FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS

Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)

Dunia industri saat ini tengah mengalami disrupsi besar-besaran yang dipicu oleh Revolusi Industri 4.0. Sektor teknik elektro, sebagai tulang punggung infrastruktur energi dan manufaktur, menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya terampil secara manual tetapi juga cakap secara digital. Artikel ini mengkaji pentingnya integrasi digitalisasi dalam kurikulum di Politeknik Raflesia Curup. Fokus kajian meliputi pemanfaatan perangkat lunak desain (CAD), implementasi Internet of Things (IoT), dan sistem otomasi industri. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi pembelajaran hingga 40% dan memperluas daya serap lulusan di pasar kerja global.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa digitalisasi dalam kurikulum Teknik Elektro Politeknik Raflesia merupakan langkah penting dan mendesak untuk mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan di era Industri 4.Integrasi teknologi digital dalam berbagai aspek pendidikan, seperti desain, troubleshooting, manajemen energi, dan perakitan, akan memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri saat ini.Dengan penguasaan teknologi digital, lulusan Politeknik Raflesia tidak hanya akan memiliki kemampuan teknis yang tinggi, tetapi juga kemampuan adaptasi yang diperlukan untuk menjadi tenaga ahli elektro yang cerdas, fleksibel, dan kompetitif di pasar global.

Untuk memperkaya pemahaman mengenai dampak digitalisasi dalam pendidikan teknik elektro, penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam aspek kualitatif yang belum sepenuhnya terungkap. Penting untuk menyelidiki bagaimana integrasi teknologi digital, seperti CAD, IoT, dan sistem otomasi industri, secara konkret memengaruhi pengembangan kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah yang kompleks, serta semangat inovasi pada mahasiswa. Ini bisa dilakukan melalui studi kasus komparatif atau wawancara mendalam yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga pada pembentukan pola pikir adaptif yang esensial di era Industri 4.0. Selain itu, diperlukan juga studi longitudinal untuk menganalisis jejak karier lulusan dari kurikulum yang telah didigitalisasi dalam jangka panjang. Penelitian semacam ini akan memberikan wawasan berharga mengenai relevansi kurikulum digital terhadap prospek karier, perkembangan profesional, dan kemampuan adaptasi lulusan terhadap perubahan teknologi di masa depan. Misalnya, bagaimana lulusan yang dibekali kompetensi digital sejak dini menunjukkan performa di tempat kerja atau posisi kepemimpinan mereka setelah lima hingga sepuluh tahun kelulusan. Terakhir, mengingat studi ini bersifat studi kasus tunggal, penelitian di masa mendatang sangat disarankan untuk mengeksplorasi potensi skalabilitas dan transferabilitas model transformasi digital ini ke institusi pendidikan vokasi lainnya di Indonesia. Dengan demikian, dapat diidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan implementasi, tantangan yang mungkin timbul di lingkungan yang berbeda, serta penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri lokal dan nasional secara lebih luas. Hal ini akan membantu dalam merumuskan kebijakan pendidikan vokasi yang lebih adaptif dan responsif terhadap tuntutan era digital.

  1. Bot Verification. bot verification verifying robot techniumscience.com/index.php/technium/article/view/10209Bot Verification bot verification verifying robot techniumscience index php technium article view 10209
Read online
File size801.5 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test