USMUSM
TEMATIKTEMATIKProgram pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesiapsiagaan bencana pada kelompok masyarakat melalui media edukasi inovatif berbasis teknologi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi aplikasi Augmented Reality (AR) untuk simulasi mitigasi banjir. Kegiatan ini melibatkan 30 anggota kelompok pemberdayaan perempuan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dari 26,67% menjadi 87,5%, dan umpan balik positif dengan 95% peserta menyatakan metode AR lebih menarik dan mudah dipahami. Kesimpulannya, teknologi AR efektif sebagai media edukasi partisipatif untuk meningkatkan kesiapsiagaan komunitas terhadap bencana banjir dan direkomendasikan untuk diterapkan di wilayah rawan bencana lainnya.
Program ini menunjukkan bahwa teknologi AR sangat efektif dalam memperkuat kapasitas kader PKK dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Kelurahan Wonosari.Indikator menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan masyarakat tentang risiko banjir, kemampuan kader PKK dalam menggunakan AR, partisipasi warga dalam menjaga lingkungan, dan pemahaman jalur evakuasi.Oleh karena itu, pelatihan berbasis AR dapat menjadi solusi efektif untuk membangun komunitas yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari penggunaan teknologi AR dalam mempertahankan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir, termasuk bagaimana cara memperbarui materi edukasi AR secara berkala agar tetap relevan dengan perubahan kondisi lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi AR yang lebih personal dan adaptif, yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan materi edukasi dengan karakteristik individu peserta, seperti usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman sebelumnya. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi integrasi teknologi AR dengan platform media sosial dan komunikasi digital lainnya untuk memperluas jangkauan edukasi mitigasi banjir kepada masyarakat yang lebih luas, serta membangun jaringan kolaborasi antara berbagai pihak terkait, seperti pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas lokal.
| File size | 371.09 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
USMUSM Penerapan metode praktik langsung menggunakan data transaksi usaha membuat peserta lebih mudah memahami cara menyusun laporan arus kas, laporan aktivitas,Penerapan metode praktik langsung menggunakan data transaksi usaha membuat peserta lebih mudah memahami cara menyusun laporan arus kas, laporan aktivitas,
USMUSM Begitu juga hasil adari sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan 80%. Saran untuk pengabdian selanjutnya adalah dengan pelatihanBegitu juga hasil adari sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan 80%. Saran untuk pengabdian selanjutnya adalah dengan pelatihan
USMUSM Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dari 58% menjadi 84%, potensi pangan fungsional dari 52% menjadi 80%, dan keterampilan teknis pembuatanEvaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dari 58% menjadi 84%, potensi pangan fungsional dari 52% menjadi 80%, dan keterampilan teknis pembuatan
USMUSM Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai manajemen pascapanen dan pengolahan daging serta mendorong minat merekaSecara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai manajemen pascapanen dan pengolahan daging serta mendorong minat mereka
USMUSM Pelatihan digital marketing tidak menimbulkan masalah metodologis dan peserta mampu memahami serta menerapkan pemasaran digital. Namun, masih ada ruangPelatihan digital marketing tidak menimbulkan masalah metodologis dan peserta mampu memahami serta menerapkan pemasaran digital. Namun, masih ada ruang
PAPANDAPAPANDA Secara keseluruhan, kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X pada materi SPLDV berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 61%, di manaSecara keseluruhan, kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas X pada materi SPLDV berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 61%, di mana
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-grroup pre-test post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMAPenelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-grroup pre-test post-test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPA SMA
UNWAHAUNWAHA Penelitian ini ditunjang menggunakan metode library research atau kepustakaan. Dalam penelitian kepustakaan ini, peneliti menggunakan pendekatan interpretatifPenelitian ini ditunjang menggunakan metode library research atau kepustakaan. Dalam penelitian kepustakaan ini, peneliti menggunakan pendekatan interpretatif
Useful /
USMUSM Pada masa ini, para remaja mengalami pertentangan yang disebut explosive bipolarity, di mana mereka merasa berada di antara lingkungan keluarga dan duniaPada masa ini, para remaja mengalami pertentangan yang disebut explosive bipolarity, di mana mereka merasa berada di antara lingkungan keluarga dan dunia
PAPANDAPAPANDA Mata kuliah Multimedia menjadi pilihan terbanyak, sementara Cloud Computing tidak dipilih sama sekali, mengindikasikan masalah persepsi atau sosialisasi.Mata kuliah Multimedia menjadi pilihan terbanyak, sementara Cloud Computing tidak dipilih sama sekali, mengindikasikan masalah persepsi atau sosialisasi.
PAPANDAPAPANDA Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan sebelumnya diperoleh hasil self-efficacy matematis siswa SMPIT Abdan Syakuro Lampu Iman berada pada kriteriaBerdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan sebelumnya diperoleh hasil self-efficacy matematis siswa SMPIT Abdan Syakuro Lampu Iman berada pada kriteria
PAPANDAPAPANDA Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D, yaitu define, design, development, dan disseminate. Subjek uji coba penelitianJenis penelitian yang dipakai adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D, yaitu define, design, development, dan disseminate. Subjek uji coba penelitian