KALBISKALBIS

KALBISOCIO Jurnal Bisnis dan KomunikasiKALBISOCIO Jurnal Bisnis dan Komunikasi

Menurut World Health Organization (WHO) negara Indonesia berada di urutan ketiga dengan jumlah perokok tertinggi di dunia setelah negara China dan India, pada saat ini Indonesia menjadi Negara dengan jumlah perokok remaja tertinggi di dunia hingga mendapat sebutan sebagai Baby Smokers Countries. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana . Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah postivistik dengan pendekatan kuantitatif serta metode survei ekslanatif. Landasan teori dalam penelitian ini adalah Teori Stimulus-Respon (S-R). Kemudian hasil uji hipotesis menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh pesan kesehatan terhadap minat berhenti merokok remaja di Jakarta Utara. Melalui penelitian ini, diharapkan industri rokok melakukan pengawasan lebih dalam, agar rokok tetap di konsumsi oleh konsumen yang tepat, dan untuk perokok remaja lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan tubuh serta lingkungan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara pesan kesehatan pada kemasan rokok dengan minat berhenti merokok pada remaja di Jakarta Utara.Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa pesan kesehatan pada kemasan rokok memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat remaja untuk berhenti merokok.Upaya pemerintah dan masyarakat dalam menekankan jumlah perokok remaja, khususnya di wilayah Jakarta Utara, memiliki dampak positif dan respon yang baik dari para perokok.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh pesan kesehatan pada kemasan rokok terhadap perilaku merokok remaja dengan menggunakan metode kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai motivasi dan persepsi remaja terhadap pesan kesehatan tersebut. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan variabel moderasi, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya, untuk melihat apakah variabel tersebut dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh pesan kesehatan terhadap minat berhenti merokok. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai jenis pesan kesehatan pada kemasan rokok, seperti pesan yang menggunakan pendekatan emosional atau pesan yang memberikan informasi yang lebih detail mengenai risiko kesehatan akibat merokok, untuk mengidentifikasi pesan yang paling efektif dalam mendorong remaja untuk berhenti merokok. Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian perokok remaja di Indonesia.

Read online
File size473.38 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test