UNIBAUNIBA

Zona Komputer: Program Studi Sistem Informasi Universitas BatamZona Komputer: Program Studi Sistem Informasi Universitas Batam

Transformasi digital telah menjadi pendorong utama dalam peningkatan kualitas layanan publik, termasuk di sektor pendidikan dan kesehatan. Namun, tanpa tata kelola teknologi informasi (TI) yang memadai, pemanfaatan teknologi dapat mengalami hambatan signifikan. Penelitian ini mengkaji penerapan framework COBIT 2019 dalam mengelola TI di institusi pendidikan dan fasilitas kesehatan. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan analisis kualitatif, penelitian ini mengevaluasi tingkat kapabilitas tata kelola TI dan memberikan rekomendasi strategis. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan COBIT 2019 secara terstruktur mampu meningkatkan efektivitas layanan serta memperkuat fondasi transformasi digital yang berkelanjutan.

Penerapan framework COBIT 2019 di sektor pendidikan dan kesehatan terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan tata kelola TI, terutama dalam hal efisiensi layanan, integrasi sistem, dan akuntabilitas organisasi.Implementasi yang terarah memungkinkan organisasi bertransformasi secara digital tanpa mengabaikan prinsip tata kelola yang baik.Implikasi penelitian ini bersifat strategis, mendorong institusi untuk menjadikan tata kelola TI sebagai strategi inti guna meningkatkan daya saing dan kualitas layanan.

Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman mengenai implementasi tata kelola teknologi informasi dengan menggunakan framework COBIT 2019, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Salah satu arah yang menarik adalah melakukan studi kuantitatif untuk mengukur secara lebih konkret dampak penerapan COBIT 2019 terhadap berbagai indikator kinerja utama. Misalnya, dapat diukur sejauh mana COBIT 2019 berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional, pengurangan biaya TI, akurasi data, kecepatan pengambilan keputusan strategis, atau tingkat kepuasan pengguna layanan di kedua sektor tersebut. Ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai manfaat nyata dari tata kelola TI yang baik. Selain itu, mengingat penelitian ini baru mengevaluasi sebagian domain COBIT 2019, studi mendatang dapat memperluas fokus ke domain lain seperti Evaluate, Direct and Monitor (EDM) atau Deliver, Service and Support (DSS) untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang tingkat kematangan tata kelola TI secara keseluruhan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh siklus manajemen TI terkelola dengan baik. Terakhir, karena studi ini mengidentifikasi kesenjangan digital antar wilayah sebagai tantangan, penelitian di masa depan dapat merancang dan menguji model implementasi COBIT 2019 yang disesuaikan secara khusus untuk daerah-daerah dengan keterbatasan sumber daya atau infrastruktur. Ini bisa melibatkan pengembangan strategi yang efektif namun berbiaya rendah, atau meninjau bagaimana prinsip COBIT 2019 dapat diadaptasi untuk konteks pedesaan dan fasilitas dengan kapabilitas TI yang masih berkembang, sehingga transformasi digital menjadi lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

Read online
File size131.18 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test