MAYADANIMAYADANI

Masyarakat Berdaya dan InovasiMasyarakat Berdaya dan Inovasi

Proyek kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya dan keterampilan para guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, melalui aktivitas memproduksi kain dengan teknik ecoprint menggunakan metode pounding. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para guru di SDN Ngombakan 2 dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnya pada integrasi elemen budaya dan lingkungan ke dalam proyek Profil Pancasila (P5) yang masih kurang mendapatkan akses pelatihan secara nasional. Kesenjangan akses ini menghambat guru untuk mengidentifikasi dan memilih aktivitas yang menggabungkan kekayaan budaya dengan kesadaran ekologis dalam kerangka P5. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berisi pelatihan yang difokuskan pada penerapan teknik ecoprint pada kain, menggunakan pewarna alami dan metode pounding untuk untuk menghasilkan seni tekstil yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Aktivitas ini memiliki potensi pengembangan keterampilan mengintegrasikan ecoprint ke dalam Kurikulum Merdeka, dengan tujuan akhir meningkatkan apresiasi budaya siswa dan kesadaran lingkungan. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarakaat ini meliputi: (1) pengembangan pengetahuan guru dalam membuat hiasan ecoprint pada kain dengan teknik pounding; (2) pengembangan keterampilan praktis guru dalam membuat hiasan ecoprint pada kain; (3) pengembangan metode pengajaran inovatif, dan (4) karya para guru berupa motif dan ornamen visual yang diwujudkan ke dalam kain fungsional menggunakan teknik ecoprint.

Pelatihan teknik ecoprint dengan metode pounding telah terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, sekaligus mendukung penguatan pembelajaran Projek P5 di sekolah dasar.Pelatihan ini memperkaya kreativitas guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih menarik dan kontekstual, memungkinkan mereka menerapkan teknik ecoprint untuk mengajak siswa aktif berpartisipasi menciptakan karya seni yang ramah lingkungan.Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi profesional guru tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan siswa yang relevan dengan tuntutan abad 21.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari pelatihan ecoprint terhadap peningkatan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan lingkungan ke dalam pembelajaran Projek P5. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan ecoprint yang lebih komprehensif dan mudah diterapkan oleh guru, termasuk panduan praktis mengenai pemilihan bahan alami, teknik pewarnaan, dan desain motif yang relevan dengan konteks lokal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi ecoprint sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa, serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap isu-isu keberlanjutan dan pelestarian lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar dan mewujudkan profil pelajar Pancasila yang berkarakter dan berwawasan lingkungan.

Read online
File size487.56 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test