UNUBLITARUNUBLITAR
Journal of Science NusantaraJournal of Science NusantaraPola penggunaan jalan di Kecamatan Wonotirto menunjukkan dinamika signifikan yang dipengaruhi oleh sebaran pusat kegiatan masyarakat dan kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi pusat kegiatan dan pengaruh kinerja jalan untuk pengembangan wilayah. Wonotirto didominasi oleh hutan (42,024%) dan tegal (42,688%), dengan permukiman yang relatif kecil (7,726%), menunjukkan karakteristik pedesaan yang agraris. Terdapat 74 pusat kegiatan masyarakat (layanan publik, pendidikan, ekonomi, keagamaan) yang penting untuk analisis geospasial guna perencanaan pembangunan yang efisien. Mobilitas di Jalan Raya Pantai Tambakrejo periode 1-7 Mei 2024 menunjukkan lalu lintas optimal meski volume memuncak pada Minggu sore (202,20 smp/jam) karena kapasitas jalan tinggi (1.314,79 smp/jam) dan derajat kejenuhan rendah (0,1538). Hari libur memperlihatkan peningkatan volume lalu lintas (2.337,30 smp/jam), hambatan samping (1.623,90), dan derajat kejenuhan (1,7777) dibandingkan hari efektif, namun tingkat pelayanan jalan tetap pada kategori A (arus bebas dan lancar).
Kecamatan Wonotirto didominasi oleh wilayah agraris dan hutan, dengan area permukiman yang relatif kecil, mencerminkan karakteristik pedesaan yang kuat.Keberadaan 74 pusat kegiatan masyarakat di Wonotirto sangat penting untuk perencanaan pembangunan yang efisien dan merata.Analisis mobilitas di Jalan Raya Pantai Tambakrejo menunjukkan kinerja jalan yang optimal dan lalu lintas yang lancar, bahkan pada puncak volume, berkat kapasitas jalan yang tinggi dan derajat kejenuhan yang rendah.
Berdasarkan temuan penelitian, fokus perbaikan infrastruktur seharusnya beralih ke pengelolaan titik antrean, bukan pelebaran jalan. Pertama, optimalisasi sistem tiket masuk Pantai Tambakrejo melalui penambahan loket, digitalisasi pembayaran, dan pengembangan sistem tiket online dapat mempercepat transaksi. Kedua, manajemen lalu lintas yang efektif pada jam puncak, khususnya Minggu sore, dengan penempatan petugas untuk mengatur alur kendaraan dan merekayasa jalur antrean, dapat mengurangi kemacetan. Ketiga, pemantauan volume lalu lintas secara berkala diperlukan untuk mengantisipasi pertumbuhan pariwisata, dan pertimbangan pelebaran jalan baru diperlukan jika derajat kejenuhan meningkat signifikan. Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas optimalisasi sistem tiket, manajemen lalu lintas, dan pemantauan jangka panjang untuk mendukung peningkatan ekonomi Desa Tambakrejo dan Kabupaten Blitar.
| File size | 423.21 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUBLITARUNUBLITAR Metode analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 yang dikombinasikan dengan pendekatan sistem informasi geografis. PengambilanMetode analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 yang dikombinasikan dengan pendekatan sistem informasi geografis. Pengambilan
JAYABAYAJAYABAYA TISI adalah platform digital yang melayani sektor keuangan, menyediakan layanan transaksi keuangan yang terintegrasi dan pembayaran dengan sistem bisnisTISI adalah platform digital yang melayani sektor keuangan, menyediakan layanan transaksi keuangan yang terintegrasi dan pembayaran dengan sistem bisnis
UNUBLITARUNUBLITAR Dengan demikian, gedung Kejaksaan Negeri Kota Blitar dinyatakan memenuhi kriteria struktur tahan gempa sesuai peraturan yang berlaku. Berdasarkan hasilDengan demikian, gedung Kejaksaan Negeri Kota Blitar dinyatakan memenuhi kriteria struktur tahan gempa sesuai peraturan yang berlaku. Berdasarkan hasil
UNUBLITARUNUBLITAR Analisis struktur gedung MTS Syech Subakhir terhadap beban gempa telah dilakukan sesuai dengan SNI 1726. Pemodelan struktur mencakup elemen kolom, balok,Analisis struktur gedung MTS Syech Subakhir terhadap beban gempa telah dilakukan sesuai dengan SNI 1726. Pemodelan struktur mencakup elemen kolom, balok,
UNUBLITARUNUBLITAR Kapasitas jalan yang tersedia sebesar 1. 866,0108 smp/jam menghasilkan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,433 yang mendekati batas pelayanan maksimal. JumlahKapasitas jalan yang tersedia sebesar 1. 866,0108 smp/jam menghasilkan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,433 yang mendekati batas pelayanan maksimal. Jumlah
UNUBLITARUNUBLITAR 45 m dan 1 m. Hasil dari perbandingan Nilai QS(Rencana Ulang) dan QR berdasarkan syarat yaitu QS ≥ QR, menunjukan Saluran yang berada pada BTN ASABRI45 m dan 1 m. Hasil dari perbandingan Nilai QS(Rencana Ulang) dan QR berdasarkan syarat yaitu QS ≥ QR, menunjukan Saluran yang berada pada BTN ASABRI
UNUBLITARUNUBLITAR Hal ini diperkuat dengan hasil kapasitas jalan sebesar 1243,0096 smp/jam dengan derajat kejenuhan sebesar 0,215 yang dimana masih berada pada di bawahHal ini diperkuat dengan hasil kapasitas jalan sebesar 1243,0096 smp/jam dengan derajat kejenuhan sebesar 0,215 yang dimana masih berada pada di bawah
UNUBLITARUNUBLITAR Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif non eksperimental dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling jenis accidental sampling. UntukMetode yang digunakan adalah metode kuantitatif non eksperimental dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling jenis accidental sampling. Untuk
Useful /
UNUBLITARUNUBLITAR Perbaikan infrastruktur jalan secara berkala dan penyusunan kebijakan transportasi berbasis data sangat direkomendasikan untuk meningkatkan konektivitasPerbaikan infrastruktur jalan secara berkala dan penyusunan kebijakan transportasi berbasis data sangat direkomendasikan untuk meningkatkan konektivitas
JAYABAYAJAYABAYA CLI Indonesia diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan administrasinya sehingga mampu memberikan kepuasan dan kepercayaan yang lebih tinggi kepadaCLI Indonesia diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan administrasinya sehingga mampu memberikan kepuasan dan kepercayaan yang lebih tinggi kepada
UNUBLITARUNUBLITAR Anak mampu melakukan perubahan perilaku sesuai kontrak yang telah direncanakan bersama untuk menghindari enuresis (perilaku mengompol). Enuresis merupakanAnak mampu melakukan perubahan perilaku sesuai kontrak yang telah direncanakan bersama untuk menghindari enuresis (perilaku mengompol). Enuresis merupakan
UNUBLITARUNUBLITAR Subjek dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Subjek merupakan remaja akhir yang mengalami toxic parents yang berusia 19-20Subjek dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Subjek merupakan remaja akhir yang mengalami toxic parents yang berusia 19-20