UNUBLITARUNUBLITAR

Briliant: Jurnal Riset dan KonseptualBriliant: Jurnal Riset dan Konseptual

Ketersediaan infrastruktur jalan yang andal merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas transportasi dan mobilitas di kawasan pendidikan. Jalan kampus sebagai prasarana pendukung kegiatan akademik dituntut mampu memberikan tingkat pelayanan yang optimal seiring dengan meningkatnya volume dan beban lalu lintas. Peningkatan beban lalu lintas pada jalan kampus Politeknik Negeri Lampung belum diimbangi dengan kondisi infrastruktur jalan yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kasus perencanaan desain tebal perkerasan lentur (flexible pavement) guna mendukung peningkatan tingkat pelayanan jalan di Kampus Politeknik Negeri Lampung. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Utama Politeknik Negeri Lampung dengan pelaksanaan survei pada Hari Senin sampai Kamis selama 6 jam/hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain struktur perkerasan lentur yang direkomendasikan berdasarkan MDPJ 2024 untuk umur rencana 20 tahun adalah AC-WC tebal 60 mm, Lapis Fondasi Agregat Kelas A tebal 200 mm, dan Lapis Fondasi Agregat Kelas B tebal 150 mm, dengan nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,345 berada pada kategori arus stabil, tetapi kecepatan kendaraan mulai mengalami penurunan.

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kondisi eksisting jalan Kampus Politeknik Negeri Lampung belum memenuhi standar ketebalan perkerasan berdasarkan MDPJ 2024, hal ini ditunjukkan oleh hasil core drill yang belum memenuhi standar ketebalan perkerasan jalan lentur.Nilai beban sumbu standar (CESA) yang diperoleh berada di bawah 2 juta CESA yaitu CESA4 sebesar 110.Dari hasil perhitungan CESA diperoleh desain perkerasan lentur yang direkomendasikan berdasarkan MDPJ 2024 untuk umur rencana 20 tahun adalah AC-WC tebal 60 mm, Lapis Fondasi Agregat Kelas A tebal 200 mm, dan Lapis Fondasi Agregat Kelas B tebal 150 mm.Tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS) dengan nilai derajat kejenuhan (DJ) sebesar 0,345 berada pada kategori arus stabil, tetapi kecepatan kendaraan mulai mengalami penurunan.Perencanaan desain perkerasan lentur (flexible pavement) ini diharapkan mampu meningkatkan tingkat pelayanan dan umur perkerasan jalan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di lingkungan kampus Politeknik Negeri Lampung. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh jenis material perkerasan terhadap kinerja jalan dalam jangka panjang, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti iklim dan lalu lintas yang bervariasi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa material yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi lingkungan dan beban lalu lintas yang ada, sehingga dapat memperpanjang umur perkerasan jalan dan mengurangi biaya perawatan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pemantauan kondisi jalan secara otomatis, menggunakan sensor dan teknologi IoT (Internet of Things). Sistem ini dapat memberikan data real-time mengenai kondisi perkerasan, seperti retak, lubang, dan deformasi, sehingga memungkinkan pihak pengelola jalan untuk melakukan tindakan perbaikan secara cepat dan tepat sasaran. Ketiga, perlu dilakukan analisis mengenai dampak penggunaan material daur ulang, seperti aspal karet dan agregat daur ulang, terhadap kinerja dan keberlanjutan perkerasan jalan. Penggunaan material daur ulang dapat mengurangi limbah konstruksi dan mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang terbatas, sehingga berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

  1. Perencanaan Desain Tebal Perkerasan Jalan Lentur (Flexible Pavement) Untuk Mendukung Tingkat Pelayanan... jurnal.unublitar.ac.id/index.php/briliant/article/view/2389Perencanaan Desain Tebal Perkerasan Jalan Lentur Flexible Pavement Untuk Mendukung Tingkat Pelayanan jurnal unublitar ac index php briliant article view 2389
Read online
File size557.62 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test