LSPRLSPR
COMMENTATE: Journal of Communication ManagementCOMMENTATE: Journal of Communication ManagementSebagai makhluk hidup manusia memiliki kebutuhan yang beragam guna untuk memenuhi kehidupannya. Salah satunya adalah kebutuhan hiburan. Di era globalisasi ini ada banyak macam hiburan, salah satunya adalah hiburan bioskop. CINEMA 21 merupakan perusahaan bioskop terbesar di Indonesia, sebagai perusahaan dengan jumlah cabang terbanyak, public relations CINEMA 21 selalu berusaha untuk meningkatkan reputasi dengan memberikan fasilitas kepada pengunjungnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisi kegiatan public relations CINEMA 21 dalam meningkatkan reputasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara yang mendalam (In Depth Interview) dengan narasumber internal perusahaan dan eksternal. Serta pengumpulan data sekunder melalui data perusahaan (Company Profile), buku, Internet (Artikel) dan Website. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kegiatan public relations CINEMA 21 dapat mempertahankan reputasi perusahaan.
Penelitian ini menganalisis strategi hubungan masyarakat CINEMA 21 dalam meningkatkan reputasi menggunakan sembilan langkah perencanaan PR strategis, yang mencakup analisis situasi, organisasi, dan publik.Meskipun menghadapi tantangan seperti perkembangan teknologi pesat dan fenomena menonton daring, CINEMA 21 merespons dengan inovasi fasilitas, peningkatan layanan, penyesuaian harga, serta penciptaan pengalaman bioskop yang berbeda.Melalui strategi proaktif, pengelolaan internal yang kuat, hubungan pemangku kepentingan, program CSR, dan pemanfaatan media daring, CINEMA 21 berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dan berupaya mencapai tujuan reputasi global.
Penelitian ini memberikan pemahaman kualitatif mengenai strategi Public Relations (PR) CINEMA 21 dalam menjaga reputasi di tengah dinamika industri hiburan. Untuk memperkaya temuan ini, saran penelitian lanjutan pertama adalah melakukan studi kuantitatif yang lebih mendalam untuk mengukur dampak konkret dari strategi PR CINEMA 21 terhadap kepuasan pelanggan, persepsi merek, dan angka penjualan tiket. Penelitian ini dapat menggunakan survei berskala besar atau analisis data historis untuk mengidentifikasi korelasi antara program-program PR spesifik (seperti kegiatan CSR atau perbaikan fasilitas) dengan metrik bisnis yang terukur, sehingga memberikan bukti empiris mengenai efektivitasnya. Selanjutnya, mengingat persaingan ketat dari bioskop lain (CGV Blitz, Cinemaxx) dan platform streaming daring (Netflix, YouTube), akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif. Penelitian ini bisa membandingkan strategi PR CINEMA 21 dengan para pesaingnya, baik bioskop fisik maupun layanan streaming, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan inovasi yang berhasil menarik serta mempertahankan penonton di era digital. Dengan demikian, kita dapat memahami bagaimana setiap pemain industri merespons pergeseran perilaku konsumen, khususnya dalam mengatasi fenomena menonton di rumah. Terakhir, studi ini menemukan bahwa CINEMA 21 juga menawarkan layanan di luar penayangan film, seperti kafe dan lounge, untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang beragam. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi secara spesifik persepsi dan preferensi audiens terhadap penawaran lebih dari sekadar film ini. Misalnya, studi dapat menanyakan sejauh mana fasilitas tambahan ini mempengaruhi keputusan mereka untuk datang ke bioskop dan bagaimana pengalaman non-film ini berkontribusi pada loyalitas pelanggan. Memahami kebutuhan terperinci dari berbagai segmen demografi terhadap layanan pelengkap ini dapat membantu CINEMA 21 dalam menyempurnakan strategi pusat hiburan mereka.
| File size | 519.72 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ADI JOURNALADI JOURNAL Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip-prinsip Behavioral Economics seperti anchoring, loss aversion, framing effect, dan scarcity effectPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip-prinsip Behavioral Economics seperti anchoring, loss aversion, framing effect, dan scarcity effect
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Penerapan etos kerja Islami pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Unismuh adalah dengan melakukan doa pagi secara rutin, menjadikan budaya kerjaPenerapan etos kerja Islami pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Unismuh adalah dengan melakukan doa pagi secara rutin, menjadikan budaya kerja
PLJPLJ 942 dan signifikansi < 0. 001. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk yang dirasakan konsumen, maka semakin tinggi tingkat kepuasan mereka.942 dan signifikansi < 0. 001. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk yang dirasakan konsumen, maka semakin tinggi tingkat kepuasan mereka.
UNEJUNEJ Temuan menunjukkan bahwa standar hak asasi manusia belum diterapkan dalam manajemen bencana di Palu, terbukti dari perlakuan tidak adil terhadap korbanTemuan menunjukkan bahwa standar hak asasi manusia belum diterapkan dalam manajemen bencana di Palu, terbukti dari perlakuan tidak adil terhadap korban
IFRELIFREL These three models provide a systematic approach to the educational innovation process, from design and implementation to diffusion and routinization withinThese three models provide a systematic approach to the educational innovation process, from design and implementation to diffusion and routinization within
UMJAMBIUMJAMBI Persepsi mahasiswa STIE Muhammadiyah Jambi terhadap jasa perbankan syariah di Jambi sangat positif ditunjukkan dengan tingkat pemahaman mereka akan jasaPersepsi mahasiswa STIE Muhammadiyah Jambi terhadap jasa perbankan syariah di Jambi sangat positif ditunjukkan dengan tingkat pemahaman mereka akan jasa
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut diawali dengan survei ke lokasi, tahap pelaksanaan memberikan pendampingan dalam pemasaranMetode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan tersebut diawali dengan survei ke lokasi, tahap pelaksanaan memberikan pendampingan dalam pemasaran
METROMETRO Data tulisan ini adalah data kepustakaan yang berkaitan pelestarian lingkungan, baik dalam perspektif hukum Islam maupun hukum positif. Pendekaan yangData tulisan ini adalah data kepustakaan yang berkaitan pelestarian lingkungan, baik dalam perspektif hukum Islam maupun hukum positif. Pendekaan yang
Useful /
UNEJUNEJ This study widens the scope and compares to what degree Western and non-Western Muslim states allow religious minority groups to co-exist with the majorityThis study widens the scope and compares to what degree Western and non-Western Muslim states allow religious minority groups to co-exist with the majority
UMMUMM Studi ini mengevaluasi berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh OJK, BI, dan MAS, termasuk kerangka FEAT dan Veritas. Temuan menunjukkan bahwa SingapuraStudi ini mengevaluasi berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh OJK, BI, dan MAS, termasuk kerangka FEAT dan Veritas. Temuan menunjukkan bahwa Singapura
UM SURABAYAUM SURABAYA Pengabdian masyarakat ini bermitra dengan lima sekolah dasar di bawah pengelolaan Muhammadiyah Sidoarjo. Setiap sekolah mengirim dua guru perwakilan merekaPengabdian masyarakat ini bermitra dengan lima sekolah dasar di bawah pengelolaan Muhammadiyah Sidoarjo. Setiap sekolah mengirim dua guru perwakilan mereka
UNPADUNPAD Kewajiban tanpa syarat (categorical imperative) dilengkapi dengan prinsip universal, humanity, dan autonomy, yang dapat menjadi landasan filosofis dalamKewajiban tanpa syarat (categorical imperative) dilengkapi dengan prinsip universal, humanity, dan autonomy, yang dapat menjadi landasan filosofis dalam