UNUBLITARUNUBLITAR
Journal of Science NusantaraJournal of Science NusantaraSaluran drainase merupakan salah satu infrastruktur pelengkap yang berperan penting dalam mendukung sistem tata air pada kawasan permukiman. Di Perumahan BTN Asabri Gedog, Kota Blitar, genangan air masih kerap terjadi saat musim hujan, menandakan adanya ketidakseimbangan antara kapasitas saluran dan debit limpasan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sistem drainase eksisting pada kawasan tersebut, khususnya dalam meninjau kesesuaian kapasitas saluran terhadap debit air hujan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan data curah hujan selama 10 tahun terakhir serta data geometri saluran di lapangan. Dalam analisis hidrologi, distribusi Gumbel digunakan untuk menentukan curah hujan rencana, sedangkan debit limpasan dihitung menggunakan metode Rasional. Analisis hidraulika dilakukan dengan membandingkan kapasitas saluran eksisting (QS) dengan debit rencana (QR) menggunakan kriteria QS ≥ QR. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa saluran di kawasan BTN Asabri tidak mampu menampung debit rencana untuk periode ulang 5 dan 10 tahun, namun masih aman untuk periode ulang 2 tahun. Untuk periode ulang 2 tahun, 5 tahun dan 10 tahun tidak aman yang mana nilai QS ≤ QR. Dimensi saluran yang di rencana ulang yaitu Saluran P Kiri dengan lebar saluran dan tinggi saluran rencana ulang 0.7 m dan 1 m, Saluran P Kiri lebar saluran dan tinggi saluran rencana ulang 0.7 m dan 1 m, Saluran Kanan lebar saluran dan tinggi saluran rencana ulang 0.7 m dan 1 m. Untuk Saluran S1 Blok N, S2 Blok O, S3 Blok S, S4 Blok U dengan lebar saluran dan tinggi saluran rencana ulang 0.45 m dan 1 m. Hasil dari perbandingan Nilai QS(Rencana Ulang) dan QR berdasarkan syarat yaitu QS ≥ QR, menunjukan Saluran yang berada pada BTN ASABRI Gedog Kota Blitar dapat menampung debit rencana pada periode 2, 5, dan 10 tahun.
Berdasarkan hasil analisis hidrologi dan hidraulika terhadap sistem drainase di Perumahan BTN Asabri Gedog Kota Blitar, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar saluran drainase eksisting tidak mampu menampung debit limpasan air hujan pada periode ulang 2, 5, dan 10 tahun, yang ditunjukkan oleh nilai kapasitas saluran (QS) yang lebih kecil dari debit rencana (QR).Kondisi ini disebabkan oleh dimensi saluran yang tidak memadai dan kurangnya pemeliharaan yang menyebabkan penyempitan penampang akibat sedimentasi.Penelitian ini memberikan solusi teknis berupa perencanaan ulang dimensi saluran berdasarkan segmentasi per blok perumahan, sehingga lebih adaptif terhadap kondisi lokal.Setelah dilakukan perencanaan ulang, seluruh saluran yang dianalisis telah memenuhi syarat QS ≥ QR untuk semua periode ulang, sehingga dapat dikatakan bahwa perencanaan ulang berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem drainase di kawasan tersebut.
Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan wilayah analisis untuk mencakup seluruh jaringan drainase di kawasan Perumahan BTN Asabri secara menyeluruh, termasuk saluran sekunder dan primer. Selain itu, pemodelan hidrologi dan hidraulika dapat dikembangkan menggunakan perangkat lunak simulasi berbasis GIS atau HEC-RAS versi terbaru yang mendukung integrasi spasial, sehingga mampu memperhitungkan variabilitas topografi dan tata guna lahan secara lebih akurat. Selanjutnya, perlu dilakukan studi mengenai pengaruh vegetasi dan area terbuka hijau terhadap pengurangan limpasan air hujan di kawasan perumahan, dengan tujuan untuk mengintegrasikan solusi berbasis alam (nature-based solutions) dalam sistem drainase. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem peringatan dini banjir berbasis sensor dan pemantauan real-time, yang dapat memberikan informasi cepat dan akurat kepada masyarakat terkait potensi terjadinya genangan air, sehingga dapat mengurangi risiko kerugian dan dampak negatif lainnya.
| File size | 455.43 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Berdasarkan hasil analisa dapat diambil kesimpulan mengenai jaringan distribusi air bersih hippam yang berada di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu memilikiBerdasarkan hasil analisa dapat diambil kesimpulan mengenai jaringan distribusi air bersih hippam yang berada di Desa Pungpungan Kecamatan Kalitidu memiliki
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 faktor risiko yang mempengaruhi dalam Pembangunan jalan rigid dan terdapat 10 faktor risiko yang palingHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 faktor risiko yang mempengaruhi dalam Pembangunan jalan rigid dan terdapat 10 faktor risiko yang paling
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi pertama, volume lalu lintas pada jam puncak adalah 1. 289,50 skr/jam, sementara kapasitasnya adalah 2. 371,62Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi pertama, volume lalu lintas pada jam puncak adalah 1. 289,50 skr/jam, sementara kapasitasnya adalah 2. 371,62
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Dampaknya berupa cedera berat, kematian pekerja, proyek terlambat, dan kerusakan asset. Kontrol pencegahan meliputi pemantauan cuaca, pemeriksaan kesehatanDampaknya berupa cedera berat, kematian pekerja, proyek terlambat, dan kerusakan asset. Kontrol pencegahan meliputi pemantauan cuaca, pemeriksaan kesehatan
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Sedimentasi yang terjadi pada Waduk Pacal disebabkan oleh rusaknya area tangkapan air, adanya akar dan batang kayu yang mengendap di dasar waduk, sertaSedimentasi yang terjadi pada Waduk Pacal disebabkan oleh rusaknya area tangkapan air, adanya akar dan batang kayu yang mengendap di dasar waduk, serta
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Dari pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya dapat ditarik beberapa kesimpulan yang nantinya dapat digunakan dalam pengembangan kinerja danDari pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya dapat ditarik beberapa kesimpulan yang nantinya dapat digunakan dalam pengembangan kinerja dan
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Teknis pengambilan utama dari Sungai Bengawan Solo menggunakan pompa 700 kubik/jam per lajur pipa, dengan memanfaatkan Avfour Laren dan Embung Mati sebagaiTeknis pengambilan utama dari Sungai Bengawan Solo menggunakan pompa 700 kubik/jam per lajur pipa, dengan memanfaatkan Avfour Laren dan Embung Mati sebagai
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Sudirman Bojonegoro melebihi kapasitas resapan tanah sehingga terjadi genangan air. Perencanaan ulang dengan memperbesar diameter pipa, mengurangi jarakSudirman Bojonegoro melebihi kapasitas resapan tanah sehingga terjadi genangan air. Perencanaan ulang dengan memperbesar diameter pipa, mengurangi jarak
Useful /
UNUBLITARUNUBLITAR Subjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa aktif Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Angkatan 2022. TeknikSubjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa aktif Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang Angkatan 2022. Teknik
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Hasil analisis regresi berganda diperoleh koefisien regresi sebesar 0,185 (F=12,108;sig 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa program K3 dan DisiplinHasil analisis regresi berganda diperoleh koefisien regresi sebesar 0,185 (F=12,108;sig 0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa program K3 dan Disiplin
UPN VeteranUPN Veteran Program ini menjadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas program Gendis terhadapProgram ini menjadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas program Gendis terhadap
169169 Adapun metode yang digunakan untuk membedah figur Ma Ayu yaitu dengan menggunakan pendekatan kemanusiaan (humanitarian approach for social documentary).Adapun metode yang digunakan untuk membedah figur Ma Ayu yaitu dengan menggunakan pendekatan kemanusiaan (humanitarian approach for social documentary).