KYADIRENKYADIREN

Pulchra Lingua: A Journal of Language Study, Literature & LinguisticsPulchra Lingua: A Journal of Language Study, Literature & Linguistics

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontradiksi emosional dalam lagu “Last Christmas oleh Wham! melalui pendekatan analisis semantik dan metafora konseptual. Dengan metode deskriptif kualitatif, enam responden tanpa latar belakang pendidikan formal di bidang musik memberikan persepsi emosional terhadap lagu ini. Lirik yang mengangkat tema kehilangan dan pengkhianatan menggunakan metafora seperti “I gave you my heart untuk menggambarkan kepercayaan dan kerentanan emosional. Sebaliknya, melodi yang ceria menciptakan suasana positif memperkuat kompleksitas emosional bagi pendengar. Temuan menunjukkan bahwa metafora membantu memahami emosi abstrak, sementara melodi menekankan kontras emosional. Interaksi antara lirik dan melodi ini menjadikan “Last Christmas lebih dari sekadar lagu pop, melainkan karya seni reflektif yang memberikan wawasan tentang ekspresi emosional serta berkontribusi pada studi hubungan antara musik dan emosi.

Penelitian ini mengungkap kompleksitas emosional dalam lagu “Last Christmas oleh Wham.Lirik yang menggambarkan kehilangan dan pengkhianatan kontras dengan melodi ceria khas suasana Natal, menghasilkan pengalaman emosional yang kompleks bagi pendengar.Metafora konseptual seperti “I gave you my heart dan “Once bitten and twice shy melambangkan kepercayaan, kerentanan, dan mekanisme pertahanan psikologis pasca trauma, menunjukkan bahwa musik dapat menjadi medium penyampaian pesan emosional berlapis.

Penelitian selanjutnya dapat membandingkan persepsi emosional terhadap kontrast antara lirik melankolis dan melodi ceria pada lagu “Last Christmas antara pendengar yang memiliki latar belakang pendidikan musik formal dengan yang tidak, guna menguji apakah pengetahuan musik memoderasi interpretasi metafora dan intensitas respons emosional. Selain itu, studi komparatif yang mencakup beberapa lagu pop internasional dengan kombinasi lirik sedih dan melodi riang, serta melibatkan partisipan dari beragam budaya dan bahasa, dapat mengungkap pengaruh konteks budaya terhadap pemaknaan metaforis dan pengalaman emosional yang dipicu musik. Penelitian berikutnya juga dapat mengintegrasikan pengukuran fisiologis seperti respons galvanik kulit, detak jantung, atau elektroensefalografi selama proses mendengarkan, untuk menilai secara objektif korelasi antara struktur metafora lirik, karakter melodi, dan perubahan keadaan afektif pendengar.

  1. MULTIMODAL METAPHOR IN ADVERTISING: CULTURAL PERSPECTIVES | Anh Dao | European Journal of Literature,... oapub.org/lit/index.php/EJLLL/article/view/348MULTIMODAL METAPHOR IN ADVERTISING CULTURAL PERSPECTIVES Anh Dao European Journal of Literature oapub lit index php EJLLL article view 348
  2. Volume 9: pp. 99-126 | Comparative Cognition & Behavior Reviews. volume pp comparative cognition... doi.org/10.3819/ccbr.2014.90004Volume 9 pp 99 126 Comparative Cognition Behavior Reviews volume pp comparative cognition doi 10 3819 ccbr 2014 90004
  3. Peran Emosi Dalam Interpretasi Musikal Musisi Untuk Meningkatkan Kinerja Estetis (Studi Kasus: Komparasi... journal.unesa.ac.id/index.php/Virtuoso/article/view/16392Peran Emosi Dalam Interpretasi Musikal Musisi Untuk Meningkatkan Kinerja Estetis Studi Kasus Komparasi journal unesa ac index php Virtuoso article view 16392
Read online
File size274.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test