KALBISKALBIS
KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan KomunikasiKALBISOCIO Jurnal Bisnis dan KomunikasiMeminimalisir golongan putih saat pemilu khususnya bagi pemilih pemula. Humas DPR RI membuat Program Parlemen Remaja untuk strategi mengedukasi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi humas DPR RI sebagai humas lembaga negara dalam mengedukasi melalui program Parlemen Remaja. Paradigma penelitian ini adalah konstruktivis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dua informan dari Humas DPR RI dan dua orang peserta Parlemen Remaja tahun 2019 sebagai informan sekaligus menguji keabsahan data. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Humas DPR RI dalam mengedukasi generasi muda menggunakan program Parlemen Remaja dengan pendekatan komunikasi digital seperti pembuatan website, media sosial dan sebagainya. Humas DPR RI menggunakan langkah-langkah perencanaan strategi dan outline program (Effective Public Relations) untuk Program Parlemen Remaja tersebut sehingga generasi muda perlu sosialisasi lebih gencar, luas dan masif.
Humas DPR RI merencanakan program ini setahun sebelumnya, mencakup anggaran, tema, materi, sistem perekrutan, fasilitas, dan perlengkapan.Program ini bertujuan untuk mengatasi apatisme pemilih muda dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap DPR melalui pendekatan edukasi dan pengalaman langsung.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas jangka panjang Program Parlemen Remaja dalam meningkatkan partisipasi politik generasi muda, misalnya dengan melakukan studi longitudinal terhadap alumni program. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan strategi humas DPR RI dengan lembaga legislatif lain di negara-negara demokrasi untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam mengedukasi pemilih muda. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan platform media sosial yang lebih inovatif dan interaktif untuk menjangkau generasi muda, serta menguji efektivitas berbagai jenis konten dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang fungsi dan peran DPR. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana lembaga legislatif dapat secara efektif mengedukasi dan melibatkan generasi muda dalam proses demokrasi, sehingga meningkatkan kualitas representasi dan akuntabilitas publik.
| File size | 367.47 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
USUUSU Penelitian ini mengeksplorasi keabsahan pencatatan perkawinan menurut hukum adat di Indonesia serta hubungannya dengan peraturan perundang‑undangan nasional.Penelitian ini mengeksplorasi keabsahan pencatatan perkawinan menurut hukum adat di Indonesia serta hubungannya dengan peraturan perundang‑undangan nasional.
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Ketiga lembaga ini memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan tujuan negara, seperti menjaga stabilitas politik, menegakkan keadilan hukum,Ketiga lembaga ini memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan tujuan negara, seperti menjaga stabilitas politik, menegakkan keadilan hukum,
MKRIMKRI dan e) Mahkamah Konstitusi wajib memberi putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupadan e) Mahkamah Konstitusi wajib memberi putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Berbeda dengan pendekatan legal-formal, GAMAK berhasil menghadirkan narasi alternatif yang menempatkan tokoh agama dan tokoh adat bukan sebagai pihak yangBerbeda dengan pendekatan legal-formal, GAMAK berhasil menghadirkan narasi alternatif yang menempatkan tokoh agama dan tokoh adat bukan sebagai pihak yang
USUUSU formulasi definisi dalam peraturan pelaksana yang tidak konsisten dengan definisi dalam undang-undang induk. dan kegagalan untuk lebih merinci ketentuanformulasi definisi dalam peraturan pelaksana yang tidak konsisten dengan definisi dalam undang-undang induk. dan kegagalan untuk lebih merinci ketentuan
USUUSU Proses ini melibatkan mekanisme hukum melalui peninjauan Mahkamah Konstitusi dan keputusan politik oleh DPR serta MPR, sehingga penyesuaian regulasi terkaitProses ini melibatkan mekanisme hukum melalui peninjauan Mahkamah Konstitusi dan keputusan politik oleh DPR serta MPR, sehingga penyesuaian regulasi terkait
UIGMUIGM Dengan dirancangnya sebuah kampanye sosial melalui Augmented Reality yang telah dirancang diharapkan membangkitkan jiwa kepedulian anak muda dengan ikutDengan dirancangnya sebuah kampanye sosial melalui Augmented Reality yang telah dirancang diharapkan membangkitkan jiwa kepedulian anak muda dengan ikut
LSPRLSPR Program acara ini membahas mengenai isu-isu politik, ekonomi dan budaya dengan narasumber duta besar negara sahabat untuk Indonesia dan atau pejabat dariProgram acara ini membahas mengenai isu-isu politik, ekonomi dan budaya dengan narasumber duta besar negara sahabat untuk Indonesia dan atau pejabat dari
Useful /
MKRIMKRI Penelitian ini merupakan penelitian konseptual berupaya menemukan konsep-konsep hubungan pusat dan daerah menurut UUDNRI Tahun 1945. Kehadiran Undang-UndangPenelitian ini merupakan penelitian konseptual berupaya menemukan konsep-konsep hubungan pusat dan daerah menurut UUDNRI Tahun 1945. Kehadiran Undang-Undang
MKRIMKRI Penyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM terhadap warga Rohingya harus segera ditempuh oleh pemerintah Myanmar guna penghormatan dan perlindungan terhadapPenyelesaian kasus dugaan pelanggaran HAM terhadap warga Rohingya harus segera ditempuh oleh pemerintah Myanmar guna penghormatan dan perlindungan terhadap
UIGMUIGM Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas AKPRIND Indonesia dan LPK Frasta Era Teknologi Cemerlang tentang pelatihan peneranganKegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas AKPRIND Indonesia dan LPK Frasta Era Teknologi Cemerlang tentang pelatihan penerangan
USUUSU Poin-poin penting meliputi rendahnya kesadaran publik, potensi kolaborasi, peran penting pemerintah dan swasta, serta kebutuhan akan pendidikan dan pelatihanPoin-poin penting meliputi rendahnya kesadaran publik, potensi kolaborasi, peran penting pemerintah dan swasta, serta kebutuhan akan pendidikan dan pelatihan