UWIKAUWIKA

Anggapa Journal- Building design and architecture management studiesAnggapa Journal- Building design and architecture management studies

Ruas Jalan Wiyung–Babatan di Kota Surabaya merupakan salah satu koridor penting yang menghubungkan Kecamatan Wiyung dengan Kabupaten Gresik serta memiliki tingkat mobilitas lalu lintas yang cukup tinggi. Peningkatan aktivitas kawasan permukiman dan ekonomi di wilayah tersebut berpotensi menimbulkan permasalahan lalu lintas berupa kemacetan dan penurunan kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas Jalan Wiyung–Babatan berdasarkan volume lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan jalan.

Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan terhadap kinerja ruas Jalan Wiyung–Babatan di Kota Surabaya, dapat disimpulkan bahwa kondisi arus lalu lintas pada jam puncak sore hari menunjukkan tingkat kepadatan yang cukup tinggi.Volume arus lalu lintas (Q) yang diperoleh pada arah Wiyung–Babatan sebesar 2224,20 smp/jam, sedangkan arah Babatan–Wiyung sebesar 1677,05 smp/jam.Berdasarkan hasil analisis menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia, diperoleh kapasitas jalan (C) sebesar 3248,04 smp/jam.Nilai derajat kejenuhan (DS) untuk arah Wiyung–Babatan adalah 0,68 dan untuk arah Babatan–Wiyung sebesar 0,52.Berdasarkan nilai derajat kejenuhan tersebut, tingkat pelayanan (Level of Service) ruas Jalan Wiyung–Babatan berada pada kategori C.Kondisi ini menunjukkan bahwa arus lalu lintas masih dalam kondisi stabil, namun kecepatan dan pergerakan kendaraan mulai dipengaruhi oleh kondisi lalu lintas, sehingga pengemudi memiliki keterbatasan dalam memilih kecepatan.Secara umum, ruas jalan ini masih mampu menampung arus kendaraan, namun memerlukan pengelolaan lalu lintas yang baik untuk menjaga kinerjanya agar tidak menurun di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ruas jalan, seperti kondisi geometrik jalan, perilaku pengemudi, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kinerja jalan. Kedua, penelitian ini dapat dikembangkan dengan melakukan analisis lebih lanjut tentang dampak peningkatan aktivitas kawasan permukiman dan ekonomi terhadap kinerja ruas jalan. Ketiga, penelitian ini juga dapat dilanjutkan dengan melakukan simulasi dan permodelan untuk memprediksi kinerja ruas jalan di masa mendatang, serta mengembangkan strategi pengelolaan lalu lintas yang lebih efektif.

  1. Analisis Kinerja Ruas Jalan Pattimura Kota Metro | Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP). analisis... snip.eng.unila.ac.id/ojs/index.php/snip/article/view/248Analisis Kinerja Ruas Jalan Pattimura Kota Metro Seminar Nasional Insinyur Profesional SNIP analisis snip eng unila ac ojs index php snip article view 248
Read online
File size568.38 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test