UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA

JAITS: JOURNAL OF APPLIED INFORMATION TECHNOLOGY SOLUTIONJAITS: JOURNAL OF APPLIED INFORMATION TECHNOLOGY SOLUTION

Dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan informasi, individu semakin beralih ke steganografi sebagai cara untuk berkomunikasi secara rahasia dan melindungi data. Penelitian ini menginvestigasi karakteristik dari file steganografi melalui pendekatan eksperimental. Aplikasi SilentEye digunakan untuk menyisipkan pesan tersembunyi dalam gambar JPEG, dan analisis selanjutnya menggunakan teknik steganalisis. Penelitian ini berfokus pada analisis bit (khususnya, bit 0 dan bit 1) dari file steganografi dengan menggunakan metode Least Significant Bit (LSB). Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas pendekatan ini dalam mendeteksi konten tersembunyi. Selain itu, pengujian Chi-Square (X2) digunakan untuk memberikan wawasan lebih dalam dan menghasilkan hipotesis statistik (null dan alternatif) tentang sifat file (apakah steganografi atau tidak).

Penelitian mengenai cara menyembunyikan atau menyisipkan pesan-pesan rahasia ke dalam file gambar dapat menggunakan bantuan aplikasi yaitu SilentEye.Dalam penelitian, SilentEye mampu mengamankan pesan-pesan rahasia dengan baik dalam file gambar tanpa mengganggu tampilan visual gambar yang tampak alami yang bergantung pada kelima opsi yang tersedia dan target steganografi yang akan dihasilkan.Selain itu, penggunaan algoritma enkripsi atau secret key yang disediakan oleh aplikasi telah memberikan tingkat perlindungan yang cukup baik dan cukup tinggi terhadap dekripsi yang tidak sah.Untuk melakukan steganalisis terhadap file stego-image, hal yang pertama kali dilakukan adalah dengan mengubah gambar berwarna menjadi sebuah gambar biner (binary) yang dimana gambar biner terdiri dari dua bit saja yaitu bit 0 dan bit 1.Kedua bit ini akan dihitung berdasarkan rumus pengujian Chi-Square (X2).Apabila nilai yang dihasilkan lebih besar dari nilai derajat kebebasan, maka file yang sedang dianalisis dapat terdeteksi secara langsung sebagai file steganografi.Sebaliknya apabila nilai yang dihasikan lebih kecil daripada nilai derajat kebebasan, maka file yang sedang dianalisis masih belum bisa dideteksi oleh pengujian Chi-Square (X2) dan untuk mendeteksi file dengan hasil seperti itu dibutuhkan metode steganalisis yang lebih canggih atau yang lebih sensitif terhadap deteksi file gambar.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan pengembangan teknik steganografi yang lebih canggih dan dapat berguna dalam upaya pengembangan metode steganalisis yang lebih efektif untuk mendeteksi data/pesan tersembunyi di dalam file gambar. Kedua, penelitian ini juga dapat berkontribusi dalam pengembangan dan peningkatan keamanan dan privasi dalam komunikasi digital. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada implementasi steganografi pada file gambar menggunakan aplikasi SilentEye dan penggunaan steganalisis dengan melibatkan pengujian Chi-Square (X2) untuk mendeteksi dan mengidentifikasi bahwa file hasil implementasi steganografi terdeteksi sebagai file steganografi atau tidak.

  1. APLIKASI STEGANOGRAFI UNTUK PENYISIPAN PESAN | Jurnal Informatika. aplikasi steganografi penyisipan pesan... doi.org/10.26555/Jifo.V9i1.A2038APLIKASI STEGANOGRAFI UNTUK PENYISIPAN PESAN Jurnal Informatika aplikasi steganografi penyisipan pesan doi 10 26555 Jifo V9i1 A2038
Read online
File size591.07 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test