JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchIsu perkawinan dini dan kehamilan pranikah di kalangan remaja telah menjadi topik yang sangat penting, menarik perhatian serius di tingkat global, nasional, dan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengeksplorasi dinamika sebaya dalam membentuk persepsi remaja terhadap perkawinan dini dan kehamilan pranikah, dan (ii) menganalisis pengaruh sebaya terhadap pengambilan keputusan remaja terkait perkawinan dini, kehamilan pranikah, pencegahan, dan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (kualitatif-kuantitatif). Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tana Toraja pada tahun 2024. Populasi dan sampel terdiri dari remaja perempuan berusia 15–18 tahun. Teknik stratified random sampling digunakan untuk memilih 168 responden. Sementara itu, untuk fase kualitatif, 20 perempuan muda di bawah usia 18 tahun diwawancarai sebagai individu yang terkena dampak, memeriksa dampak kesehatan, pendidikan, dan sosial dari perkawinan dini dan kehamilan pranikah. Pengumpulan data kualitatif dilakukan melalui wawancara dan diskusi kelompok terfokus, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan melalui distribusi kuesioner. Analisis data dilakukan analisis kualitatif melalui perangkat lunak Nvivo dan analisis kuantitatif menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sebaya memainkan peran signifikan dalam membentuk persepsi remaja terhadap perkawinan dini dan kehamilan pranikah. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Pearson mengungkapkan korelasi positif antara pengaruh sebaya dan persepsi remaja terhadap perkawinan dini (r = 0,71) dan kehamilan pranikah (r = 0,73). Analisis lebih lanjut menggunakan regresi linear berganda menunjukkan nilai R² sebesar 0,504, yang menunjukkan bahwa sekitar 50,4% varians dalam pengaruh sebaya dapat dijelaskan oleh variabel yang diteliti, yang mengindikasikan dampak yang substansial, khususnya pada persepsi perkawinan dini dan kehamilan pranikah. Secara keseluruhan, pengaruh sebaya sangat dipengaruhi oleh persepsi perkawinan dini dan kehamilan pranikah, yang menggarisbawahi pentingnya faktor sosial dalam membentuk keputusan remaja mengenai isu-isu sosial dan pendidikan.
Berdasarkan temuan yang diperoleh melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika sebaya secara signifikan dan kuat memengaruhi persepsi remaja terhadap perkawinan dini dan kehamilan pranikah.Temuan kualitatif menunjukkan bahwa beberapa remaja mengikuti saran teman sebaya untuk menikah sebagai solusi atas kehamilan pranikah, meskipun mereka mengakui bahwa keputusan ini mungkin tidak sepenuhnya tepat.Temuan ini juga menyoroti peran penting tekanan sosial dari teman sebaya, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk persepsi remaja terhadap isu-isu ini.Hasil kuantitatif, sebagaimana dibuktikan oleh uji korelasi Pearson, mengungkapkan hubungan yang signifikan dan positif antara pengaruh sebaya dan persepsi remaja terhadap perkawinan dini dan kehamilan pranikah.Hal ini menunjukkan bahwa teman sebaya memang memainkan peran penting dalam membentuk pandangan remaja tentang isu-isu ini.Selain itu, analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa persepsi perkawinan dini dan kehamilan pranikah memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pengaruh sebaya.Namun, keputusan pendidikan tidak menunjukkan dampak negatif tetapi tidak signifikan terhadap pengaruh sebaya, yang menunjukkan bahwa teman sebaya tidak secara langsung memengaruhi faktor-faktor pendidikan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penting untuk meneliti lebih dalam mengenai peran keluarga dalam membentuk persepsi remaja terhadap perkawinan dini dan kehamilan pranikah, karena penelitian ini lebih fokus pada pengaruh sebaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor budaya dan sosial spesifik di Tana Toraja yang berkontribusi terhadap tingginya angka perkawinan dini, sehingga intervensi dapat dirancang secara lebih tepat sasaran. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak dampak jangka panjang perkawinan dini dan kehamilan pranikah terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi remaja perempuan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas isu perkawinan dini dan kehamilan pranikah, serta menginformasikan pengembangan program pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya melibatkan remaja dalam proses pengambilan keputusan dan memberikan mereka keterampilan untuk menolak tekanan sebaya dan membuat pilihan yang sehat untuk masa depan mereka.
- Peer Effects on Teenage Fertility: Social Transmission Mechanisms and Policy Recommendations | American... doi.org/10.1162/AJHE_a_00046Peer Effects on Teenage Fertility Social Transmission Mechanisms and Policy Recommendations American doi 10 1162 AJHE a 00046
- Social Dynamics and Peer Perceptions: Early Marriage and Premarital Pregnancy Among Adolescents in Tana... doi.org/10.56303/jhnresearch.v4i2.391Social Dynamics and Peer Perceptions Early Marriage and Premarital Pregnancy Among Adolescents in Tana doi 10 56303 jhnresearch v4i2 391
| File size | 675.45 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Dismenorea merupakan nyeri hebat pada perut bagian bawah yang umum dialam wanita saat menstruasi, umumnya pada hari pertama hingga ketiga akibat peningkatanDismenorea merupakan nyeri hebat pada perut bagian bawah yang umum dialam wanita saat menstruasi, umumnya pada hari pertama hingga ketiga akibat peningkatan
STIKBARSTIKBAR Hasil: Remaja dengan usia rata-rata 16,04 tahun (rentang 12-17 tahun) melaporkan insiden merokok sebesar 5,8% dalam 30 hari terakhir. Secara signifikan,Hasil: Remaja dengan usia rata-rata 16,04 tahun (rentang 12-17 tahun) melaporkan insiden merokok sebesar 5,8% dalam 30 hari terakhir. Secara signifikan,
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pencegahan pernikahan dini pada remaja melalui pembentukan program pusat informasi konseling temajaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pencegahan pernikahan dini pada remaja melalui pembentukan program pusat informasi konseling temaja
UMSUMS Penelitian ini menggunakan desain observasional analitis dengan metode cross-sectional pada sampel 147 remaja putri dari empat sekolah di wilayah kerjaPenelitian ini menggunakan desain observasional analitis dengan metode cross-sectional pada sampel 147 remaja putri dari empat sekolah di wilayah kerja
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Although physiological, this condition can interfere with the mothers nutritional intake and have a negative impact on fetal health, especially if it isAlthough physiological, this condition can interfere with the mothers nutritional intake and have a negative impact on fetal health, especially if it is
UNHIUNHI Stigma merupakan presepsi negatif terhadap individu oleh orang lain. Stigma penyandang disabilitas remaja dan kusta dapat memberikan dampak psikososialStigma merupakan presepsi negatif terhadap individu oleh orang lain. Stigma penyandang disabilitas remaja dan kusta dapat memberikan dampak psikososial
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI 05 sehingga terdapat hubungan antara pola komunikasi keluarga dengan risiko depresi pada remaja di SMPN X Genteng Banyuwangi. Berdasarkan analisis data05 sehingga terdapat hubungan antara pola komunikasi keluarga dengan risiko depresi pada remaja di SMPN X Genteng Banyuwangi. Berdasarkan analisis data
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kegiatan meliputi tahap persiapan, perkenalan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar remajaKegiatan meliputi tahap persiapan, perkenalan, pelaksanaan, dan monitoring evaluasi. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar remaja
Useful /
UMSUMS This study is to analyze the relationship between knowledge level and attitudes and decision-making towards HPV vaccination in junior high school studentsThis study is to analyze the relationship between knowledge level and attitudes and decision-making towards HPV vaccination in junior high school students
UMSUMS This study aims to determine the relationship between maternal access to information and knowledge with the incidence of stunting in toddlers. Method:This study aims to determine the relationship between maternal access to information and knowledge with the incidence of stunting in toddlers. Method:
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Implementation of handoff communication and SBAR still shows substantial challenges, both in terms of effectiveness and quality. Although SBAR has beenImplementation of handoff communication and SBAR still shows substantial challenges, both in terms of effectiveness and quality. Although SBAR has been
JOURNALMPCIJOURNALMPCI This correlational study was cross-sectional design, with 129 hemodialysis patients consecutively recruited from a hemodialysis unit of a tertiary hospitalThis correlational study was cross-sectional design, with 129 hemodialysis patients consecutively recruited from a hemodialysis unit of a tertiary hospital