UPSUPS

Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang Teknik

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisa kombinasi postur tubuh pekerja pada pewarnaan batik colet menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) sehinggga dapat mengantisipasi cidera dan rasa sakit. Metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) merupakan metode ergonomi yang digunakan untuk menginvestigasi dan mengevaluasi posisi kerja dari tubuh bagian atas. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 3 kombinasi pewarnaan colet pada jangkauan tangan dekat, tengah dan jauh yaitu : posisi postur menggunakan meja rendah dengan posisi tubuh setengah berdiri didapatkan skor akhir ketiganya adalah 7. Posisi postur menggunakan meja tinggi dengan posisi tubuh berdiri didapatkan skor akhir adalah 4, 3 dan 7, dan postur yang terbaik untuk mengantisipasi cidera dan rasa sakit yaitu pada posisi postur kerja menggunakan meja rendah dengan posisi tubuh duduk dengan skor akhir adalah 3,6 dan 5. Postur kerja pewarnaan colet terbaik menggunakan Meja Rendah dan duduk (jangkauan tangan pendek) memiliki tingkat resiko sedang dengan tindakan Perlu investigasi lebih lanjut, mungkin diperlukan adanya perubahan untuk perbaikan sikap kerja.

Berdasarkan analisa pengukuran RULA yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.1) Skor akhir RULA untuk posisi postur menggunakan meja rendah dan posisi tubuh setengah berdiri jangkauan tangan pendek, tengah dan jauh ketiganya yaitu 7 dengan tingkat resiko tinggi, sehingga diperlukan adanya investigasi dan perbaikan secepat mungkin.2) Skor akhir RULA untuk posisi postur menggunakan meja tinggi dan posisi tubuh berdiri jangkauan pendek dan tengah yaitu 4 dan 3 (tingkat resiko sedang), jangkauan tangan jauh yaitu 7 (tingkat resiko tinggi), sehingga perlu investigasi lebih lanjut, mungkin diperlukan adanya perubahan untuk perbaikan sikap kerja/secepat mungkin.3) Skor akhir RULA untuk posisi postur menggunakan meja rendah dan posisi tubuh duduk jangkauan pendek, tengah dan jauh yaitu 3, 6 dan 5 dengan tingkat resiko sedang, sehingga perlu investigasi lebih lanjut, mungkin diperlukan adanya perubahan untuk perbaikan sikap kerja/segera.4) Analisa pengukuran RULA menunjukkan bahwa posisi postur dengan meja rendah pada posisi tubuh duduk merupakan posisi proses pewarnaan batik colet yang baik yang bisa mengantisipasi cidera dan rasa sakit bagi pekerja pewarnaan batik colet.5) Kombinasi sikap / postur tubuh pada pewarnaan batik colet yang memiliki tingkat keluhan rendah untuk mengantisipasi cidera dan rasa sakit (pada posisi tubuh bagian atas) yaitu pada posisi tubuh dengan jangkauan tangan pendek.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi postur kerja pada pewarnaan batik colet, seperti jenis pewarna yang digunakan, desain alat pewarna, dan kondisi lingkungan kerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi ergonomi yang efektif untuk mengurangi risiko cidera muskuloskeletal pada pekerja batik colet, misalnya dengan merancang meja dan kursi yang dapat disesuaikan, menyediakan pelatihan postur kerja yang benar, atau menerapkan rotasi pekerjaan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi baru, seperti robot atau otomatisasi, terhadap postur kerja dan kesehatan pekerja batik colet, serta bagaimana teknologi tersebut dapat diintegrasikan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih ergonomis dan produktif.

  1. ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA MESIN PEMBELAH KAYU DI INDUSTRI MEBEL SUPRI MENGGUNAKAN METODE RULA | Jurnal... doi.org/10.31004/jutin.v2i2.447ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA MESIN PEMBELAH KAYU DI INDUSTRI MEBEL SUPRI MENGGUNAKAN METODE RULA Jurnal doi 10 31004 jutin v2i2 447
Read online
File size930.79 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test