UNISMAUNISMA
Andragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama IslamAndragogi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama IslamPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara komprehensif implementasi blended learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis. Sebanyak 35 artikel terpilih yang diterbitkan antara tahun 2019 dan 2024 dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa blended learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan motivasi siswa, pemahaman materi, dan kemandirian belajar. Model ini menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring, memungkinkan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan adaptif. Namun, implementasinya menghadapi tantangan, termasuk infrastruktur terbatas, kompetensi digital yang tidak merata, dan resistensi budaya terhadap teknologi. Selain itu, masalah terkait aspek pedagogis dan spiritual, serta evaluasi dan jaminan kualitas, memerlukan perhatian khusus. Strategi optimasi meliputi peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum adaptif, peningkatan kolaborasi stakeholder, dan implementasi evaluasi berkelanjutan. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di era digital.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa implementasi blended learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia tidak hanya sebagai adaptasi teknologi, tetapi juga pendekatan transformatif yang mengintegrasikan dimensi pedagogis, teknologi, dan spiritual.Berdasarkan analisis tematik dari 35 studi terpilih, temuan menunjukkan bahwa blended learning memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan motivasi siswa, kemandirian belajar, dan akses terhadap sumber belajar yang beragam.Gabungan pembelajaran tatap muka dan daring menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan berpusat pada siswa, yang relevan dengan tuntutan era digital.Namun, penelitian juga menyoroti bahwa beberapa tantangan yang saling terkait mempengaruhi efektivitas blended learning.Tantangan tersebut meliputi infrastruktur terbatas, disparitas akses terhadap perangkat digital, dan tingkat kompetensi digital yang tidak merata di antara guru dan siswa.Selain masalah teknis, resistensi budaya dan kekhawatiran tentang melemahnya nilai-nilai spiritual tetap menjadi hambatan kritis.Dalam konteks PAI, di mana pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai agama menjadi fokus utama, pergeseran ke lingkungan belajar digital memerlukan desain pedagogis yang hati-hati untuk memastikan dimensi spiritual tidak berkurang.Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan klasifikasi tematik masalah kunci dan mengusulkan kerangka konseptual yang menekankan integrasi pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, personal, dan berbasis nilai.Strategi optimasi yang diidentifikasi, seperti peningkatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum adaptif, peningkatan kolaborasi stakeholder, dan implementasi evaluasi berkelanjutan, menekankan pentingnya upaya sistemik dan terkoordinasi.Secara kesimpulan, blended learning dalam PAI harus dipandang sebagai model strategis dan berkelanjutan untuk masa depan pendidikan Islam.Suksesnya bergantung pada kemampuan pendidik dan institusi untuk menyeimbangkan inovasi teknologi dengan pelestarian nilai-nilai Islam.
Berdasarkan temuan dan analisis dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Pengembangan Model Blended Learning yang Adaptif: Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model blended learning yang lebih adaptif dan kontekstual untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. Model ini harus mempertimbangkan karakteristik siswa, tujuan pembelajaran, infrastruktur yang tersedia, dan konteks budaya lembaga pendidikan. Dengan demikian, model blended learning dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI.. . 2. Integrasi Nilai-Nilai Spiritual dalam Blended Learning: Penelitian perlu mengeksplorasi strategi yang efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam lingkungan belajar digital. Ini termasuk pengembangan konten dan aktivitas belajar yang memperkuat dimensi spiritual siswa, seperti refleksi online, diskusi interaktif tentang nilai-nilai Islam, dan penggunaan multimedia yang memperkuat dimensi afektif dan keagamaan. Penelitian ini dapat mengusulkan model dan praktik terbaik untuk menjaga dan meningkatkan pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai agama dalam pembelajaran PAI berbasis teknologi.. . 3. Evaluasi dan Jaminan Kualitas: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model evaluasi yang lebih komprehensif untuk menilai keberhasilan blended learning dalam PAI. Model evaluasi ini harus mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta memantau pembentukan karakter dan spiritualitas siswa. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi dan alat evaluasi yang inovatif, seperti penelitian tindakan kelas, untuk mengidentifikasi hambatan nyata di lapangan dan mengevaluasi efektivitas metode yang digunakan secara partisipatif. Data yang diperoleh dari evaluasi dapat digunakan untuk mengembangkan kebijakan dan kurikulum yang lebih terarah, serta membantu pengambil keputusan dalam menyesuaikan model pembelajaran, meningkatkan platform, dan menyesuaikan program pelatihan untuk memenuhi kebutuhan spesifik.
- Students’ Perception of the Use of Learning Management System in Learning English for Specific... doi.org/10.17507/jltr.1402.16StudentsAo Perception of the Use of Learning Management System in Learning English for Specific doi 10 17507 jltr 1402 16
- Combining the Best of Online and Face-to-Face Learning: Hybrid and Blended Learning Approach for COVID-19,... doi.org/10.1177/00472395211047865Combining the Best of Online and Face to Face Learning Hybrid and Blended Learning Approach for COVID 19 doi 10 1177 00472395211047865
- 0. endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs lzwn 73lx... e-iji.net/dosyalar/iji_2022_2_42.pdf0 endobj extgstate font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs lzwn 73lx e iji dosyalar iji 2022 2 42 pdf
- The Effectiveness of Character Education Based Blended Learning Model to Improve Children Critical Thinking... doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.6874The Effectiveness of Character Education Based Blended Learning Model to Improve Children Critical Thinking doi 10 31004 obsesi v9i1 6874
| File size | 373.34 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINAMBONIAINAMBON Faktor eksternal lainnya adalah orang tua masih belum aktif membantu anak-anak mereka mengerjakan pekerjaan rumah di rumah. Kategori N-gain baru-baru iniFaktor eksternal lainnya adalah orang tua masih belum aktif membantu anak-anak mereka mengerjakan pekerjaan rumah di rumah. Kategori N-gain baru-baru ini
IAI TABAHIAI TABAH Sistem ini dapat menciptakan suasana belajar yang aktif karena santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam memahami, mempraktikkan,Sistem ini dapat menciptakan suasana belajar yang aktif karena santri tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam memahami, mempraktikkan,
IAI TABAHIAI TABAH Setelah itu, menetapkan tujuan pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran, menyiapkan fasilitas pembelajaran yang diperlukan seperti buku pedoman TahsinulSetelah itu, menetapkan tujuan pembelajaran, menyusun jadwal pembelajaran, menyiapkan fasilitas pembelajaran yang diperlukan seperti buku pedoman Tahsinul
IAI TABAHIAI TABAH Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi sikap pendidik melalui “Paradigma Qurani berbasis Surah Abasa. Metode yang digunakan adalah library researchPenelitian ini bertujuan mengkaji transformasi sikap pendidik melalui “Paradigma Qurani berbasis Surah Abasa. Metode yang digunakan adalah library research
IAI TABAHIAI TABAH Uji normalitas data residual menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi normal (Asymp. Sig. = 0,200). Analisis regresi mengungkapkan pengaruhUji normalitas data residual menggunakan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan distribusi normal (Asymp. Sig. = 0,200). Analisis regresi mengungkapkan pengaruh
IAI TABAHIAI TABAH Akibatnya, asesmen berbasis kompetensi diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan moral peserta didik dan relevansi pendidikan agama dalamAkibatnya, asesmen berbasis kompetensi diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan moral peserta didik dan relevansi pendidikan agama dalam
IAINAMBONIAINAMBON Nilai –nilai Pancasila sangat perlu ditanamkan dalam diri setiap individu dan pemahaman nilai-nilai tersebut harus diajarkan sejak dini untuk mewujudkanNilai –nilai Pancasila sangat perlu ditanamkan dalam diri setiap individu dan pemahaman nilai-nilai tersebut harus diajarkan sejak dini untuk mewujudkan
IAINAMBONIAINAMBON Solidaritas juga terlihat dari masyarakat yang menonton musik patrol ini di pagi hari pada saat sahur. Dengan demikian, musik patrol yang ada di Desa LangkapSolidaritas juga terlihat dari masyarakat yang menonton musik patrol ini di pagi hari pada saat sahur. Dengan demikian, musik patrol yang ada di Desa Langkap
Useful /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Bahwa anak adalah seseorang yang telah berumur 12 tahun tetapi belum berumur 18 tahun. Keterlibatan anak yang terjerumus dalam suatu tindak pidana/kriminalBahwa anak adalah seseorang yang telah berumur 12 tahun tetapi belum berumur 18 tahun. Keterlibatan anak yang terjerumus dalam suatu tindak pidana/kriminal
MPUKUTURANMPUKUTURAN Peran guru yang proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberikan umpan balik konstruktif menjadi faktor kunci dalam keberhasilanPeran guru yang proaktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberikan umpan balik konstruktif menjadi faktor kunci dalam keberhasilan
MPUKUTURANMPUKUTURAN Keberhasilan integrasinya memerlukan pengembangan modul berjenjang, pelatihan guru, dan kolaborasi dengan tokoh adat. Satua I Siap Badeng mengandung nilaiKeberhasilan integrasinya memerlukan pengembangan modul berjenjang, pelatihan guru, dan kolaborasi dengan tokoh adat. Satua I Siap Badeng mengandung nilai
PROSCIENCESPROSCIENCES Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, yang diukur dengan metode NOSACQ-50, secara umum masih perlu ditingkatkan di beberapa aspek. Empat dari tujuh dimensiIndocement Tunggal Prakarsa Tbk, yang diukur dengan metode NOSACQ-50, secara umum masih perlu ditingkatkan di beberapa aspek. Empat dari tujuh dimensi