode kegiatan dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan melalui sosialisasi yang terbagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evakuasi. KegiatanMetode kegiatan dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan melalui sosialisasi yang terbagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evakuasi. Kegiatan
PKKBPKKB Kondisi ini dapat menyebabkan mudah lelah, pusing, penurunan konsentrasi, menurunnya daya tahan tubuh, serta berdampak pada produktivitas akademik danKondisi ini dapat menyebabkan mudah lelah, pusing, penurunan konsentrasi, menurunnya daya tahan tubuh, serta berdampak pada produktivitas akademik dan
PKKBPKKB Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki tingkat kepatuhan tinggi, yaitu sebanyak 14 orang (63%), diikuti kepatuhan sedang sebanyak 7 orangHasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki tingkat kepatuhan tinggi, yaitu sebanyak 14 orang (63%), diikuti kepatuhan sedang sebanyak 7 orang
PKKBPKKB Namun, pelaksanaan edukasi kesehatan selama ini masih dilakukan secara lisan tanpa dukungan media berbasis teknologi, sehingga informasi yang disampaikanNamun, pelaksanaan edukasi kesehatan selama ini masih dilakukan secara lisan tanpa dukungan media berbasis teknologi, sehingga informasi yang disampaikan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan program pengabdian kepada masyarakat yang fokus pada edukasi stunting dan gizi seimbang serta pemberianKegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan program pengabdian kepada masyarakat yang fokus pada edukasi stunting dan gizi seimbang serta pemberian
MAHARDIKAMAHARDIKA Metode: Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 66 ibu dengan balita usia 6–24 bulan yang dipilih secara simple randomMetode: Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 66 ibu dengan balita usia 6–24 bulan yang dipilih secara simple random
CERICCERIC Peran keluarga sangat penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalamanPeran keluarga sangat penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman
Useful /
PKKBPKKB Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pertama, tahap persiapan, diinisiasi dengan melakukan profiling masalah kesehatan,Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pertama, tahap persiapan, diinisiasi dengan melakukan profiling masalah kesehatan,
PKKBPKKB Berdasarkan hasil penyuluhan mengenai pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada anak, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuanBerdasarkan hasil penyuluhan mengenai pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada anak, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan
CERICCERIC Alasan lansia di panti digambarkan dengan tema keinginan personal dan kelemahan struktur kekuatan keluarga. Masalah yang dialami lansia digambarkan denganAlasan lansia di panti digambarkan dengan tema keinginan personal dan kelemahan struktur kekuatan keluarga. Masalah yang dialami lansia digambarkan dengan
CERICCERIC Disarankan kepada perawat agar dapat melakukan pijat menggunakan VCO, sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam intervensi pencegahan lukaDisarankan kepada perawat agar dapat melakukan pijat menggunakan VCO, sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan dalam intervensi pencegahan luka