POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG
JURNAL INFO KESEHATANJURNAL INFO KESEHATANKebutuhan tenaga kerja pada penyelenggaraan makanan dapat dipengaruhi oleh jenis atau tipe menu yang disajikan (menu pilihan atau menu standar/ditetapkan), jumlah dan karakteristik konsumen yang dilayani, cara penyajian/pelayanan makanan, serta teknik pengolahan makanan yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan tenaga kerja ditinjau dari jumlah konsumen dan jenis menu yang disajikan pada berbagai klasifikasi penyelenggaraan makanan massal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain deskriptif eksploratory. Teknik pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling, penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, mulai Bulan Juli – Oktober 2015. Variabel yang diteliti adalah jumlah konsumen yang dilayani, Jumlah tenaga kerja, Kualifikasi tenaga kerja, dan Jenis/tipe menu yang digunakan. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dibantu kuesioner dan observasi langsung pada penyelenggaraan makanan. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif, kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan pada berbagai klasifikasi penyelenggaraan makanan, terbanyak adalah lulusan SMA atau SMK, dengan tugas utama umumnya adalah sebagai tenaga pengolahan makanan. Khusus untuk penyelenggaraan makanan rumah sakit dibutuhkan ahli gizi dengan ratio terendah 1:57 dan tertinggi 1:400. Pada penyelenggaraan makanan selain rumah sakit, kebutuhannya ditentukan oleh jumlah konsumen yang dilayani, dan tergantung luasnya fisik bangunan institusi tersebut. Jenis/tipe menu yang disajikan pada penyelenggaraan makanan rumah sakit, asrama, catering, panti sosial dan anak sekolah adalah menu siklus. Sedangkan penyelenggaraan makanan komersial menggunakan menu pilihan (selected menu). Mengingat jumlah dan kualifikasi kebutuhan tenaga kerja setiap institusi penyelenggaraan makanan belum dapat dijadikan standar, maka perlu pengkajian dengan menggunakan perhitungan berdasarkan analisis beban kerja masing-masing bidang tugas tenaga kerja tersebut.
Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan pada berbagai klasifikasi penyelenggaraan makanan, terbanyak adalah lulusan SMA atau SMK, dengan tugas utama umumnya adalah sebagai tenaga pengolahan makanan.Khusus untuk penyelenggaraan makanan rumah sakit dibutuhkan ahli gizi dengan ratio terendah 1.Pada penyelenggaraan makanan selain rumah sakit, kebutuhannya ditentukan oleh jumlah konsumen yang dilayani, dan tergantung luasnya fisik bangunan institusi tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai analisis beban kerja secara rinci pada setiap bidang tugas tenaga kerja di berbagai jenis penyelenggaraan makanan massal. Hal ini penting untuk menentukan standar kebutuhan tenaga kerja yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi masing-masing institusi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja di bidang penyelenggaraan makanan massal. Pelatihan yang terstruktur dan sertifikasi yang diakui dapat meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memastikan kualitas pelayanan makanan yang terjamin. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi dalam penyelenggaraan makanan massal, seperti penggunaan sistem manajemen inventaris dan pemesanan online. Penerapan teknologi dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi pemborosan, dan memberikan kemudahan bagi konsumen.
| File size | 317.32 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Berdasarkan analisis menggunakan metode WISN, unit laboratorium rumah sakit Anutapura Palu masih membutuhkan tambahan 8 orang tenaga kerja. PerencanaanBerdasarkan analisis menggunakan metode WISN, unit laboratorium rumah sakit Anutapura Palu masih membutuhkan tambahan 8 orang tenaga kerja. Perencanaan
ITSCIENCEITSCIENCE Informan kunci meliputi Kepala Instalasi Gizi, Koordinator, ahli gizi, dan pramusaji/pemasak. Hasil menunjukkan ketidakseimbangan tenaga: ahli gizi berlebihInforman kunci meliputi Kepala Instalasi Gizi, Koordinator, ahli gizi, dan pramusaji/pemasak. Hasil menunjukkan ketidakseimbangan tenaga: ahli gizi berlebih
UNIMMANUNIMMAN Analisis data menggunakan regresi logistik multivariat untuk mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkanAnalisis data menggunakan regresi logistik multivariat untuk mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Scoping review ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan nasional, peningkatan integrasi sistem lintas sektor, serta pengembangan pelatihan berkelanjutanScoping review ini menegaskan pentingnya penguatan kebijakan nasional, peningkatan integrasi sistem lintas sektor, serta pengembangan pelatihan berkelanjutan
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun terdapat kekurangan SDM maupun adanya beban kerja tertentu, hal tersebut tidak secara langsung memengaruhi mutuTemuan ini mengindikasikan bahwa meskipun terdapat kekurangan SDM maupun adanya beban kerja tertentu, hal tersebut tidak secara langsung memengaruhi mutu
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian diambil dengan metode total sampling, melibatkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian diambil dengan metode total sampling, melibatkan
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Oleh karena itu, penyedia jasa pelayanan kesehatan harus mampu menanggapi setiap keluhan pasien dan mempunyai banyak strategi dalam manajemen pelayananOleh karena itu, penyedia jasa pelayanan kesehatan harus mampu menanggapi setiap keluhan pasien dan mempunyai banyak strategi dalam manajemen pelayanan
RAHARJARAHARJA Pada era MEA merupakan wadah yang sangat penting untuk kemajuan negara-negara ASEAN dalam mewujudkan kesejahteraan. Pekerja bisa dinyatakan kompeten dibidangnyaPada era MEA merupakan wadah yang sangat penting untuk kemajuan negara-negara ASEAN dalam mewujudkan kesejahteraan. Pekerja bisa dinyatakan kompeten dibidangnya
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Aromaterapi ini efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III yang mendekati persalinan. Selain itu, produk ini memiliki potensiAromaterapi ini efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III yang mendekati persalinan. Selain itu, produk ini memiliki potensi
ITSCIENCEITSCIENCE Penelitian ini menggunakan metode Quast exsperimental dengan desain posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah bayi baru lahirPenelitian ini menggunakan metode Quast exsperimental dengan desain posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah bayi baru lahir
Tel-UTel-U Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil dari beberapa peran yang telah dilakukan oleh organisasi Muhammadiyah dalam mewujudkan Sustainable DevelopmentBerdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil dari beberapa peran yang telah dilakukan oleh organisasi Muhammadiyah dalam mewujudkan Sustainable Development
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji metode pengeringan alternatif menggunakan paparan sinar inframerah dari lampu pijar untuk kerupukPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji metode pengeringan alternatif menggunakan paparan sinar inframerah dari lampu pijar untuk kerupuk