UNSUNS

PRIMA: Journal of Community Empowering and ServicesPRIMA: Journal of Community Empowering and Services

Industri Rumah Tangga (IRT) Rambak Eco memproduksi kerupuk rambak mentah dan digoreng. IRT Rambak Eco memiliki kapasitas produksi terbatas, yaitu 10 kg tepung per hari, sehingga belum mampu memenuhi permintaan pasar. Rendahnya efisiensi proses produksi, terutama proses pengirisan kerupuk yang masih manual, menjadi penyebabnya. Selain itu, IRT Rambak Eco juga mengalami masalah terkait mutu produk yang tidak konsisten. Kegitan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan IRT Rambak Eco melalui introduksi alat perajang kerupuk semi otomatis, pelatihan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) untuk IRT, introduksi kemasan, dan labeling. Berdasarkan evaluasi, kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan efisiensi proses produksi kerupuk dan kualitas produk. Efisiensi proses ditunjukkan dengan waktu perajangan kerupuk yang berkurang dari 30 menit/Kg menjadi 10 menit/Kg dan waktu pengeringan yang berkurang dari 9 jam menjadi 4 jam. Peningkatan kualitas produk meliputi bentuk dan ukuran kerupuk yang seragam, serta produk kerupuk mentah dan matang yang dikemas dengan kemasan menarik dan dilengkapi label informatif.

Introduksi alat perajang kerupuk lontongan elektrik semi otomatis dan pelatihan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) untuk IRT, serta introduksi pengemas dan labeling terbukti mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh IRT Rambak Eco.Efisiensi produksi meningkat dengan waktu perajangan dan pengeringan yang lebih pendek.Waktu perajangan berkurang tiga kali lipat, dari 30 menit menjadi 10 menit per Kg adonan.Waktu pengeringan berkurang 2,25 kali, dari 9 jam menjadi 4 jam.Peningkatan mutu produk ditunjukkan dengan ukuran dan bentuk kerupuk yang seragam, serta dikemas dengan menggunakan plastik pouch dengan klip segel kuat dilengkapi dengan labeling informatif sesuai standar pelabelan pangan olahan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari introduksi teknologi tepat guna, seperti alat perajang kerupuk semi otomatis, terhadap peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi proses di IRT Rambak Eco. . 2. Melakukan studi komparatif antara kemasan plastik PE yang digunakan sebelumnya dengan kemasan pouch yang diperkenalkan, untuk mengevaluasi perbedaan kualitas produk dan umur simpan kerupuk rambak. . 3. Mengembangkan pelatihan CPPB-IRT yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penerapan standar mutu dan keamanan pangan, serta mengukur dampak pelatihan tersebut terhadap kualitas produk dan kepercayaan konsumen.

  1. Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga (IRT) “Rambak Eco” Surakarta untuk... jurnal.uns.ac.id/prima/article/view/94570Introduksi Teknologi Tepat Guna pada Industri Rumah Tangga IRT AuRambak EcoAy Surakarta untuk jurnal uns ac prima article view 94570
Read online
File size658.34 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test