STFTKIJNESTFTKIJNE

MURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualMURAI: Jurnal Papua Teologi Konstekstual

Studi ini dilatarbelakangi oleh kondisi sosial perempuan yang sering menghadapi masalah ekonomi dan kriminal, sehingga membutuhkan pembinaan di Lapas Perempuan Kelas III Jayapura untuk memberikan pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana berbagai pendekatan pembinaan pastoral dapat membantu narapidana perempuan di Lapas Perempuan Kelas III Jayapura mengembangkan kapasitas mereka sendiri dan mengurangi kemungkinan mereka melakukan pelanggaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan topik penelitian adalah tindakan komunitas perempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara informal, diskusi, dan observasi dengan pengelola Lapas. Untuk memastikan keabsahan data, interpretasi triangulasi digunakan. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Jayapura, tempat para narapidana mendapatkan pemulihan mental melalui proses pembinaan yang mereka terima. Hasil utama penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pastoral care yang digunakan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Jayapura membantu narapidana perempuan untuk mencapai potensi diri mereka secara efektif. Strategi ini membantu mereka meningkatkan kesehatan mental, fisik, dan keterampilan mereka.

Penelitian menunjukkan bahwa strategi pelayanan pastoral memberikan manfaat signifikan bagi warga binaan Lapas Perempuan Kelas III Jayapura, terutama dalam mengurangi keterbatasan fisik dan psikologis.Aspek spiritual, psikologis, dan sosial warga binaan meningkat secara bersamaan melalui ibadah rutin, konseling pastoral, dan kegiatan komunitas.Oleh karena itu, pelayanan pastoral dapat menjadi instrumen penting dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana perempuan.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) sejauh mana konsistensi jadwal pelayanan pastoral memengaruhi tingkat kepatuhan dan partisipasi warga binaan, dengan menggunakan desain studi longitudinal yang melibatkan pengukuran frekuensi kehadiran dan perubahan perilaku; (2) dampak pelatihan khusus bagi pendeta dan staf pastoral dalam bidang konseling psikologis terhadap kesejahteraan mental narapidana perempuan, melalui pendekatan eksperimen terkontrol yang membandingkan kelompok yang menerima pelatihan dengan kelompok kontrol; (3) efektivitas integrasi kegiatan kreatif seperti kursus keterampilan, seni, dan olahraga bersama program pastoral dalam mengurangi risiko residivisme, dengan menganalisis data rekam jejak narapidana setelah program selesai. Ketiga penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan pastoral di lembaga pemasyarakatan perempuan.

  1. Reintegrasi Sosial Mantan Narapidana Perempuan dalam Aktivitas Sosial Ekonomi | JIIP - Jurnal Ilmiah... doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3153Reintegrasi Sosial Mantan Narapidana Perempuan dalam Aktivitas Sosial Ekonomi JIIP Jurnal Ilmiah doi 10 54371 jiip v6i12 3153
  2. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili. efektifitas strategi pelayanan pastoral konseling pasien panti rehabilitasi... doi.org/10.46445/ejti.v5i1.352Evangelikal Jurnal Teologi Injili efektifitas strategi pelayanan pastoral konseling pasien panti rehabilitasi doi 10 46445 ejti v5i1 352
  3. PELAYANAN PASTORAL DI RUMAH TAHANAN KELAS IIA PALANGKARAYA | Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik. pelayanan... doi.org/10.58374/sepakat.v8i1.57PELAYANAN PASTORAL DI RUMAH TAHANAN KELAS IIA PALANGKARAYA Sepakat Jurnal Pastoral Kateketik pelayanan doi 10 58374 sepakat v8i1 57
  4. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili. pendampingan pastoral holistik usulan konseptual pembinaan warga... doi.org/10.46445/ejti.v1i2.71Evangelikal Jurnal Teologi Injili pendampingan pastoral holistik usulan konseptual pembinaan warga doi 10 46445 ejti v1i2 71
Read online
File size644.58 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test