LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA

Jurnal Kajian Budaya dan HumanioraJurnal Kajian Budaya dan Humaniora

Informasi yang disampaikan dalam tulisan memiliki kekuatan untuk memengaruhi khalayaknya sehingga penulis harus berhati-hati dalam menuliskan informasi yang disampaikannya agar tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengungkap upaya para penulis mengelola informasi yang akan disampaikan kepada pembacanya melalui karya-karya yang dihasilkan, serta tanggung moral yang mendasari para penulis dalam menyampaikan tulisan yang dibuatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi kepada 8 penulis Sunda di Kota Bandung, serta kajian dokumentasi yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitan menunjukkan para penulis memaknai tulisannya sebagai lini masa penanda rekaman ekspresi saat tulisan tersebut dihasilkan untuk melihat perkembangan pola pikir dan cara pandang penulis terhadap sesuatu yang ditullsnya. Tanggung jawab moral yang diemban para penulis dalam tulisan yang dihasilkannya, umumnya bertujuan untuk menjaga kemungkinan munculnya pengaruh negatif dari tulisan yang dihasilkan. Tanggung jawab moral tersebut yaitu tidak menulis hal-hal yang mengganggu masyarakat, mengajak pembacanya untuk berbuat kebaikan dan mencegah keburukan, menjadikan tulisan sebagai karya tulis yang mendidik, memberi informasi dan menghibur, serta tidak sampai merusak, kebenaran filosofis sejarah Sunda, bermanfaat bagi ummat, menjaga kata-kata yang akan dituliskan agar tidak meracuni masyarakat, dapat menemani banyak orang tumbuh bersama, dan tidak berbenturan dengan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

Para penulis Sunda di Bandung memaknai tulisan sebagai rekaman ekspresi yang memungkinkan melihat perkembangan pola pikir dan cara pandang mereka.Melalui bahasa Sunda, tulisan mereka berperan menjaga kelangsungan bahasa serta menyampaikan pesan yang mendidik, informatif, menghibur, dan tidak merusak.Tanggung jawab moral penulis diarahkan untuk mencegah dampak negatif, menghindari konten yang mengganggu masyarakat atau SARA, serta mengajak pembaca berbuat kebaikan.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan dengan melibatkan penulis Sunda dari berbagai kota lain di Indonesia serta meningkatkan jumlah responden untuk membandingkan variasi pengelolaan pesan dan tanggung jawab moral di konteks yang lebih luas; penelitian ini dapat menjawab pertanyaan bagaimana perbedaan geografis memengaruhi strategi komunikasi dan nilai moral penulis. Selanjutnya, perlu dikaji secara mendalam peran media digital dibandingkan media tradisional dalam proses pengelolaan pesan, termasuk bagaimana platform media sosial mempengaruhi keputusan penulis dalam menyampaikan informasi dan menegakkan etika; hal ini dapat dijawab dengan pertanyaan apakah penggunaan media digital meningkatkan atau menurunkan kesadaran moral penulis. Terakhir, disarankan untuk mengembangkan instrumen kuantitatif yang dapat mengukur dampak tanggung jawab moral penulis terhadap persepsi dan perilaku pembaca, misalnya dengan menguji apakah tulisan yang mengandung nilai moral tertentu dapat memotivasi pembaca untuk berperilaku lebih baik; penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memediasi efek tersebut.

Read online
File size151.69 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test