UNDIPUNDIP

Jurnal Riset Kesehatan MasyarakatJurnal Riset Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Permasalahan stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan berkaitan erat dengan efektivitas sistem informasi kesehatan, salah satunya Sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). Namun, implementasi sistem ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam ketepatan waktu entri data oleh tenaga gizi puskesmas. Faktor internal seperti keterampilan, pengetahuan, motivasi, kesadaran diri, serta manajemen waktu memengaruhi keterlambatan entri data. Faktor eksternal, termasuk kualitas jaringan, dukungan sistem, kebijakan, fasilitas, kondisi geografis, serta sumber daya manusia, juga menjadi tantangan utama. Metode: Metode yang digunakan adalah analisis data sekunder berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang kemudian dilengkapi dengan wawancara daring melalui platform Zoom untuk menggali alasan di balik keterlambatan entri data. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlambatan disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pengawasan, serta kendala teknis dalam penggunaan aplikasi e-PPGBM. Untuk mengatasi permasalahan ini, solusi yang diusulkan mencakup peningkatan pengawasan oleh Kepala Puskesmas, penggunaan perangkat yang memadai, serta pendampingan berkelanjutan dari Dinas Kesehatan. Simpulan: Evaluasi berkala diharapkan dapat meningkatkan efektivitas e-PPGBM dan memastikan data yang lebih akurat guna mendukung intervensi gizi di daerah tersebut.

Penggunaan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan menghadapi kendala signifikan dalam entri data, baik dari faktor internal seperti keterampilan dan motivasi tenaga gizi, maupun faktor eksternal seperti kualitas jaringan dan dukungan sistem.Permasalahan ini menyebabkan keterlambatan entri data bulanan, bahkan berujung pada sanksi administratif, meskipun Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya seperti pendampingan dan perpanjangan waktu.Untuk mengatasi kendala ini, disarankan agar tenaga gizi segera menginput data, Kepala Puskesmas aktif melakukan pengawasan dan motivasi, serta menyediakan perangkat yang memadai, guna meningkatkan kualitas dan ketepatan pelaporan data gizi secara berkelanjutan.

Melihat tantangan kompleks dalam pemanfaatan aplikasi e-PPGBM di Kabupaten Timor Tengah Selatan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi untuk memberikan solusi berkelanjutan. Pertama, studi mendalam tentang efektivitas model intervensi berbasis insentif dan program pengembangan kapasitas yang disesuaikan secara lokal sangat diperlukan. Penelitian ini dapat menguji bagaimana kombinasi penghargaan, pelatihan praktis, dan peningkatan keterampilan digital secara sistematis dapat meningkatkan motivasi dan kepatuhan tenaga gizi dalam melakukan entri data secara akurat dan tepat waktu, terutama mengingat adanya isu beban kerja ganda dan ketiadaan sistem reward. Kedua, mengingat kendala infrastruktur seperti koneksi internet yang terbatas dan kurangnya perangkat memadai, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian solusi teknologi adaptif. Misalnya, mengevaluasi kelayakan dan dampak implementasi aplikasi e-PPGBM versi offline atau hybrid yang dapat disinkronisasi ketika akses internet tersedia, serta menganalisis efektivitas penyediaan perangkat keras yang terstandardisasi dan portabel di Puskesmas terpencil. Ketiga, perlu adanya penelitian evaluatif yang lebih komprehensif mengenai dampak kebijakan pengawasan berjenjang yang melibatkan Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan, termasuk potensi program peer-mentorship antar-Puskesmas. Studi ini dapat mengidentifikasi elemen-elemen kunci dari sistem pengawasan yang paling efektif dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi pelaporan data gizi, serta merumuskan panduan praktik terbaik untuk replikasi di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini tidak hanya akan mengisi celah pengetahuan yang ada, tetapi juga berkontribusi pada perbaikan signifikan dalam sistem informasi gizi.

Read online
File size594.36 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test