USMUSM

TEMATIKTEMATIK

Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Pada masa ini, para remaja mengalami pertentangan yang disebut explosive bipolarity, di mana mereka merasa berada di antara lingkungan keluarga dan dunia luar. Kondisi ini menempatkan remaja dalam situasi yang membutuhkan bimbingan dari orang tua dan guru. Kesalahan yang menimbulkan kekesalan lingkungan sering disebut sebagai kenakalan remaja. Data menunjukkan maraknya kenakalan remaja berupa kasus kekerasan di sekolah, dengan Semarang sebagai salah satu kota yang mengalami peningkatan tawuran antar kelompok atau gangster. Kenakalan remaja ini menimbulkan akibat yang merugikan masa depan peserta didik dalam menggapai cita-cita. Oleh karena itu, diperlukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan hukum untuk meningkatkan pemahaman mengenai akibat kenakalan remaja.

Peningkatan pemahaman akibat kenakalan remaja bagi Peserta Didik SMAN 16 Semarang menunjukkan peningkatan sebesar 61,2%.Hal ini menandakan adanya respon positif dari peserta didik mengenai akibat kenakalan remaja.Dengan adanya program pengabdian ini, diharapkan peserta didik memiliki pemahaman yang mendalam tentang akibat kenakalan remaja, sehingga dapat menjadi rambu-rambu normatif dalam melakukan tindakan sehari-hari dan terhindar dari permasalahan hukum.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja, seperti peran keluarga, lingkungan sosial, dan sistem pendidikan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang dari kenakalan remaja terhadap perkembangan pribadi dan masa depan peserta didik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk mencegah dan menangani kenakalan remaja, serta mengukur keberhasilan program-program tersebut dalam mengurangi kenakalan remaja dan meningkatkan kesejahteraan peserta didik.

Read online
File size1.19 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test