UNEJUNEJ
Journal of Southeast Asian Human RightsJournal of Southeast Asian Human RightsDeklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak Asasi Petani dan Orang-orang yang Bekerja di Daerah Pedesaan (UNDROP) mengakui dan melindungi martabat petani atas kontribusi mereka dalam produksi pangan dan mitigasi serta adaptasi terhadap perubahan iklim. Bagi Indonesia, penandatanganan UNDROP melengkapi komitmen internasionalnya terhadap hak asasi manusia dan perlindungan lingkungan, khususnya perubahan iklim. Indonesia telah meratifikasi Perjanjian Paris, yang mencakup mitigasi perubahan iklim di ekosistem gambut sebagai salah satu agendanya. Pada tingkat regional, Indonesia mendukung Deklarasi Hak Asasi Manusia ASEAN dan Kesepakatan Kabut Lintas Batas ASEAN. Pemerintah Indonesia telah memberlakukan kebijakan nol toleransi terhadap pembakaran lahan gambut. Kebijakan ini telah menyebabkan kerentanan hukum bagi petani yang memiliki tradisi membakar lahan gambut untuk pertanian. Artikel ini membahas pengaruh hukum dan kebijakan untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan sebagai bentuk mitigasi perubahan iklim dalam melindungi hak petani atas pangan dan lingkungan yang lebih baik. Secara khusus, ia membahas pendekatan berbasis komunitas dan partisipatif dalam pelaksanaan restorasi ekosistem gambut di Indonesia dan bagaimana hal itu terkait dengan ketentuan UNDROP. Penelitian yang mendasari artikel ini menggunakan metode penelitian hukum partisipatif yang melibatkan penulis dalam pengambilan kebijakan. Penulis mengumpulkan data dan menganalisis hukum dan kebijakan yang berkaitan dengan restorasi lahan gambut dan perlindungan petani. Observasi partisipatif dilakukan pada praktik inovasi pertanian dan pemberdayaan hukum petani. Artikel ini menyimpulkan bahwa meskipun UNDROP tidak digunakan sebagai referensi dalam pembentukan kebijakan restorasi lahan gambut, beberapa kegiatan telah menunjukkan pemenuhan beberapa ketentuan UNDROP.
Penegakan hukum telah menjadi salah satu metode pemerintah Indonesia untuk mencegah dan memulihkan degradasi lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan, terutama sejak kebakaran dahsyat yang melanda negara ini pada tahun 2015.Indonesia kehilangan jutaan hektare hutan dan lahan akibat kebakaran pada 2015, sebagian besar terjadi di ekosistem gambut.Komitmen pemerintah untuk memulihkan ekosistem ini terlihat dari pembentukan kebijakan dan lembaga baru serta pelaksanaan penegakan hukum yang ketat yang telah berdampak pada petani.Beberapa penelitian telah mengidentifikasi apa yang mereka sebut kriminalisasi petani akibat praktik tradisional mengolah lahan pertanian di lahan gambut dengan cara membakar.Artikel ini menyelidiki fenomena ini dari perspektif lain, melihat upaya untuk menyeimbangkan tujuan perlindungan lingkungan dengan perlindungan hak petani untuk mempertahankan mata pencaharian mereka.Keseimbangan ini penting dalam melaksanakan prinsip dan ketentuan UNDROP, yang menekankan perlindungan hak atas tanah, air, dan sumber daya alam.Penelitian ini menemukan bahwa pemerintah Indonesia tidak secara eksplisit merujuk pada UNDROP dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan restorasi lahan gambut.Namun, beberapa kegiatan yang dilaksanakan, seperti pelaksanaan proyek restorasi gambut berbasis komunitas, implementasi FPIC, pembentukan sekolah lapangan petani, dan paralegal petani, menunjukkan pemenuhan beberapa ketentuan UNDROP.Dalam hal ini, dapat disimpulkan bahwa UNDROP memainkan peran penting dalam melindungi hak petani saat mereka menghadapi tantangan seperti kebakaran lahan gambut.
Penelitian selanjutnya sebaiknya menyelidiki lebih dalam tentang strategi yang dapat mendukung praktik pertanian berkelanjutan di kalangan petani di lahan gambut, termasuk pengembangan teknologi pertanian tanpa membakar yang lebih efektif. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kebijakan dan undang-undang dapat diintegrasikan untuk memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi petani yang terancam akibat kebijakan nol pembakaran. Akhirnya, penelitian harus diarahkan untuk menganalisis dampak dari program pendidikan hukum bagi petani untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang hak-hak mereka dan cara mengakses keadilan, terutama dalam konteks hukum lingkungan.
- The problems of access to justice in rural areas (on the example of Ukraine) | SHS Web of Conferences.... doi.org/10.1051/shsconf/20196801018The problems of access to justice in rural areas on the example of Ukraine SHS Web of Conferences doi 10 1051 shsconf 20196801018
- Peasant Rights and the Struggle for Climate Justice in Indonesian Degraded Peatland | Journal of Southeast... jseahr.jurnal.unej.ac.id/index.php/JSEAHR/article/view/50756Peasant Rights and the Struggle for Climate Justice in Indonesian Degraded Peatland Journal of Southeast jseahr jurnal unej ac index php JSEAHR article view 50756
| File size | 241.69 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLINEPUBLINE Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi PT La Vida Herculon dalam meningkatkan sistem penilaian kinerja karyawanMelalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi PT La Vida Herculon dalam meningkatkan sistem penilaian kinerja karyawan
PPISHKPPISHK Dominasi etnis cenderung menjadi alat politik untuk merebut kekuasaan atas sumber daya alam.meskipun dorongan untuk pemekaran dari masyarakat di daratanDominasi etnis cenderung menjadi alat politik untuk merebut kekuasaan atas sumber daya alam.meskipun dorongan untuk pemekaran dari masyarakat di daratan
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer diperoleh dari wawancara menggunakan kuesioner, pengamatan, serta lapangan, dan menganalisis terkaitData yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer diperoleh dari wawancara menggunakan kuesioner, pengamatan, serta lapangan, dan menganalisis terkait
UNEJUNEJ Perlindungan hukum yang ideal bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya harus dilakukan secara lokal dan internasional. Di tingkat nasional, PeraturanPerlindungan hukum yang ideal bagi pekerja migran Indonesia dan keluarganya harus dilakukan secara lokal dan internasional. Di tingkat nasional, Peraturan
AREAIAREAI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah
APTKLHIAPTKLHI Faktor pertama campuran amelioran pada substrat, faktor kedua kedalaman muka air dangkal. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat (4) kali. Hasil penelitianFaktor pertama campuran amelioran pada substrat, faktor kedua kedalaman muka air dangkal. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat (4) kali. Hasil penelitian
UMPUMP Kelembagaan pertanian, termasuk kelembagaan petani, memegang peranan krusial dalam keberhasilan pembangunan pertanian di masa depan dan memfasilitasi petani.Kelembagaan pertanian, termasuk kelembagaan petani, memegang peranan krusial dalam keberhasilan pembangunan pertanian di masa depan dan memfasilitasi petani.
UMJ PremiumUMJ Premium Tanah gambut memiliki kandungan organik yang tinggi dan mempunyai karakteristik yang berbeda dengan tanah lempung, lanau, dan pasir. Tanah gambut IndonesiaTanah gambut memiliki kandungan organik yang tinggi dan mempunyai karakteristik yang berbeda dengan tanah lempung, lanau, dan pasir. Tanah gambut Indonesia
Useful /
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT 1/1991 tentang Kompilasi Hukum Islam. Di satu sisi, fenomena ini menarik dari sudut sosiologis; di sisi lain, menimbulkan implikasi hukum terkait hak waris1/1991 tentang Kompilasi Hukum Islam. Di satu sisi, fenomena ini menarik dari sudut sosiologis; di sisi lain, menimbulkan implikasi hukum terkait hak waris
APTKLHIAPTKLHI Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih beragam dan studi valuasi ekonomi terapi hutan sebagai peluang bisnis konservasi di Indonesia.Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih beragam dan studi valuasi ekonomi terapi hutan sebagai peluang bisnis konservasi di Indonesia.
APTKLHIAPTKLHI Penelitian ini menerapkan analisis bibliometrik terhadap penelitian konservasi hutan di Aceh dengan menggunakan Bibliometrix dan Biblioshiny untuk menganalisisPenelitian ini menerapkan analisis bibliometrik terhadap penelitian konservasi hutan di Aceh dengan menggunakan Bibliometrix dan Biblioshiny untuk menganalisis
UMPUMP Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai simpanan karbon pada tegakan (batang), karbon di bawah permukaan (akar), serasah dan sedimen hutan mangrovePenelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai simpanan karbon pada tegakan (batang), karbon di bawah permukaan (akar), serasah dan sedimen hutan mangrove