UNTARUNTAR
Jurnal Mitra Teknik SipilJurnal Mitra Teknik SipilSeiring berkembangnya jaman, jalan mudah sekali mengalami kerusakan karena banyaknya transportasi yang melintas. Untuk itu, pengembangan temuan baru terus dilakukan untuk memperbaiki kekuatan lapisan jalan. Dalam penelitian ini digunakan limbah serbuk besi karena dari segi fisik, serbuk besi sangat mirip dengan agregat halus. Dalam penelitian ini, limbah serbuk besi digunakan untuk bahan tambah agregat halus dengan kadar 0%, 4%, 4.5%, 5% dari berat agregat halus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari limbah serbuk besi terhadap parameter Marshall Properties. Penelitian ini menggunakan metode pengujian Marshall Properties yang terdiri dari Stabilitas (kg), VIM (%), VMA (%), VFA (%), Flow dan Marshall Quotien. Untuk hasil terbaik dari perbandingan aspal dengan kadar 0% dan aspal dengan bahan tambah yaitu stabilitas 0% hasil 997 kg dan 4% hasil 788 kg, Flow 0% hasil 3,17 mm dan 4% hasil 3,33 mm, VMA 0% hasil 17,29% dan 4% hasil 15,84%, VIM 0% hasil 4,14% dan 4% hasil 2,46%, VFA 0% hasil 74,97% dan 5% hasil 88,76% dan MQ 0% hasil 309,31 kg/mm dan 5% hasil 246,80 kg/mm. Dari sini dapat dilihat kadar 4% lebih banyak menunjukan hasil terbaik dan hampir memenuhi standar.
Penambahan limbah serbuk besi sebagai bahan tambah agregat halus pada aspal AC‑WC tidak dapat memenuhi seluruh persyaratan nilai Marshall Properties, sehingga tidak dapat dijadikan substitusi lengkap.Dari variasi kadar 0%, 4%, 4,5% dan 5%, kadar 4% memberikan hasil paling mendekati standar spesifikasi.Oleh karena itu, penggunaan serbuk besi pada kadar 4% dianggap paling potensial namun masih membutuhkan optimasi lebih lanjut.
Penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh variasi kadar limbah serbuk besi yang lebih rendah, seperti 1% hingga 3%, terhadap nilai Marshall Properties untuk menentukan rentang optimal yang dapat memenuhi semua standar teknis. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan mencampurkan serbuk besi bersama filler lain, misalnya bubuk batu kapur, guna meningkatkan stabilitas dan nilai Marshall Quotient pada campuran AC‑WC. Selanjutnya, diperlukan uji coba lapangan jangka panjang terhadap campuran aspal yang mengandung serbuk besi, dengan memantau perilaku mekanik dan keausan di bawah beban lalu lintas serta kondisi lingkungan yang bervariasi, guna menilai daya tahan dan performa nyata dari material tersebut.
| File size | 759.83 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTARUNTAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan mengalami toxic relationship dalam kategori sedang, dan memiliki regulasi emosi dalam kategoriHasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan mengalami toxic relationship dalam kategori sedang, dan memiliki regulasi emosi dalam kategori
UNTARUNTAR Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah karyawan senior merasakan puas dengan pekerjaannya. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptifOleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah karyawan senior merasakan puas dengan pekerjaannya. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif
PSEBPSEB Sampah harus ditangani sejak dari sumbernya, yaitu dari produsen dengan menerapkan prinsi 3R yaitu Reuse, Reduce dan Recycle. Karena tanpa adanya kesadaranSampah harus ditangani sejak dari sumbernya, yaitu dari produsen dengan menerapkan prinsi 3R yaitu Reuse, Reduce dan Recycle. Karena tanpa adanya kesadaran
UNTARUNTAR Topografi suatu proyek juga perlu diperhatikan, membangun rumah di tepi lereng dapat menyebabkan permasalahan pada ketidakstabilan lereng. Menambah bebanTopografi suatu proyek juga perlu diperhatikan, membangun rumah di tepi lereng dapat menyebabkan permasalahan pada ketidakstabilan lereng. Menambah beban
UMJ PremiumUMJ Premium Salah satu metode yang dapat diaplikasikan untuk membantu dalam pengambilan keputusan metode konstruksi yang tepat adalah Metode Analytical Hierarchy ProcessSalah satu metode yang dapat diaplikasikan untuk membantu dalam pengambilan keputusan metode konstruksi yang tepat adalah Metode Analytical Hierarchy Process
UMJ PremiumUMJ Premium 75% sedangkan sungai bogowonto 12.94 MPa pada penambahan soil stabilizer 1. 5%. Dengan penambahan proporsi soil stabilizer yang tepat pada pasir berlumpur75% sedangkan sungai bogowonto 12.94 MPa pada penambahan soil stabilizer 1. 5%. Dengan penambahan proporsi soil stabilizer yang tepat pada pasir berlumpur
UMJ PremiumUMJ Premium Namun, belum terdapat keseragaman rekomendasi BPK serta terdapat perbedaan pemahaman kontrak di antara pelaku, sehingga diperlukan penggunaan bahasa yangNamun, belum terdapat keseragaman rekomendasi BPK serta terdapat perbedaan pemahaman kontrak di antara pelaku, sehingga diperlukan penggunaan bahasa yang
UMJ PremiumUMJ Premium Dampak yang terjadi apabila kewajiban pengguna jasa sesuai kontrak tidak dipenuhi adalah 1) Penyedia jasa akan mengeluarkan biaya yang tidak diperkirakanDampak yang terjadi apabila kewajiban pengguna jasa sesuai kontrak tidak dipenuhi adalah 1) Penyedia jasa akan mengeluarkan biaya yang tidak diperkirakan
Useful /
UNTARUNTAR Partisipan merupakan pegawai dari Generasi X (lahir tahun 1960-1980) dan Generasi Y (lahir tahun 1980-1995). Data yang terkumpul dianalisis menggunakanPartisipan merupakan pegawai dari Generasi X (lahir tahun 1960-1980) dan Generasi Y (lahir tahun 1980-1995). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan
UNTARUNTAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi tidak berperan sebagai moderator antara kelelahan emosi dan work engagement. Pada partisipan yang memilikiHasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi tidak berperan sebagai moderator antara kelelahan emosi dan work engagement. Pada partisipan yang memiliki
UMJ PremiumUMJ Premium Jalur tersebut sering dilewati oleh mahasiswa padahal memiliki jalur pedestrian yang terputus dan fasilitas penyebrangan seperti zebra cross yang belumJalur tersebut sering dilewati oleh mahasiswa padahal memiliki jalur pedestrian yang terputus dan fasilitas penyebrangan seperti zebra cross yang belum
UMJ PremiumUMJ Premium Nilai base shear metode statik ekivalen sebesar 33727,375 ton. Jadi, nilai base shear dari hasil analisis lebih besar dibanding nilai base shear metodeNilai base shear metode statik ekivalen sebesar 33727,375 ton. Jadi, nilai base shear dari hasil analisis lebih besar dibanding nilai base shear metode