UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Di Indonesia, berdasarkan Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001, TB merupakan penyebab kematian pertama pada kelompok penyakit infeksi. Untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi laju kesembuhan pasien TB, digunakan analisis regresi karena variabel terikat berupa waktu kegagalan yang dilengkapi dengan data tersensor, sehingga digunakan regresi Cox kegagalan proporsional. Regresi Cox kegagalan proporsional merupakan model regresi yang sering digunakan dalam analisis ketahanan hidup. Analisis ketahanan hidup mengacu pada analisis data berupa waktu dari titik awal tertentu hingga terjadinya suatu kejadian. Kasus yang diteliti dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi laju kesembuhan pasien TB di Puskesmas Kecamatan Kembangan Jakarta Barat. Kesimpulan menyatakan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi laju kesembuhan pasien TB adalah sumber penularan dan riwayat minum obat.

Model terbaik regresi Cox kegagalan proporsional dalam penelitian ini diperoleh setelah melakukan uji serentak dan uji parsial terhadap model awal.Faktor-faktor yang secara signifikan memengaruhi lama kesembuhan pasien penderita TB adalah sumber penular dan riwayat minum obat.Pasien yang tidak memiliki sumber penular dan minum obat secara teratur cenderung sembuh lebih cepat dibandingkan yang tidak.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi pengaruh faktor sosial ekonomi, seperti pendapatan rumah tangga dan tingkat pendidikan, terhadap waktu kesembuhan pasien TB, mengingat faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi akses terhadap pengobatan dan kepatuhan. Kedua, diperlukan studi dengan cakupan wilayah yang lebih luas dan jumlah sampel lebih besar untuk menguji generalisasi temuan bahwa sumber penular dan kepatuhan minum obat adalah faktor dominan, serta untuk membandingkan pola ketahanan hidup antar daerah dengan karakteristik berbeda. Ketiga, penelitian dapat dikembangkan untuk menganalisis efektivitas program DOTS (Directly Observed Treatment, Short-Course) dalam konteks lokal dengan memasukkan variabel kualitas pendampingan petugas kesehatan dan frekuensi kunjungan, sebagai upaya menjawab bagaimana intervensi program dapat dimodifikasi untuk meningkatkan kepatuhan dan mempercepat kesembuhan. Penelitian-penelitian ini akan memperdalam pemahaman tentang dinamika kesembuhan TB dan mendukung perbaikan kebijakan kesehatan yang lebih tepat sasaran.

Read online
File size861.29 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test