UNTARUNTAR
Phronesis: Jurnal Psikologi Industri/OrganisasiPhronesis: Jurnal Psikologi Industri/OrganisasiPerubahan dalam sistem kerja akibat pandemi COVID-19 telah menyebabkan banyak perusahaan mengadopsi sistem kerja remote. Meskipun sistem kerja remote memberikan fleksibilitas dalam pengaturan waktu kerja, namun juga menimbulkan sejumlah tantangan dan dampak stres yang perlu diperhatikan dan diatasi. Masalah teknis seperti koneksi internet yang tidak stabil atau perangkat keras yang bermasalah juga bisa menghambat pekerjaan dan sulit untuk memisahkan antara waktu kerja dan waktu pribadi. Ketika bekerja dari rumah, interaksi langsung dengan rekan kerja berkurang, yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan emosional. Untuk mengatasi tantangan dan dampak stres yang muncul, karyawan perlu mengimplementasikan strategi dan upaya yang tepat. Strategi tersebut dikenal dengan istilah coping, yang merujuk pada serangkaian tindakan untuk mengurangi stres dan mengatasi tantangan atau tekanan yang dihadapi. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan menggunakan teknik convenience sampling. Penelitian ini melibatkan empat subjek dengan rentang usia 20-40 tahun, masa kerja minimal satu tahun, dan bekerja secara remote. Penelitian tentang coping stress pada karyawan yang bekerja secara remote masih terbatas dan belum banyak dilakukan. Mayoritas penelitian tentang coping stress lebih berfokus pada karyawan yang bekerja di kantor fisik. Bekerja remote menawarkan lingkungan kerja yang berbeda dari kantor fisik. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman tentang bagaimana karyawan mengatasi tantangan ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa coping yang digunakan oleh keempat subjek untuk mengatasi stres adalah social support, positive reappraisal, dan accepting responsibility. Keempat subjek menyatakan bahwa upaya mereka dalam melakukan coping stres telah membantu mereka mengelola stres secara efektif dan meminimalkan dampak negatifnya pada kesejahteraan mereka.
Penelitian ini memberikan gambaran tentang pengalaman stres yang dialami oleh empat karyawan remote serta faktor‑faktor penyebabnya, seperti beban kerja berlebihan, kurangnya waktu istirahat, masalah teknis, dan minimnya dukungan sosial.Strategi coping yang digunakan, yaitu social support, positive reappraisal, dan accepting responsibility, terbukti membantu mengurangi dan mengatasi stres serta meningkatkan kesejahteraan.Meskipun stresor tersebut tidak sepenuhnya hilang, penerapan strategi coping yang tepat dapat memperbaiki penanganan stres, mengurangi dampak negatif, dan menjaga kesejahteraan jangka panjang karyawan.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana efektivitas intervensi pelatihan coping berbasis digital mempengaruhi tingkat stres karyawan remote, dengan membandingkan kelompok yang menerima modul daring versus kelompok kontrol selama enam bulan. Selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi perubahan dinamika stres dan strategi coping seiring berjalannya waktu pada karyawan remote di sektor teknologi informasi, untuk mengidentifikasi faktor‑faktor yang memoderasi keberlanjutan coping efektif. Terakhir, penelitian komparatif lintas budaya dapat menguji perbedaan persepsi stres dan preferensi strategi coping antara pekerja remote di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, guna menghasilkan kerangka kerja adaptif yang memperhitungkan konteks budaya dan organisasi. Dengan pendekatan ini, hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis yang berbasis bukti bagi perusahaan serta kebijakan publik dalam mendukung kesejahteraan mental tenaga kerja remote.
- STUDI EKSPLORATIF SUMBER STRES DAN COPING STRES PADA KARYAWAN DI KOTA CIKAMPEK DALAM MASA PANDEMI COVID-19... doi.org/10.36805/psychopedia.v6i1.1467STUDI EKSPLORATIF SUMBER STRES DAN COPING STRES PADA KARYAWAN DI KOTA CIKAMPEK DALAM MASA PANDEMI COVID 19 doi 10 36805 psychopedia v6i1 1467
- Strategi Coping Stress pada Dosen Perempuan yang Melaksanakan Work from Home (WFH) Selama Masa Pandemi... journals.stikim.ac.id/index.php/jikm/article/view/1589Strategi Coping Stress pada Dosen Perempuan yang Melaksanakan Work from Home WFH Selama Masa Pandemi journals stikim ac index php jikm article view 1589
| File size | 488.65 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTARUNTAR Jika dikaitkan dengan teori perkembangan psikososial, psychological distress dapat mulai muncul pada masa remaja (12–18 tahun), mencapai puncaknya padaJika dikaitkan dengan teori perkembangan psikososial, psychological distress dapat mulai muncul pada masa remaja (12–18 tahun), mencapai puncaknya pada
UNTARUNTAR Penelitian ini menemukan adanya hubungan signifikan antara self-compassion dan subjective well-being pada remaja dari keluarga broken home. Semakin tinggiPenelitian ini menemukan adanya hubungan signifikan antara self-compassion dan subjective well-being pada remaja dari keluarga broken home. Semakin tinggi
UNTARUNTAR Temuan ini juga diharapkan menjadi dasar pengembangan strategi dan kebijakan yang lebih inklusif dan adaptif, untuk meningkatkan efektivitas dan harmoniTemuan ini juga diharapkan menjadi dasar pengembangan strategi dan kebijakan yang lebih inklusif dan adaptif, untuk meningkatkan efektivitas dan harmoni
UNTARUNTAR Di sisi lain, banyak yang menganggap karyawan senior sudah tidak dapat menghasilkan kinerja optimal. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui apakahDi sisi lain, banyak yang menganggap karyawan senior sudah tidak dapat menghasilkan kinerja optimal. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah
UNTARUNTAR Magang menyediakan pengalaman belajar bagi mahasiswa agar merasa siap ketika tiba waktunya untuk mendapatkan dan memasuki dunia kerja. Namun faktanya diMagang menyediakan pengalaman belajar bagi mahasiswa agar merasa siap ketika tiba waktunya untuk mendapatkan dan memasuki dunia kerja. Namun faktanya di
UNTARUNTAR Dengan merasakan support yang diberikan dari atasan secara emosional dengan memberikan empati, perasaan diterima, dan perhatian dari atasan, informasionalDengan merasakan support yang diberikan dari atasan secara emosional dengan memberikan empati, perasaan diterima, dan perhatian dari atasan, informasional
UNTARUNTAR Selain itu dalam mendesain, seorang insinyur juga harus memperhatikan mengenai curah hujan optimal yang akan terjadi selama pengerjaan suatu proyek danSelain itu dalam mendesain, seorang insinyur juga harus memperhatikan mengenai curah hujan optimal yang akan terjadi selama pengerjaan suatu proyek dan
UNTARUNTAR Namun, dikarenakan fondasi cetak terlebih dahulu di luar lapangan, terdapat batasan panjang pada fondasi tersebut akibat dari segi transportasi, dan sebagainya.Namun, dikarenakan fondasi cetak terlebih dahulu di luar lapangan, terdapat batasan panjang pada fondasi tersebut akibat dari segi transportasi, dan sebagainya.
Useful /
UNTARUNTAR Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 373 partisipan dewasa muda. Data dikumpulkan melalui instrumen pengukuranPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 373 partisipan dewasa muda. Data dikumpulkan melalui instrumen pengukuran
UNTARUNTAR Partisipan dalam penelitian ini adalah individu dewasa muda berusia 18-30 tahun, berstatus lajang, dan telah memelihara hewan peliharaan minimal tiga tahun.Partisipan dalam penelitian ini adalah individu dewasa muda berusia 18-30 tahun, berstatus lajang, dan telah memelihara hewan peliharaan minimal tiga tahun.
UNTARUNTAR Transformational leadership ialah perilaku kepemimpinan yang mengutamakan keinginan untuk menggapai pencapaian dan perkembangan diri para pengikutnya,Transformational leadership ialah perilaku kepemimpinan yang mengutamakan keinginan untuk menggapai pencapaian dan perkembangan diri para pengikutnya,
UNTARUNTAR Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Inventory of Parents and Peer Attachment-revised (IPPA-R) untuk mengukur kelekatan danPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan Inventory of Parents and Peer Attachment-revised (IPPA-R) untuk mengukur kelekatan dan