169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

Keberadaan Naskah Wangsakerta merupakan indikasi dan sumber data untuk pengembangan ide dalam penulisan naskah cerita dan karya visual. Lakon ini terinspirasi dari fragmen Sargah I Parwa I Wangsakerta tentang era Nirleka di Tatar Parahyangan, yang mengangkat isu konflik kekuasaan antara klan siluman dan manusia. Karya ini menceritakan perjuangan Kamasara melawan tirani dan kejahatan, serta upaya memulihkan kehormatan Kabuyutan yang dirusak oleh klan siluman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk observasi lapangan dan studi literatur, dengan teori hermeneutika dari Paul Ricoure. Analisis naskah kemudian diterapkan untuk memvisualisasikan desain karakter dalam lakon epik ini.

Proses penciptaan karya ini melibatkan pendekatan hermeneutika dan metode kualitatif, termasuk observasi lapangan dan studi literatur.Hasilnya adalah desain karakter yang merepresentasikan tokoh-tokoh dengan karakteristik khas, baik protagonis maupun antagonis, yang diharapkan dapat memperkaya khazanah seni dan budaya.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam simbol-simbol dan makna filosofis yang terkandung dalam Naskah Wangsakerta untuk memperkaya narasi dan visualisasi karya seni. Selain itu, studi komparatif antara desain karakter dalam Wiracarita Batara Kamasara dengan representasi tokoh-tokoh dalam seni pertunjukan tradisional Sunda, seperti wayang kulit, dapat memberikan wawasan baru tentang evolusi estetika dan nilai-nilai budaya. Terakhir, pengembangan karya ini dapat dilanjutkan dengan pembuatan prototipe komik atau animasi untuk menguji daya tarik visual dan naratifnya kepada audiens yang lebih luas, serta mengidentifikasi potensi pengembangan lebih lanjut.

Read online
File size3.5 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test