STAI IUSTAI IU

TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAMTABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengelolaan kelas yang efektif dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN Plawad 4 Karawang Timur. Model ini diharapkan dapat membantu guru dalam mengelola kelas, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memfasilitasi perkembangan spiritual dan moral siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melibatkan guru PAI di SDN Plawad 4 Karawang Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengelolaan kelas yang dikembangkan berhasil meningkatkan partisipasi aktif siswa, menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Selain itu, model ini juga mendorong pengembangan sikap saling menghormati, kerjasama, dan kepedulian sosial di antara siswa. Dengan demikian, model pengelolaan kelas ini dapat dijadikan referensi bagi guru PAI di sekolah-sekolah lain dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI.

Penerapan Model Pendekatan Demokratis dalam pengelolaan kelas PAI di SDN Plawad 4 Karawang Timur memberikan banyak manfaat, menjadikan peserta didik subjek aktif yang berpartisipasi, berdiskusi, dan berkontribusi dalam pembelajaran.Keberhasilan implementasi ini didukung oleh komitmen guru, dukungan kepala sekolah, partisipasi aktif siswa, dan kerja sama orang tua, namun masih dihadapkan pada tantangan seperti tradisi pembelajaran konvensional dan tuntutan kurikulum.Dengan mengatasi hambatan tersebut, diharapkan model ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, demokratis, dan bermakna, membentuk siswa yang partisipatif, kritis, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Penelitian ini telah berhasil menunjukkan efektivitas model pendekatan demokratis dalam pengelolaan kelas PAI di SDN Plawad 4 Karawang Timur, namun ada beberapa arah studi lanjutan yang dapat memperkaya temuan ini. Pertama, perluasan penelitian ke beberapa sekolah dasar lain dengan karakteristik berbeda sangat disarankan, menggunakan metode kuantitatif seperti survei atau eksperimen untuk mengukur dampak secara statistik pada motivasi belajar dan prestasi siswa, serta menilai generalisasi model ini. Kedua, sangat penting untuk menggali perspektif dari peserta didik dan orang tua; studi mendatang bisa menelaah bagaimana siswa merasakan pendekatan demokratis ini dan bagaimana orang tua melihat pengaruhnya terhadap perkembangan karakter dan partisipasi anak. Hal ini akan memberikan gambaran komprehensif yang melengkapi sudut pandang guru. Ketiga, mengingat adanya faktor penghambat seperti tradisi konvensional dan tuntutan kurikulum, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dan evaluasi strategi inovatif untuk mengatasinya. Contohnya, merancang program pelatihan guru yang efektif untuk mengadopsi pola pikir demokratis atau mengintegrasikan pendekatan ini secara kreatif dalam kurikulum padat. Diharapkan, studi-studi ini dapat menghasilkan panduan praktis untuk implementasi yang lebih mulus dan berkelanjutan bagi para pendidik dan pembuat kebijakan.

Read online
File size511.03 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test